5 Alasan Tunda Menabung yang Harus Anda Waspadai

Menabung adalah sesuatu hal yang seharusnya dijadikan hobi. Sama seperti hobi lain yang akan mendatangkan manfaat bagi para penggiatnya. Menabung juga bisa memberikan manfaat untuk masa depan bagi yang melakukannya. Memiliki tabungan, itu berarti Anda bisa terjamin secara finansial untuk memenuhi kebutuhan Anda yang bukan hanya saat ini, tapi juga saat nanti.

Walaupun begitu, kesadaran untuk menabung ternyata masih sulit diterapkan oleh sebagian besar orang di Indonesia. Ada berbagai macam alasan yang membuat orang malas untuk menabung. Jika semua uang dijadikan pengeluaran, tanpa memiliki tabungan, sebenarnya Anda sedang dalam keadaan finansial yang kurang baik.

Sama halnya seperti sebuah bisnis, jika aset untuk berbisnis kedepannya malah semakin berkurang, bukannya bertambah, maka bisnis Anda tidak akan bertahan lama. Walaupun dengan menabung terkadang seperti “dibatasi”, tapi tenang saja, karena saat Anda memiliki banyak uang dengan pengaturan yang benar, walau uang itu habis, Anda masih memiliki cadangan dari menabung.

Untuk membuat Anda makin tertarik untuk menabung, berikut ini ada 5 alasan mengapa Anda menjadi menunda-nunda untuk segera menabung:

1.    Pemikiran “Saat Menabung Berarti Semuanya Terbatas”

Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa orang yang rajin menabung ini adalah tipe orang yang pelit dan membosankan. Mereka terkesan seperti tidak dapat menikmati hidup. Makan makanan enak di mal, berbelanja produk fashion terbaru, hingga membeli gadget yang paling canggih.

Terkait dengan pola makan, jika hampir sebagian besar uang digunakan untuk menabung, itu berarti setiap harinya kita hanya bisa makan dengan menu yang sangat sederhana. Semua pemikiran seperti itu adalah salah besar. Yang benar adalah dengan menabung, Anda berkesempatan untuk memiliki hidup yang lebih baik dan juga lebih sejahtera. Yang harus dilakukan adalah mempelajari bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik.

Nantinya, di masa depan, Anda dapat hidup dengan cara yang disuka, namun dengan budget yang masuk akal. Walaupun pendapatan tidak maksimal, namun jika ditabungkan, pendapatan tersebut akan lebih aman.