4 Aplikasi Transportasi Publik Yang Menghemat Uang dan Waktu

Tinggal di kota urban dengan berbagai persoalan kemacetan, ingin mencapai tujuan dengan cepat namun tak mau bayar mahal untuk menggunakan tranportasi publik adalah keinginan yang bisa kamu wujudkan. Di Jakarta, kamu bisa memanfaatkan transportasi publik yang memberikan kemudahan dengan cara pemesanana melalui aplikasi di smartphone pribadi.

Selain menghemat waktu kamu, platform transportasi publik modern ini juga menghemat uang kamu dengan berbagai promo yang mereka tawarkan ataupun berbagai benefit lainnya. Nah apa saja Aplikasi transportasi publik yang menghemat uang dan waktu kamu, berikut diantaranya :

1. GO-JEK

Go-Jek

Go-Jek via nsi.vc

 

GO JEK adalah perusahaan aplikasi yang didirikan oleh Nadiem Makarim, peraih gelar Master of Business Administration dari Universitas Harvard yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Zalora, pada tahun 2011. Perusahaan aplikasi ini menaungi tukang ojek sampai saat ini sebanyak 10.000 orang yang beroperasi di Jabodetabek, Bali, Surabaya dan Bandung.

Pada prinsipnya, aplikasi GO JEK bekerja dengan mempertemukan permintaan angkutan ojek dari penumpang dengan jasa tukang ojek yang beroperasi di sekitar wilayah penumpang tersebut.  Jadi kamu cukup mengunduh aplikasi dari Google Play Store dan memesan ojek kapanpun kamu mau. Tarif angkutan ojek nya pun akan disesuaikan dengan jarak tempuh yang kamu lalui. Tentunya dengan aplikasi ini, kamu yang mau menembus kemacetan di Jakarta dengan menggunakan angkutan ojek akan lebih mudah.

Kamu tak perlu berpanas-panasan mencari tukang ojek ke pangkalan karena tukang ojek yang akan menjemput kamu di lokasi yang kamu mau. Selain itu, kamu tak perlu repot menawar harga tarif ojek karena GO JEK menerapkan standar tarif sesuai dengan jarak yang dituju. Selain jasa angkutan penumpang, GO JEK juga menyediakan layanan antar barang (kurir) dan belanja.

2. Grabbike

Grabbike

Grabbike via otomotifmagz.com

 

Hampir mirip dengan GO JEK, Grabbike merupakan aplikasi pemesanan transportasi Ojek yang merupakan pengembangan dari aplikasi Grabtaxi asal Malaysia. Bos Grabbike adalah Anthony Tan yang juga merupakan lulusan sekolah Bisnis di Universitas Harvard. Saat ini, Grabbike telah beroperasi di 3 kota di kawasan Asia Tenggara yang mengalami persoalan kemacaetan juga seperti  Ho Chi Min City dan Hanoi di Vietnam dan Jakarta.

Sejauh ini di Jakarta ada sekitar 1.000 tukang ojek yang bergabung dengan Grabbike dan cara kerjanya pun sama dengan GO JEK. Kamu bisa memesan jasa tukang ojek melallui smartphone kamu dengan mengunduh aplikasinya di Google Play Store. Setelah memeasan, tukang ojek akan datang menghampiri kamu dan mengentarkan kamu ke tempat tujuan dengan tarif yang ditentukan oleh Grabbike. Tidak seperti GO JEK, Grabbike belum memiliki layanan antar barang ataupun belanja seperti Grabbike.

3. Grabtaxi

Grabtaxi

Grabtaxi via blogspot.com

 

Grabtaxi adalah perusahaan aplikasi pemesanan taxi, induk perusahaan Grabbike, yang berasal dari Malaysia juga. Bedanya dengan Grabbike, Grabtaxi ini memberi kamu kemudahan jika ingin memesan Taksi. Perusahaan aplikasi ini telah beroperasi di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Indonesia dan Filipina dengan armada taksi yang terdaftar di jaringan meningkat menjadi 75.000, dengan total 3,8 juta pengguna aplikasi per Maret 2015. Dengan aplikasi ini, kamu mudah memesan taksi untuk keperluan antar jemput dan dengan tarif standar yang diterapkan sesuai argo pula.

Baca juga: 5 Fasilitas Online Terbaik untuk Memasarkan Bisnis Anda

4. Uber

Uber taxi

Uber taxi via wordpress.com

 

Uber adalah perusahaan jaringan transportasi asal Amerika Serikat yang juga menggunakan paltform aplikasi di smartphone untuk melakukan pemesanan mobil. Bedanya, armada mobil yang digunakan oleh Uber bukanlah transportasi publik ber-pelat kuning, melainkan mobil pribadi yang berpelat hitam dengan logo khusus Uber. Jika kamu menggunakan jasa Uber ini, kamu tak bisa membayarnya secara Cash tapi secara online ataupun kartu kredit.

Layanan Uber ini mematok tarif Rp 30 ribu sebagai biaya minimal dan selanjutnya dikenakan tarif perjalanan berdasar waktu dan jarak tempuh. Kamu juga bisa memilih beberapa jenis mobil seperti Toyota Innova, Alphard dan Hyundai Sonata.

Baca juga: 5 Aplikasi Yang Mempermudah Kamu Mengelola Pengeluaran

Hemat Uang, Hemat Waktu

Nah, jadi dengan berbagai platform baru untuk mengendarai transportasi publik itu, kamu bisa memanfaatkannya untuk menghemat waktu dan uang kamu. Karena kamu bisa memprediksi waktu kamu agar tak telat mencapai tujuan tertentu dan bisa memperkirakan tarif yang akan kamu bayar.