5 Cara Menghemat Pengeluaran Sebelum Melahirkan

Memiliki buah hati memang sebuah hal selalu menjadi dambaan bagi para pasangan. Apalagi bagi pasangan yang baru menikah, kehadiran buah hati merupakan sesuatu yang dinanti-nanti dan menjadi harapan pasangan. Dalam sebuah studi, pasangan baru sangat memiliki “emotional statement” atau kecenderungan emosional dalam masa kehamilan (bagi istri), persalinan, dan sudah mempunyai anak. Dalam hal keuangan saat hamil, ada faktor emosional terlibat saat orang tua mengeluarkan uang untuk keperluan itu. Karena adanya faktor emosional ini maka umumnya orang tua akan selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, bahkan sejak ia di dalam kandungan.

Tidak mengherankan bila kemudian banyak orang tua yang kemudian melakukan hal yang terbaik untuk anak-anaknya. Saat melakukan hal yang terbaik ini, para orang tua tak jarang kemudian rela “habis-habisan” dalam membelanjakan segala keperluan anak-anaknya. Saat mereka membelanjakan keperluan anak yang terbaik tanpa pikir panjang ini, orang tua ini bisanya kemudian sadar dan kaget bahwa anggarannya semakin menipis. Hal ini memang tak bisa dihindarkan lagi. Semakin Anda menggebu-gebu membelanjakan keperluan anak Anda dengan hal yang terbaik, maka semakin kelabakan juga Anda dibuat pada akhirnya.

Jika memang Anda memiliki uang atau dana yang besar tentu membelanjakan hal-hal terbaik untuk keperluan anak mungkin tidak akan menjadi masalah. Tapi masalahnya tidak semua orang tua atau keluarga yang memiliki dana yang lebih untuk itu. Lalu bagaimana seharusnya cara kira menghemat pengeluaran dalam hal mencukupi keperluan buah hati ini? Apakah memang kita tidak boleh memaksakan diri untuk mengeluarkan dana untuk kebutuhan anak-anak yang terbaik?

1. Hindari Godaan Belanja Karena Gengsi

Jangan Boros

Jangan Boros via selasar.com

 

Menurut beberapa pakar, godaan memang untuk selalu muncul bagi para orang tua yang mau dan baru memiliki anak. Meski ada yang mengganggap bahwa memberikan yang terbaik untuk anak adalah sebuah naluri, namun tak jarang ternyata mereka melakukannya atas dasar emosi dan gengsi. Mereka tidak ingin terlihat sebagai keluarga yang kekurangan, hingga emosi dan gengsi pun muncul dan membuat mereka berani untuk mengeluarkan dana untuk keperluan anaknya yang terbaik.

Nasihat yang bijak untuk Anda terkait hal ini adalah adalah kontrol emosi dan gengsi Anda tersebut. Jangan mudah tergoda dengan apa-apa yang menjadikan Anda melakukan pemborosan. Melakukan dan melaksanakan perencanaan keuangan adalah cara terbaik untuk menghidari defisit anggaran. Hal ini dikarenakan masa depan anak yang masih panjang menjadi hal yang harus Anda antisipasi setiap waktu dan setiap saat.

Baca Juga : 6 Cara Menghemat Pengeluaran Untuk Keperluan Bayi

2. Gunakan Asuransi dan Fasilitas Kesehatan dari Kantor

Gunakan Asuransi Kantor

Gunakan Asuransi Dari Kantor via medicalnewstoday.com

 

Anda yang sedang menjalankan sebuah posisi atau jabatan penting di sebuah perusahaan, tentunya akan mendapat beberapa fasilitas khusus dari perusahaan. Salah satu fasilitas yang seringkali diterima adalah fasilitas kesehatan yang bisa berupa asuransi kesehatan atau uang kesehatan. Dari sinilah kesempatan Anda untuk bisa melakukan penghematan jika Anda sedang memiliki bayi. Anda bisa mencairkan uang kesehatan atau asuransi kesehatan yang Anda miliki untuk keperluan kebutuhan anak Anda. Dengan demikian tentu Anda tak perlu repot-repot lagi menguras kas anggaran rumah tangga Anda yang telah Anda susun sebelumnya. Maka pada akhirnya jika Anda bisa mendapatkan dana tambahan untuk keperluan anak atau bayi yang akan segera lahir, secara tidak langsung Anda pun akan mampu melakukan penghematan yang efektif.

3. Survei Dokter dan Rumah Sakit yang Murah

  Dokter Dan Obat Yang Terjangkau

Pilih Dokter Dan Pengobatan Yang Murah via me-baby.com

 

Biaya perawatan bayi seringkali juga membuat kantong tekor adalah biaya pengobatan ke dokter. Jika sekali-dua kali mungkin kita tidak terasa, tapi bagaimana jika anak kita selalu membutuhkan pengobatan ke dokter. Ini memang bisa saja terjadi mengingat fisik bayi yang cenderung masih lemah. Anda bisa saja berulangkali datang ke dokter untuk memeriksakan kesehatan anak Anda. Dari sini seringkali orang tua akan mengeluarkan uang secara tak terkendali demi kesehatan anak-anaknya.

Untuk mengatasi hal ini, mulai masa hamil, Anda bisa melakukan seleksi terhadap beberapa dokter yang ada. Anda memang memiliki beberapa pilihan untuk bisa menentukan dokter yang akan memeriksa kesehatan anak. Dengan tarif yang bisa berbeda, Anda biasanya memilih dokter yang memiliki tarif yang tidak terlampau mahal. Memilih dokter yang sama yang kadang praktik di 3 rumah sakit berbeda, juga merupakan solusi untuk Anda mendapatkan tarif dokter yang murah. Untuk obat sendiri, Anda juga bisa meminta kepada dokter untuk menuliskan suplemen generik yang harganya jauh lebih murah. Namun, murah bukan berarti murahan ya, karena itu lakukan survei secara menyeluruh. Karena tidak mungkin kan anak Anda mau diurus secara asal-asalan?

4. Terima Barang Untuk Bayi dari Kerabat Sepanjang Kondisinya Baik

  Contoh Hadiah Yang Dapat Diberikan

Contoh Hadiah Yang Dapat Diberikan via i.ebayimg.com

 

Sepanjang kondisi barangnya masih bagus, beberapa perlengkapan bayi yang ditawarkan kepada Anda, entah dari kerabat atau teman adalah sesuatu yang bisa kita terima. Tentu saja, dengan mendapatkan barang-barang untuk bayi yang masih bagus ini, Anda akan mampu lebih menghemat biaya keperluan untuk bayi. Maka dari itu cobalah untuk menghilangkan gengsi untuk urusan yang satu ini. Memang bukan berarti Anda tidak mampu membelinya, namun dengan adanya tawaran barang perlengkapan bayi dari kerabat atau teman, tentunya Anda akan mampu lebih berhemat untuk mempersiapkan keperluan yang lainnya.

5. Buat Upacara Tujuh Bulanan Secara Sederhana 

  Acara Nujuh Bulanan

Acara Tujuh Bulanan via .kompasiana.com

 

Beberapa pasangan memang seringkali menginginkan adanya upacara tujuh bulanan pada saat sang istri sedang mengandung bayinya di usia tujuh bulan. Untuk menyelenggarakan upacara ini tentunya Anda harus mengeluarkan sejumlah uang dan dana yang tidak sedikit. Mereka yang sudah sepakat akan menyelenggarakan upacara agar  berjalan baik, tidak akan segan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli segala perlengkapan yang dibutuhkan. Namun  sebenarnya upacara ini tak selalu harus dirayakan dengan yang hal mewah yang cenderung akan memboroskan uang. Anda bisa menjalankan upacara tujuh bulanan ini secara sederhana jika Anda mau. Dengan upacara yang sederhana, maka Anda pun bisa melakukan penghematan yang baik dan bermanfaat untuk Anda dan keluarga Anda.

Baca Juga : 4 Cara Mengatur Keuangan Bagi Ibu Hamil

Atur Pengeluaran Anda Dengan Bijak

Aturlah pengeluaran Anda dengan bijak. Dahulukan mana yang benar-benar menjadi prioritas keluarga dan si buah hati, bedakan antara kebutuhan atau keinginan, karena itu akan berguna ke depannya. Buatlah anggaran keuangan keluarga bersama pasangan Anda, dengan begitu Anda dan pasangan Anda dapat bekerja sama dalam mengatur pengeluaran si buah hati secara  sehat. Terakhir displinlah dalam menjalankan anggaran yang telah Anda susun bersama. 

Baca Juga : Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana? Cek Dulu Di Sini