5 Kesalahan Pengguna Asuransi yang Harus Anda Ketahui

Dalam hal apapun, kita dituntut menjadi pribadi yang lebih cerdik dalam menyiasati segala tantangan yang mungkin muncul tiba-tiba. Hal ini harus dilakukan untuk meminimalisir kerugian yang akan diterima oleh setiap orang. Sayangnya tidak semua orang memiliki kemampuan yang baik dalam pengelolaan kehidupan. Sehingga tidak jarang yang mengalami koleps. Hal ini ditinjau dari sisi apapun. Baik itu pendidikan, pekerjaan, hingga persiapan masa pensiun.

Misalnya saja dalam hal pendidikan. Seorang mahasiswa tidak mampu mengelola diri untuk bisa menuntaskan masa pendidikan. Paling tidak tepat waktu. Sehingga kejadian ini akan beruntut pada pemborosan waktu, tenaga, dan juga biaya.

Kemudian contoh dari sisi pekerjaan, misalnya orang tersebut tidak bisa berbaur secara baik terhadap lingkungan kerja baik itu rekan kerja, atasan, tempat kerja, dan lain-lain. Akhirnya orang tersebut tidak dapat memberikan kontribusi hasil pekerjaan yang memuaskan. Baik itu untuk dirinya sendiri maupun bagi perusahaan.

Kemampuan untuk menyusun rencana serta mempersiapkan strategi dalam menghadapi kejadian tak terduga di masa mendatang merupakan hal yang sekiranya perlu diperbaiki. Mengapa? Ketika Anda semakin tidak bisa menyesuaikan kebutuhan diri Anda dengan tantangan yang semakin beragam, maka besar kemungkinannya Anda tidak bisa hidup dengan teratur dan tenang.

Hal ini tentu saja membutuhkan bantuan dan dukungan. Salah satu cara untuk membantu Anda mempersiapkan masa depan lebih baik adalah jaminan dan proteksi yang kini marak ditawarkan oleh berbagai perusahaan asuransi.

Fungsi Penting Asuransi

Apa fungsi atau pentingnya memiliki asuransi sebagai penjamin atau protektor terhadap kejadian tak terduga di masa mendatang? Asuransi akan menjamin dan melindungi aset yang diasuransikan baik itu kesehatan, jiwa nasabah, maupun aset yang dimiliki nasabah.

Perlindungan ini akan terlihat ketika munculnya sebuah tantangan atau rintangan yang berpotensi atau bahkan sudah mencederai nasabah asuransi, baik itu dari segi kesehatan, keselamatan kerja, jiwa nasabah, atau aset yang diasuransikan.

Sebagai contoh, ketika terjadi kecelakaan dan Anda tidak bisa melakukan pembayaran di rumah sakit akibat tidak memiliki uang cukup, Anda bisa mengajukan klaim asuransi kesehatan atau asuransi jiwa di perusahaan asuransi yang mencatat nama Anda sebagai nasabahnya.

Klaim ini berfungsi sebagai tanda bahwa Anda mengambil hak Anda setelah beberapa tahun berinvestasi dalam asuransi tersebut.

Kesalahan Dalam Memilih Asuransi

Meski asuransi kini banyak yang menggunakan terutama setelah munculnya BPJS sebagai asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan dengan premi yang terbilang cukup rendah, tidak  jarang beberapa orang menginginkan proteksi tambahan yang didapat dari asuransi lain, misalnya dari perusahaan asuransi swasta.

Namun, tidak jarang keputusan ini justru melahirkan sebuah kesalahan fatal. Apa saja kesalahan dalam berasuransi yang kerap kali terjadi di masyarakat? Mari kita simak dan jadikan hal ini sebagai pedoman untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Baca Juga : Jenis-Jenis Asuransi Di Indonesia, Apa Saja?

1. Iba Dengan Agen Asuransi Yang Menawarkan Anda

Mengambil Asuransi Karena Iba

Mengambil Asuransi Karena Iba via articlesdiscussion.com

Bisa dikatakan bahwa untuk mendapatkan nasabah asuransi, terutama bagi perusahaan asuransi swasta bukanlah sebuah perkara yang mudah. Kemungkinan yang muncul akibat sulitnya mendapatkan nasabah asuransi ini bisa jadi pengetahuan nasabah yang kurang mengenai pentingnya asuransi atau juga bisa karena premi yang cukup tinggi sehingga membuat nasabah berpikir untuk menunda mendaftarkan dirinya sebagai nasabah asuransi.

Kesulitan dalam menarik perhatian masyarakat agar menjadi nasabah asuransi terkadang cukup membuat para agen asuransi menjadi pekerja dengan imej membutuhkan belas kasihan. Pada akhirnya, calon nasabah tidak jarang ada yang mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi hanya karena kasihan terhadap agen promosinya yang mungkin bisa jadi orang terdekat seperti keluarga dan tetangga.

Tetapi sadarkah Anda bila dengan sikap ini Anda bisa saja mendapatkan asuransi yang salah dan tidak sesuai?

Belum lagi jika premi yang harus Anda bayar per bulan relatif tinggi. Masih terdapat masalah mengenai aturan dan kebijakan yang ditetapkan perusahaan asuransi, misalnya mengenai pengajuan klaim, yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

2. Tidak Mengetahui Manfaat dari Asuransi yang Dipilih

Macam-macam Asuransi

Macam-Macam Asuransi via 1.bp.blogspot.com

Poin 2 ini mungkin menjadi poin yang cukup memprihatinkan namun kerap terjadi. Tidak jarang masyarakat terdaftar sebagai anggota atau nasabah asuransi tertentu dengan pikiran mendapatkan proteksi dan jaminan terhadap dirinya selaku pemegang polis.

Nyatanya, tidak semua jenis asuransi memberikan manfaat yang sama, meski terkadang beberapa jenis bergabung menjadi satu paket dengan jenis asuransi yang lain.

Misalnya Anda membeli asuransi pendidikan untuk kepentingan edukasi buah hati. Yang Anda tahu asuransi tersebut hanya memprioritaskan proteksi terhadap kebutuhan pendidikan anak. Anda mungkin tidak tahu bahwa dalam asuransi tersebut terdapat fasilitas lain misalnya asuransi kesehatan anak yang akan berpengaruh terhadap premi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi.

Bisa jadi pada saat yang bersamaan, Anda sudah memiliki BPJS Kesehatan atas nama anak Anda dan merasa cukup dengan asuransi pemerintah tersebut. Alhasil, fasilitas asuransi kesehatan pada asuransi pendidikan dari perusahaan asuransi swasta tadi sia-sia.

3. Tidak Ada yang Tahu Anda Memiliki Asuransi

Tidak Ada Yang Tahu Anda Memiliki Asuransi

Tidak Ada Yang Tahu Anda Memiliki Asuransi via static1.squarespace.com

Ketika Anda tidak memberi tahu kepada orang-orang terdekat Anda bahwa Anda memiliki asuransi, efeknya akan sama saja ketika Anda tidak memiliki asuransi. Maksudnya, ketika terjadi apa-apa dengan Anda yang biayanya bisa tertanggung dari klaim yang Anda ajukan kepada perusahaan tempat Anda mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi, keluarga Anda tidak akan mengajukan klaim dan berusaha menutupi semua tagihan sendiri.

Padahal mungkin nominal klaim yang bisa Anda dapatkan sangat cukup untuk membiayai kebutuhan Anda saat itu juga. Dan juga pengurusannya lebih cepat karena telah ada kerja sama antara perusahaan asuransi dengan beberapa instansi seperti rumah sakit.

Membiarkan keluarga atau kolega Anda tidak mengetahui bahwa Anda memiliki asuransi juga akan memberatkan mereka yang akan mengurus segala keperluan Anda yang sebenarnya sudah Anda persiapkan, hanya tinggal persoalan siapa tenaga yang akan mengurusnya.

4. Tidak Melakukan Evaluasi Bersama dengan Agen Asuransi Anda

Tidak Melakukan Evaluasi

Tidak Melakukan Evaluasi Dengan Agen Asuransi via asiaexpatguides.com

Sebelum memilih berinvestasi emas, ada baiknya Anda mempelajari lebih dulu apa saja keuntungan dan kelebihan yang mungkin timbul. Berikut penjelasannya. Sebelum memilih berinvestasi emas, ada baiknya Anda mempelajari lebih dulu apa saja keuntungan dan kelebihan yang mungkin timbul. Berikut penjelasannya.

Jalinlah komunikasi yang baik dengan agen asuransi Anda. Ini akan membantu Anda untuk mendapatkan berita terbaru mengenai asuransi Anda dan Anda bisa melakukan penyesuaian terhadap asuransi yang tujuannya adalah memberikan proteksi. Jangan sampai Anda membuang uang untuk hal yang tidak Anda ketahui manfaatnya dan tidak bisa melakukan klaim akibat adanya perubahan kebijakan dalam polis Anda.

5. Tidak Mengetahui Perbedaan Antara Asuransi dan Investasi

Saving Money

Savings via qykapp.com

Kebanyakan masyarakat kita tidak bisa membedakan antara asuransi dan investasi. Keduanya dianggap sama karena asuransi dianggap sebagai salah satu bentuk penggandaan uang dengan manfaat lebih yaitu memberikan proteksi sesuai dengan kebutuhan Anda. Perbedaan yang pasti antara asuransi dan investasi adalah tujuan keduanya.

Asuransi menjamin dan memberikan proteksi terhadap diri, jiwa, atau aset yang diasuransikan dengan membayar sejumlah premi dalam tenggang waktu tertentu.

Sementara investasi merupakan sebuah kegiatan penanaman modal yang bertujuan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Memang pada akhirnya akan bisa diklaim namun ini kurang pas bila dikatakan sama dengan investasi, karena asuransi menjamin dan memberikan proteksi terhadap yang diasuransikan.

Berbeda dengan investasi yang tidak menjamin dan memberikan proteksi, bahkan rentan menjadi objek yang terkena imbas dari suatu kejadian tak terduga.

Baca Juga : Asuransi Pendidikan : Penjelasan dan Cara Memilihnya 

Pentingnya Berasuransi

Mungkin ini adalah kesalahan terburuk dalam dunia asuransi. Anda tidak memberikan jaminan proteksi terhadap diri Anda, keluarga, maupun aset yang Anda miliki, sehingga rentan untuk terkena efek-efek yang mungkin merugikan Anda seperti kecelakan dan lain-lain. Untuk itu penting sekali Anda berasuransi dari sekarang, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga di masa yang akan datang.

Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli