5 Komikus Instagram Paling Populer dan Kaya di Indonesia

Kamu yang aktif di sosial media pasti sudah tau dong bahwa ada banyak akun-akun Instagram yang berisi berbagai komik-komik lucu yang biasanya bercerita tentang kehidupan sehari-hari, tren, gosip artis bahkan isu sosial yang dikemas dalam bentuk yang jenaka.

Nah, para komikus yang meng-upload gambar komiknya ke sosial media itu disebut dengan julukan komikus digital. Kesuksesan mereka dalam mengembangkan sosial media sebagai media yang positif untuk berkarya menjadikan pekerjaan komikus di Instagram menjadi profesi populer dan bahkan dibayar dengan harga yang tinggi.

Hobi yang Menghasilkan Hingga Jutaan Rupiah

Berawal dari para komikus yang memang senang menggambar komik dan menaruhnya di Instagram atau media sosial lain, lama-kelamaan kepopuleran akun mereka menjadi lahan uang untuk mereka.

Banyak dari komikus digital saat ini tidak hanya mendapatkan endorsement dengan nilai jutaan rupiah bahkan ada yang komiknya diangkat menjadi sebuah film dengan harga hak cipta yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Ini dia para komikus Instagram di Indonesia yang berhasil berpenghasilan paling tinggi berkat komik digitalnya:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Nurfadli Mursyid (Tahilalats)

Berawal dari blog pribadi, akhirnya pencipta karakter komik kocak Tahilalats ini beralih ke Instagram sebagai medianya. Cerita komik yang nyeleneh, kocak dan terkadang membingungkan menjadi daya tarik utama dari komik strip ini.

Saat ini pengikut dari akun @tahilalats telah mencapai angka 2,9 juta followers. Tidak hanya mendapatkan pundi-pundi uang dari Instagram, Nurfadli juga merambah webtoon sebagai lapak komiknya dan turut mendapatkan uang dari setiap bertambahnya jumlah subscriber komiknya di webtoon.

Yang tadinya hanya berawal dari hobi, sekarang ia bisa berpenghasilan belasan juta rupiah perbulannya berkat konsistensi dari kualitas konten yang dia hadirkan dikomiknya sehingga mendatangkan banyak endorsement karena alur cerita dan karakter komiknya yang unik.

2. Faza Meonk (Si Juki)

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Si Juki (@jukihoki) pada

Pria bernama asli Faza Ibnu Ubaidillah ini melahirkan karakter fenomenal ‘Si Juki’ pada tahun 2011 pada sebuah komik online berjudul DKV4 tentang seorang pemuda yang bertingkah nyeleneh, slengean tapi selalu beruntung. Nama Juki sendiri adalah singkatan dari ‘juru hoki’.

Pada tahun 2012 Faza pun mencoba sosial media Instagram untuk mempopulerkan karakter Juki dengan nama akun @jukihoki. Tidak sampai setahun komik strip ini mendapatkan respon yang sangat besar dan sampai sekarang telah memiliki followers sebanyak 630 ribu bahkan Juki telah hadir di webtoon dengan 4 judul dan edisi berbeda, dicetak oleh penerbit Bukune dan berhasil menyandang ‘best seller’ pada awal penjualannya.

Saking terkenalnya, komik Juki ini pun diangkat menjadi film dan berhasil menembus angka lebih dari 630 ribu penonton pada awal penayangannya. Untuk lebih menguatkan karakter Juki, Faza bahkan memiliki tim manajemen sendiri dalam mengembangkan karakter Juki ini yang disebut ‘Tim Sukses Juki’

Tidak puas, Faza pun membuat berbagai merchandise si Juki yang dijualnya di websitenya sendiri sijuki.com dan bahkan Faza juga ingin merambah Youtube sebagai platform komik berikutnya. Dari kesuksesan karakter ini bisa mendapatkan omzet sampai puluhan juta perbulannya.

Baca Juga: 10 Generasi Millenial Indonesia Masuk daftar 30 under 30 Asia Forbes 2018

3. Muhammad Misrad (Mice)

Kamu yang pecinta karya komikus Indonesia sejati pasti tidak asing dengan nama komikus yang satu ini. Sebelum Misrad beralih ke platform digital, dia adalah sosok dibalik komik strip di koran harian Kompas yang hadir setiap hari Minggu.

Di koran kompas dia berkolaborasi dengan komikus lain yaitu Benny Rachmadi dan membuat sebuah cerita komik berjudul Benny dan Mice yang berkisah isu sosial dan tren yang sedang terjadi di masyarakat. Mendapatkan respon yang baik, komik strip mingguan koran Kompas ini akhirnya dicetak secara besar-besaran sampai dengan 7 edisi, dan semuanya menyabet gelar ‘best-seller’.

Tapi, kolaborasi keduanya harus berakhir di tahun 2010, Misrad pun akhirnya tetap melanjutkan komik ini dengan menggambar karakter ‘Benny’ sendiri. Namun, berakhirnya kerjasama antara keduanya tidak meredam antusiasme masyarakat terhadap komik ini.

Pria 48 tahun ini justru semakin sukses sebagai komikus setelah menggunakan sosial media, instagram sebagai platform berikutnya dengan nama akun @micecartoon.id dengan cerita dan tema yang sama.

Saat ini akun instagramnya telah meraih 161 ribu followers, diikuti kesuksesan penjualan komiknya, endorsment dan merchandise si ‘Mice’ secara online, dia pun berhasil menghasilkan belasan bahkan puluhan juta rupiah setiap bulannya.

4. Reza Mustar (Azer)

Reza Mustar sebenarnya merupakan sosok yang sudah sangat dikenal di dunia perkomikan di Indonesia, dia tidak hanya populer di instagram dan memiliki ribuan followers, tapi juga sering mengikuti seminar dan meet-up dengan berbagai komoditas komikus di Jakarta.

Pria yang akrab dipanggil ‘Azer’ ini dikenal karena kelihaian membuat komik yang membahas tentang isu sosial dan sikap masyarakat jaman sekarang dalam bentuk guyonan yang jenaka dan menghibur. Dia pun tidak segan menyindir beberapa orang-orang terkenal bahkan dia pernah membahas isu pornografi secara gamblang di komiknya.

Pria yang jago ‘doodle’ ini telah mengumpulkan sebanyak 144 ribu sejak tahun 2013, bahkan kesukseannya ini telah menghadiahkan pameran seni sendiri untuk karya-karyanya. Sekarang komik milik Reza yang khas dengan warna kuning ini telah dijual secara online dalam bentuk e-book.

Pemilik nama lengkap Muhammad Reza Mustar ini juga telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi uang tidak hanya dari kesuksesan dari komiknya sendiri di Instagram, tapi juga penjualan merchandise dari komiknya seperti hard case, kaos, tote bag, bahkan korek api gas.

Walaupun tidak seperti komikus digital populer lainnya yang berhasil buka lapak di webtoon, Reza tetap bisa berpenghasilan hingga belasan juta rupiah perbulannya dari instagram, penjualan merchandise dan tawaran freelance dari berbagai perusahaan besar.

5. Gata Anjanaviadi (Tankhi)

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Si Tankhi (@sitankhi) pada

Akrab di panggil Gata, pemudah lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) ini mengaku telah menggambar karakter bocah gembul ini dari tahun 2006 saat dirinya masih mengecap bangku kuliah. Dia mengatakan bahwa karakter Tankhi lahir dari keisengan semata, namanya saja adalah kebalikan dari kata ‘khitan’.

Komikus satu ini mulai terjun ke sosial media sejak tahun 2015 dengan nama akun @sitankhi, karakter anak kecil yang gembul, berkaos biru, menggunakan popok dan ‘empeng’ kemana-mana ini memiliki sifat yang nyeleneh, suka berbicara tidak nyambung dan menyebalkan.

Yang khas dari komik strip milik Gata ini adalah penggunaan kata-kata gaul yang sering digunakan anak muda saat ini seperti bisa menjadi ‘sabi’, yuk menjadi ‘kuy’ dan yang paling unik, setiap di akhir panel komiknya dia selalu menulis kata ‘pyar’ sebagai ciri khas untuk komiknya.

Pada awal kiprahnya di Instagram, Tankhi telah menarik perhatian banyak orang. Tidak sampai setahun dia berhasil mendapat 43 ribu followers. Saat ini dia berhasil mengumpulkan 73,8 ribu followers dan yang menjadikan dirinya salah satu komikus paling populer saat ini.

Pria berusia 30 tahun ini mengaku memang menghasilkan cukup banyak dari karirnya sebagai komikus digital. Tidak hanya komiknya diterbitkan dalam bentuk kompilasi bersama komikus ternama lainnya, tapi dia juga sering mendapat endorsement dari banyak produk ternama seperti jam tangan Daniel Wellington sampai produk susu Frisian Flag. Dia juga menjual karakter Tankhi ini kedalam bentuk sticker karakter ‘LINE’ seperti Tahilalats dan Sijuki

Dari semua fakta ini, bisa dikatakan Gata berhasil mengumpulkan belasan juta rupiah setiap bulannya.

Baca Juga: Fakta Unik Bambang Hartono, Atlet Asian Games Tertua dan Terkaya Indonesia

Dedikasi Berbuah Hasil

Berawal dari hobi dan kecintaan dalam menggambar yang akhirnya membawa mereka kesuksesannya saat ini. Tapi tidak cuman cinta tapi dedikasi juga merupakan faktor pendukung utama. Para komikus di atas tidaklah serta merta menjadi populer seperti saat ini, ada banyak tantangan yang menghampiri seperti menghadapi hinaan terhadap karya mereka, kehabisan ide, meningkatkan kreativitas dan menjaga kualitas konten.

Untuk bisa mewujudkan itu semua tentu diperlukan dedikasi yang kuat dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap apa yang mereka lakukan. Nah, jika ingin sukses seperti mereka maka tingkatkanlah kualitas yang kamu miliki saat ini untuk semua pekerjaan yang sedang kamu lakukan saat ini. Kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja asal dibarengi dengan kerja keras dan dedikasi yang tinggi.

Baca Juga: 7 Pengacara Kondang Indonesia yang Bisa Jadi Inspirasimu