5 Tips Jitu Terhindar dari Pencurian Motor

Anda pasti pernah mendengar dan melihat berita kriminal kasus pencurian motor atau curanmor di berbagai media. Sungguh semakin mengkhawatirkan, karena pelaku tak segan-segan menggondol motor korban tanpa mengenal tempat dan waktu. Siang hari, jika itu ada kesempatan, kendaraan Anda bisa saja raib dalam sekejap.

Parahnya lagi, pelaku curanmor yang biasanya berkomplot kerap membawa senjata untuk memuluskan aksi mereka. Di mana lokasi sasaran mereka? Bukan hanya di tempat-tempat sepi, tapi juga mulai merambah ke tempat ramai, seperti parkiran motor atau mobil, dan lainnya.

Oleh karena itu, Anda harus lebih meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban pelaku kejahatan tersebut. Ada beberapa cara untuk menghindar atau mencegah curanmor:

Baca Juga: Musim Hujan Datang, Yuk Gunakan Asuransi Kendaraan

Anda Bingung Cari Kredit Mobil Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Kredit Mobil Terbaik! 

1. Hindari Parkir Liar, Pilih Parkir Resmi

Hindari Parkir Liar, Pilih Parkir Resmi
Hindari Parkir Liar, Pilih Parkir Resmi

Sekarang ini banyak sekali parkir liar dapat Anda jumpai. Di depan atau belakang pusat perbelanjaan, kawasan perkantoran, sekitar stasiun kereta api, dan masih banyak lainnya. Menjamurnya parkir liar tentu karena kebutuhan masyarakat untuk memarkirkan kendaraan dengan harga murah dibanding parkiran resmi dengan tarif per jam.

Karena alasan lebih murah, sebagian orang lebih memilih menitipkan kendaraan motornya di parkir liar. Apalagi kalau di parkir ini ada kebijakan tidak boleh kunci stang, supaya memudahkan keluar masuk motor. Di sinilah ‘ladang’ bagi para pelaku curanmor untuk melancarkan aksinya.

Sarannya, jangan kesampingkan keamanan kendaraan Anda hanya demi tarif parkir murah yang sebenarnya tidak terpaut jauh. Parkir motor Anda di tempat resmi sehingga keamanannya lebih terjamin, karena biasanya petugas parkir resmi akan meminta Anda menunjukkan STNK motor saat pengendara hendak keluar. Selain itu, ada kamera CCTV di area parkir sehingga gerak gerik orang mencurigakan dapat terpantau.

 

2. Pasang Pengaman Tambahan Pada Motor

Memasang kunci pengaman tambahan pada motor juga merupakan langkah tepat untuk mengantisipasi pencurian. Jenis alat pengaman ada berbagai macam, tergantung dengan kebutuhan Anda. Kunci ganda menjadi alat pengaman yang paling sering digunakan para bikers.

Kunci ini biasanya diletakkan di rem cakram pada ban motor sehingga akan menyulitkan pelaku untuk menggondol motor Anda dalam waktu singkat. Selain itu, Anda bisa saja memasang alat pelacak pada motor. Jika seburuk-buruknya sang pencuri berhasil membawa kabur motor Anda, alat pelacak ini akan memberi tahu Anda di mana posisi persis motor (setidaknya sebelum si pencuri sadar dan mencabut alat tersebut).

3. Jangan Tinggalkan Motor Pada Kondisi Gigi Netral

Tips selanjutnya adalah dengan mengatur persneling motor Anda pada posisi gigi 2 atau 3, jangan netral. Meskipun cara ini tidak lazim, namun tidak ada salahnya untuk mencoba teknik ini.

Baca Juga: Cara, Proses dan Biaya Mutasi Kendaraan Bermotor Tanpa Calo

4. Lepas Kabel Busi Motor

Namanya sedang mencuri, para pelaku biasanya terburu-buru dan didera rasa panik. Mereka cenderung tidak memerhatikan detail kecil yang ada di motor Anda, salah satunya kalau Anda sudah mencabut kabel busi motor. Saat pencuri hendak menyalakan motor, dan ternyata motor tidak menyala, tentu tingkat kepanikan mereka akan bertambah. Nah potensi gagal operasi makin besar dong, apalagi ada orang yang lalu lalang di lokasi kejadian. 

5. Hati-hati Parkir di Dekat Mobil Pickup

Hati-hati Parkir di Dekat Mobil Boks
Hati-hati Parkir di Dekat Pickup

Untuk beberapa kasus, para pelaku curanmor nekat sampai menggunakan mobil boks, pickup, dan sejenisnya untuk mengangkut motor curian. Jadi waspada jika hendak parkir di dekat mobil jenis seperti itu. Jika dirasa tidak meyakinkan, lebih baik cari tempat parkir lain.

Tingkatkan Waspada, Motor pun Aman

Penting bagi Anda untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan Anda. Anda pasti tidak mau kan kehilangan motor kesayangan, apalagi itu belum lunas kredit motornya. Oh ya, Anda juga bisa ikut serta asuransi kendaraan yang dapat menjamin kehilangan motor atau mobil Anda. Ingat pesan Bang Napi dulu, kejahatan bukan terjadi hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena adanya kesempatan. Maka waspadalah, waspadalah, waspadalah. Salam satu aspal!

Baca Juga: 6 Hal yang Harus Anda Cermati Saat Membeli Kendaraan Bermotor