6 Jenis Pengeluaran Terbesar Bayi yang Harus Orang Tua Siapkan, Simak Tips Hematnya!

Menyambut kedatangan anggota keluarga baru menjadi momen yang paling membahagiakan dalam hidup. Namun sebelum menyambut kedatangannya, orang tua perlu menyiapkan pundi-pundi dana terlebih dahulu. Apalagi biaya pengeluaran untuk bayi bisa dikatakan cukup mahal, terutama di tahun pertama pertumbuhannya.

Bukan hanya biaya persalinan saja tapi ada beberapa jenis pengeluaran terbesar lainnya yang perlu dipersiapkan para orang tua. Dengan demikian, Anda bisa mengencangkan kondisi keuangan sejak dini agar kebutuhan bayi dapat terpenuhi.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Jenis Pengeluaran Terbesar Bayi

kebutuhan bayi
Pengeluaran terbesar bayi

1. Perabotan bayi

Bayi memiliki perlengkapan dan peralatan tersendiri yang tidak bisa disamakan dengan orang dewasa. Misalnya stroller untuk memudahkannya saat jalan-jalan dan perlengkapan makan yang lucu. Meski terkesan sepele, tetapi biaya yang dikeluarkan untuk membeli hal tersebut tidaklah sedikit. 

Ambil salah satu contoh yaitu stroller yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah per unitnya. Lumayan mahal, bukan? Tapi untungnya, sekarang sudah ada tempat penyewaan stroller bayi sehingga Anda tidak perlu lagi membeli.

Beli atau menyewa tetaplah sebuah pilihan para orang tua yang harus disepakati bersama. Namun, tetap saja orang tua harus menyiapkan dananya dari sekarang.

2. Kebutuhan sehari-hari

Selanjutnya adalah popok, minyak hangat, bedak, dan lain sebagainya yang tidak boleh sampai terlewat. Harga per produknya memang tidak mahal. Akan tetapi bila dikalkulasikan dalam sebulan, maka totalnya bisa mencapai jutaan rupiah juga.

Ada baiknya untuk menyetok kebutuhan sehari-hari bayi di rumah. Tujuannya tak lain untuk menghemat, sebab semakin banyak produk yang dibeli, maka harga per produknya akan semakin murah. Untuk itu, pilihlah di toko bayi yang grosiran untuk mendapatkan harga murah.

Tetapi sebelum membeli, Anda perlu mencatat daftar kebutuhan sehari-hari bayi secara terperinci. Dengan demikian, persediaan yang dibeli tidak terkesan mubazir dan membuat rumah kelihatan padat atau penuh.

Baca Juga: Bikin Melongo, Segini Biaya Ikut Program Bayi Tabung demi Punya Anak

3. Pakaian

Pakaian yang dibutuhkan bayi tak kalah banyaknya dengan orang dewasa. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan bayi yang masih suka mengompol atau muntah yang membuatnya harus sering gonta-ganti pakaian. Selain untuk mencegah masuk angin, mengganti pakaian secara teratur juga akan menjauhkannya dari berbagai kuman penyakit dan membuat tubuhnya selalu bersih.

Mengingat tumbuh kembang bayi lumayan cepat, sebaiknya belilah pakaian yang ukurannya sedikit lebih besar. Ketika usia bayi bertambah beberapa bulan, setidaknya bayi masih bisa memakai baju lama. Jadi Anda tidak perlu membeli baju baru ketika usianya bertambah. Jadi, uang yang seharusnya dipakai untuk membeli pakaian baru bisa dialihkan untuk membeli asupan bayi. 

4. Asupan bayi

Jika dibandingkan dengan makanan olahan, ASI tetap menjadi makanan terbaik untuk bayi. ASI kaya akan vitamin dan nutrisi terbaik yang akan membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan bila Anda menawarkan asupan lain untuk meningkatkan kesehatan bayi, terutama bila usianya sudah menginjak 6 bulan ke atas.

Asupan ini tentu harus mengandung vitamin dan protein tinggi. Satu hal yang tak kalah penting, asupan harus mudah dicerna oleh perut bayi. Harga per produk asupan bayi sudah pasti tidak murah. Anda juga harus membelinya di toko khusus untuk menghindari adanya produk palsu dan sudah expired.

5. Mainan 

Siapa bilang anak bayi tidak bisa merasa bosan? Bayi bosan biasanya akan meluapkan perasaannya dengan berbagai sikap rewelnya atau bahkan menangis. Agar bayi tetap terhibur, coba sediakan berbagai jenis mainan di sekelilingnya. 

Selain menghibur, mainan yang dibeli sebaiknya mampu merangsang semua fungsi indera bayi itu sendiri. Misalnya piano mainan yang dapat merangsang indera pendengaran. Mainan yang dibeli sudah pasti harus aman, sehingga tidak membahayakan kondisi kesehatan bayi. 

Adapun mainan seperti plastisin sebaiknya tidak diberikan kepada bayi. Mainan ini belum cocok untuk usianya yang masih terlalu muda. 

6. Alat-alat mandi

Keperluan mandi si bayi juga tidak kalah penting. Selain sampo, sabun, minyak hangat, dan krim anti ruam, Anda juga harus menyiapkan mainan air, bath up, dan lotion untuk bagi. Pada umumnya perlengkapan atau peralatan khusus bayi harganya lebih mahal karena produk-produk tersebut memang dibuat dengan bahan khusus yang aman untuk bayi.

Untungnya, Anda tidak perlu membeli semua alat-alat mandi ini untuk menunjang kebutuhan bayi. Cukup sediakan alat-alat yang paling dibutuhkan saja untuk menghindari terjadinya pemborosan. Tetapi, perhatikan kualitas alat mandi yang dibeli. Pastikan produknya berkualitas agar masa pakainya juga jauh lebih lama.

Baca Juga: Hitungan Biaya Penting Dari Masa Kehamilan Sampai Pasca Melahirkan

Tips Menghemat Pengeluaran Bayi

kebutuhan bayi
Tips menghemat pengeluaran kebutuhan bayi

1. Survei harga

Coba lakukan survei terhadap harga peralatan bayi. Mulai dari stroller, mainan, dan lain sebagainya. Survei akan membantu Anda untuk mendapatkan harga termurah karena sebelum membeli, harga per peralatan sudah dibandingkan terlebih dahulu.

Ada banyak toko yang menjual peralatan bayi. Kunjungilah beberapa toko sekaligus, lalu tanyakan harga peralatan yang dibutuhkan. Jika memungkinkan, Anda juga bisa membeli produk secara online karena harganya bisa jauh lebih murah daripada membeli langsung di toko.

2. Hindari membeli pakaian berlebihan

Orang tua manapun pasti ingin anaknya tampil cute saat masih bayi. Tapi, bukan berarti boros saat membeli pakaian. Tetap pertimbangkan situasi ke depannya karena pakaian yang dibeli sekarang belum tentu muat bila dipakai beberapa bulan kemudian.

Apalagi seperti yang diketahui, tren pakaian bayi juga mengalami perubahan. Sebaiknya beli pakaian yang benar-benar bayi butuhkan agar pengeluaran tidak membengkak.

3. Manfaatkan barang bekas

Jika ada barang bekas yang masih layak pakai, jangan ragu untuk menggunakannya kembali. Apalagi kalau bayi yang sekarang adalah anak kedua. Anda bisa memanfaatkan pakaian atau barang-barang kakaknya dulu untuk sekarang ini sebelum akhirnya membeli yang baru. 

Memakai barang bekas tidak seburuk yang dibayangkan. Apalagi kalau barang tersebut memang cocok dikenakan oleh sang bayi. 

Menyambut si Buah Hati Butuh Persiapan yang Matang

Menyambut kehadiran si buah hati memang tidak murah. Dibutuhkan biaya yang besar agar semuanya berjalan lancar dan terpenuhi dengan baik. Maka dari itu, persiapkan dana sejak dini agar semua kebutuhan bayi dapat dipenuhi secara komplit. Jangan ragu untuk melakukan survei beberapa bulan sebelum bayi lahir untuk memperkirakan jumlah biaya yang akan dihabiskan untuk menyambut kehadirannya.

Baca Juga: Dear Mom, Intip 6 Cara Anti Boros ini saat Memenuhi Kebutuhan Si Buah Hati