10 Tempat Anti-Mainstreem di Bali Yang Wajib Dikunjungi

Walaupun masih lama, apakah Anda sudah punya rencana untuk merayakan liburan akhir tahun?

Pulau Bali bisa menjadi salah satu daftar perjalanan untuk liburan Anda. Seperti yang sudah banyak diketahui Bali telah lama menjadi daya tarik utama sebagai tempat wisata di Indonesia. Pesona Bali bahkan sudah banyak diketahui sampai mancanegara. Bali sendiri sudah sering masuk daftar tempat yang wajib dikunjungi di banyak majalah travelling dan wisata.

Karena namanya yang sudah tersohor, banyak orang yang beranggapan bahwa berlibur ke Bali adalah hal yang sudah biasa dan tidak spesial lagi, mengingat hampir seluruh kawasan wisata utama di Bali sudah banyak terekspos hampir ke seluruh dunia. Seperti Pantai Kuta, Pura Tanal Lot, Pantai Jimbaran, dan masih banyak lagi.

Tapi sebenarnya, Bali masih banyak memiliki tempat yang bisa dijadikan sarana perjalanan liburan dengan kesan “Anti-Mainstream”. Berikut daftar tempat di Bali yang “Anti-Mainstream” yang bisa dijadikan rekomendasi tempat untuk rencana perjalanan liburan Anda.

1. Pantai Padang Padang

pantai padang padang.jpg

Pantai Padang Padang via yufinurcan.files.wordpress.com

 

Pantai Padang Padang ini di Bali ini letaknya berada di Desa Pecatu, Badung, Bali. Pantai ini adalah salah satu lokasi aktris terkenal Hollywood Julia Roberts melakukan syuting untuk filmnya Eat, Pray, Love itu. Setidaknya memang sedikit terpencil dan sedikit tersembunyi. Akan tetapi, keindahan dari Pantai Padang-padang ini tidak kalah dari yang dimiliki oleh Pantai Kuta atau Jimbaran.

Karena letaknya tersembunyi dibalik sebuah tebing. Untuk dapat mencapai Pantai Padang Padang, Anda harus melewati sebuah tangga yang membelah tebing. Pantai Padang Padang tidak besar dan luas, namun sangat indah dan menarik untuk dikunjungi.

2. Pantai Blue Point

pantai blue point.jpg

Pantai Blue Point via 3.bp.blogspot.com

 

Berjalan sedikit dari Pantai Padang-Padang, Anda bisa menemukan Pantai Blue Point. Nama asli pantai ini sebenarnya adalah Pantai Suluban, namun karena terdapat Villa Blue Point di dekatnya, akhirnya pantai ini disebut juga dengan Blue Point.

Sama seperti Pantai Padang Padang karena letaknya yang sedikit terpencil, Anda harus banyak menaiki dan menuruni tangga dan tebing untuk mencapai pantai ini. Walaupun agak melelahkan, tapi semua akan terbayar ketika Anda melihat keindahannya.

Pantai Blue Point ini terkenal karena kualitas ombaknya yang sangat cocok untuk dijadikan sarana bermain olahraga air yaitu Surfing. Banyak juga pos-pos yang menyediakan berbagai macam jenis olahraga air lainnya di Pantai Blue Point ini seperti Snorkeling dan Jetski.

3. Pantai Balangan

pantai balangan

Pantai Balangan via intaninchan.files.wordpress.com

 

Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Dreamland, dan berjarak 20 hingga 30 menit dari Garuda Wisnu Kencana.

Pantai Balangan memang tidak setenar Dreamland, akan tetapi di sini Anda bisa menemukan pemandangan dan eksotisme Bali yang masih “utuh”. Pantai ini juga bisa dijadikan tempat untuk mencari ketenangan bagi Anda yang memang tidak terlalu suka tempat yang ramai.

Baca Juga : Masukkan Taman-Taman Cantik Ini Ke Daftar Destinasi Liburan Anda

4. Belajar Membuat Garam Di Desa Amed dan Jemeluk

desa amed

Membuat garam via www.mongabay.co.id

 

Mengunjungi daerah Amed, Karangasem, Bali jangan puas hanya dengan menikmati matahari terbit yang memang terkenal akan keindahannya. Tapi, paksa diri Anda untuk menggali dan merasakan kehidupan para petani garam yang akan banyak Anda temui di pinggir pantai.

Lihat cara kerja mereka, ikuti jejak mereka yang berjalan kesana kemari untuk mengambil air laut. Kagumi kegigihan seorang petani garam yang dengan setia mengolah garam di terik matahari dan rasakan keikhlasan mereka saat hasil panenan mereka ini hanya dihargai rendah.

5. Liat Sunset Sambil Menonton Tari Kecak di Uluwatu

tari kecak

Tari Kecak via www.wisatamurahbali.info

 

Ada beberapa alasan kenapa menonton Tari Kecak di Uluwatu ini akan memberikan Anda kesan liburan yang tidak terlupakan

Pertama, Tari Kecak tidak akan Anda bisa temukan dimana-mana hanya di Bali sendiri. Anda bisa menonton tarian tradisional khas Bali ini hanya di tiga tempat yaitu: Uluwatu, Batubulan, dan Jalan Hanoman di Ubud.

Kedua, Tari Kecak berbeda dengan tari-tari Bali lainnya yang selalu pakai gamelan, tari yang diambil dari kisah Ramayana ini hanya diiringi irama-irama teratur dari para penarinya sendiri.

Ketiga, melihat para penari bergulat dengan api yang menyala, serta pemandangan matahari yang terbenam dari atas tebing sebagai background akan memberimu nuansa magis nan mengesankan yang tidak akan pernah Anda lupakan.

6. Menyewa Sepeda dan Berkendara Keliling Ubud

cycling in ubud.jpg

Bersepeda di Ubud www.balisaritour.com

 

Jika sedang mampir di Ubud, tidak ada salahnya jika Anda mencoba memparodikan adegan Julia Roberts mengendarai sepeda mengelilingi Ubud ?

Ya, dengan sepeda yang banyak disewakan di daerah Ubud Anda bisa berkelana di Bukit Campuhan yang asri, berkeliling perumahan penduduk, ataupun menjajal areal persawahan yang sudah pasti akan membuat mata Anda menjadi segar dan merasakan nuansa lain dari Bali.

7. Menonton dan dan Mempraktekkan Kebudayaan Bali

sanur

Tari Pendet Sanur Bali via static.asiawebdirect.com

 

Selain bersepeda ria, di Ubud Anda juga bisa melihat para penari cilik sedang latihan atau bahkan ikut mencoba berbagai alat musik gamelan yang digunakan sebagai pengiring sebagian besar tari Bali. Selain di daerah Ubud, Anda juga bisa melihat latihan tari ini di daerah Sanur.

Belajar mencintai budaya bangsa kita sendiri dengan mengikuti kelas menari yang memang dikhuskan untuk para wisatawan. Disana Anda tidak usah malu, karena tidak hanya wisatawan lokal yang akan Anda temui di kelas menari tapi juga para wisatawan mancanegara.

Baca Juga : 5 Tempat Liburan Edukasi Anak di Jabodetabek

8. Menenun Kain Khas Tenganan

menenun kain

Menenun Kain Khas Tenganan via mukenabalietnik.files.wordpress.com

 

Anda pernah mendengar Desa Tenganan di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem? Sempatkan diri Anda untuk mengunjungi tempat ini saat liburan di Bali. Desa Tenganan adalah salah satu rumah bagi kebudayaan tua Bali Aga, yang telah hadir ribuan tahun yang lalu sejak zaman sebelum Hindu, dan sekarang hanya bertahan di tempat seperti Trunyan, Sembiran, dan Tenganan. Jika Anda penasaran membandingkan kebudayaan Bali sebelum dan sesudah agama Hindu masuk, Anda wajib banget berkunjung ke desa wisata ini!

9. Minum Teh di Biku Bali

biku bali

Biku Bali Restaurant via miner8.com

 

Biku adalah restoran hasil renovasi rumah Joglo yang telah berumur 150 tahun. Rumah Joglo ini kemudian direnovasi dan kemudian disulap jadi restoran unik dengan standar internasional. Selain itu teh dan kue yang disajikan di sini adalah jenis makanan dengan kualitas terbaik yang wajib Anda cicipi.

10. Jalan-Jalan Sore Di Tol Baru Nusa Dua

tol nusa dua bali.jpg

Tol Baru Nusa Dua via images.detik.com

 

Tapi bagi Anda yang memilih untuk tidak ingin memiliki banyak pengeluaran, tidak perlu khawatir, Bali tetap indah dimanapun Anda berada. Termasuk juga di Tol Benoa – Nusa Dua yang baru diresmikan tahun 2015. Saat sore hari Anda bisa berjalan-jalan menikmati tiupan angin dan indahnya sunset di Bali yang akan selalu memikat.

Pilih yang Sesuai dengan Kemampuan Keuangan Anda

Perencanaan perjalanan liburan haruslah dilakukan secara baik dan harus disesuaikan dengan budget yang Anda miliki terutama jika itu adalah perjalanan liburan panjang yang dapat memakan waktu 5-7 hari atau lebih. Ingat! Anda berlibur untuk melepaskan beban dan menenangkan pikiran bukan sebaliknya. Jangan membebankan seluruh pendapatan Anda untuk biaya liburan Anda nanti. Mengingat masih banyak kebutuhan yang harus Anda penuhi diluar dari biaya liburan.

Baca Juga : 12 Destinasi Liburan Ke Luar Negeri Dengan Biaya Rp200.000 Per Hari