6 Cara Mengatur Pendapatan Tambahan Anda

Pendapatan tambahan bisa datang dari berbagai sumber. Bisa jadi Anda bekerja paruh waktu (freelance) di samping pekerjaan pokok Anda. Atau bisa jadi bos Anda memberikan bonus karena performa kerja Anda yang meningkat. Pendapatan tambahan tersebut mungkin sangat menggiurkan untuk dihabiskan, baik untuk belanja, liburan maupun berpesta. Namun, alangkah lebih baik jika Anda mengatur pula penggunaannya agar dapat lebih efektif.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatur pemakaian pendapatan tambahan. Apa saja? Ini dia.

1. Buat Skala prioritas

 

Buat Skala Prioritas Via mygreatdays.wordpress.com

 

Mengatur pendapatan tambahan perlu dilakukan karena dikhawatirkan secara tidak sadar Anda akan menghabiskannya begitu saja. Terlebih di zaman sekarang, dengan banyaknya iklan dan promo produk dari perusahaan-perusahaan terkenal yang menimbulkan perilaku konsumtif di kalangan masyarakat. Untuk itu buat skala prioritas berdasarkan pemanfaatan uang dari yang paling penting dan mendesak hingga yang tidak mendesak.

Pertama, lunasi hutang jika Anda memilikinya, sekecil apa pun hutang tersebut. Melunasi hutang akan membuat hidup Anda lebih tenang. Kelebihan Anda membayar hutang diawal waktu adalah menumbuhkan kepercayaan di pihak yang meminjami Anda uang. Dengan begitu, jika lain waktu Anda ingin berhutang lagi, ia akan dengan mudah mengabulkannya.

Baca juga : Perlukah Seorang Financial Planner, dan Bagaimana Memilihnya?

 

2. Masukkan ke Rekening Tabungan

 

Masukan ke rekening bank Via Youtube.com

 

Sudah menjadi rahasia umum jika seseorang yang berpenghasilkan lebih baik untuk memiliki dua rekening: untuk tabungan dan operasional. Saat Anda mendapatkan pendapatan tambahan, lekaslah untuk memasukkannya ke rekening tabungan. Hal tersebut untuk mencegah Anda tergoda dan membelanjakannya untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu Anda butuhkan. Alangkah lebih baik lagi jika rekening tabungan Anda tidak difasilitasi dengan kartu debit. Sehingga akses untuk mengambilnya menjadi terbatas.

3. Jadikan Dana Tidak Terduga

Jadikan dana tak terduga Via sweetymoney.com

Kehidupan memang seringkali menyimpan misteri. Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan mengalami musibah atau kejadian luar biasa di luar dugaan dan kuasa Anda, misalnya kecelakaan mobil atau terkena wabah sakit. Dengan alokasi pandapatan tambahan untuk dana tidak terduga, akan membuat hidup Anda lebih tenang. Namun, jika Anda merasa bahwa dana yang disimpan terlalu banyak, Anda bisa memanfaatkannya untuk bepergian ke suatu tempat untuk menyegarkan pikiran. Atau bisa jadi Anda menggunakannya untuk biaya kursus dan mendalami hobi atau menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

4. Menjadikan Modal Usaha

menjadikan Modal Usaha Via siliconbeat.com

Mungkin Anda pernah berpikir ingin mencoba sesuatu yang baru dan memulai sebuah usaha mandiri. Jika benar, sekaranglah saatnya untuk mencoba. Namun, Anda juga perlu memahami usaha yang akan Anda jalani. Seringkali orang tidak serius memulai usaha dan hanya menjadikannya sebagai keisengan. Hal itu hanya akan menyia-nyiakan uang Anda. Jika sudah yakin, cari referensi lebih lanjut terkait usaha yang akan Anda mulai. Bisa juga Anda mengajak rekan untuk bekerja sama. Biasanya memulai usaha bersama akan lebih menguntungkan dan menyenangkan.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Orang Yang Punya Kestabilan Finansial

5. Menambah Investasi

Menambah Investasi Via putuputrayasa.com

 

Menjadikan penghasilan tambahan untuk memperkuat investasi adalah ide yang sangat bagus. Anda mungkin bisa menginvestasikannya dengan membeli emas. Misalkan Anda menginginkan perhiasan untuk Anda pakai. Namun, tentu perhiasaan nilainya tidak lebih besar dari investasi emas koin atau batangan. Selain itu, jika ingin mencoba tantangan,  Anda dapat beralih ke investasi yang lebih besar, misalnya obligasi, reksa dana, atau saham. Pahami keuntungan dan resiko yang akan Anda tanggung sebelum mengalokasikan dana Anda untuk berinvestasi.

 

6. Berbagi

Berbagi Via nancypolitan.wordpress.com

Mungkin selama hidup, Anda merasa belum memberikan apa-apa kepada orang tua atau saudara Anda. Untuk itu, Anda dapat memberikan sebagian penghasilan tambahan Anda untuk keluarga Anda. Bisa berupa uang tunai ataupun hadiah yang membuat mereka senang. Alangkah lebih baik jika hadiah yang Anda berikan memiliki nilai kegunaan. Selain itu, Anda juga bisa berbagi untuk sesama. Siapa bilang beramal membuat Anda miskin? Beramal justru akan membukakan pintu rezeki Anda. Perasaan Anda lebih bahagia dan lapang setelah berbagi.

Selain itu, beramal membuat Anda menjadi seorang yang tidak materialistis. Beramalah untuk orang-orang terdekat dan yang membutuhkan. Bisa dengan mengunjungi panti asuhan atau sekadar mengunjungi panti jompo. Atau jika ingin lebih praktis, Anda dapat memercayakan penghasilan tambahan Anda kepada badan amal yang terpercaya.

Baca juga: 5 Bisnis Online yang Paling Laku

Displinlah Dan Taati Alokasi Rencana Yang Dibuat

Yang paling penting disini adalah Anda harus disiplin mengatur dan menaati alokasi rencana yang dibuat. Ini berarti bukan Anda tidak boleh menikmati pendapatan tambahan Anda untuk bersenang-senang, namun lakukan semuanya dalam takaran yang tepat dan pas. Dengan begitu pendapatan tambahan Anda dapat, bisa Anda rasakan manfaatnya.

Selamat mencoba!