6 Mitos dalam Investasi yang Tidak Boleh Kamu Percaya

Trend melakukan investasi sedang booming akhir-akhir ini. Hal tersebut karena gencarnya pemberitaan investasi yang bisa menghasilkan keuntungan berlebih di masa nanti. Apalagi investasi adalah salah satu medium untuk mengatasi inflasi yang setiap tahun terus meningkat. Oleh sebab itu, mulai muncul produk-produk investasi terjangkau yang bisa dibeli oleh banyak orang. Salah satunya adalah reksa dana yang investasinya bisa dimulai dari Rp100.000.

Begitu menariknya produk investasi tersebut, apakah Anda sudah memulai investasi? Bagi yang belum dan hanya tertarik, pasti sudah coba cari-cari informasinya di internet. Bagaimana cara melakukan investasi dan berapa keuntungan yang bisa didapatkan selama setahun atau sebulan. Bahkan ada mitos-mitos terkait investasi yang membuat Anda takut untuk memulainya. Padahal belum tentu mitos itu benar. Lalu, apa saja mitos-mitos tersebut? Simak ulasan berikut.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Investasi sangat Berisiko

  Tinggi Risiko

Banyak orang yang bilang bahwa investasi sangat berisiko tinggi. Kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan berlimpah hanya isapan jempol belaka. Padahal, hal tersebut tidaklah benar. Risiko dalam investasi beragam sesuai dengan produknya. Investasi menggunakan asas high risk high taker. Semakin banyak keuntungannya, semakin besar risikonya.

Misalnya, produk investasi yang memiliki risiko tinggi adalah saham, tapi keuntungannya juga besar. Sedangkan jika Anda mau aman dan risikonya rendah, cobalah produk investasi reksa dana. Namun keuntungan reksa dana tidak akan setinggi investasi saham.

2. Semua Uang akan Habis

Menghabiskan uang  

Ada yang bilang kalau investasi, semua uang yang dimiliki atau yang diinvestasikan bisa lenyap semuanya. Ini sama sekali tidak benar. Uang yang diinvestasikan tidak akan benar-benar habis, yang ada meningkat. Kecuali, apabila Anda menggunakan produk investasi bodong yang menipu. Oleh sebab itu, periksa terlebih dahulu produk investasi yang akan digunakan. Jangan sampai terjerumus ke investasi bodong.

Baca Juga: Investasi Emas di Tokopedia dan Bukalapak, Mana yang Lebih Murah?

3. Prosedur Investasi Terlalu Rumit

  Prosedur investasi rumit

Sebelum memulai, mana mungkin tahu caranya. Mungkin kutipan tersebut cocok untuk membantah mitos bahwa investasi itu sulit dan ribet dilakukan. Hal yang mungkin bisa Anda lakukan adalah dengan membuktikannya sendiri. Cobalah memulai investasi. Ini karena cara melakukan investasi tidak sesulit yang dipikirkan. Cobalah tanya orang yang sudah memulai investasi terlebih dahulu. Selain itu, sekarang banyak juga produk investasi yang bisa dilakukan secara online.

4. Terlalu Makan Banyak Waktu

  menghabiskan banyak waktu

Ada juga mitos bahwa investasi memakan banyak waktu. Keuntungan investasi datang dalam waktu yang sangat lama. Hal ini bisa saja terjadi apabila Anda hanya menginvestasikan sedikit dari uang. Misalnya, investasi hanya Rp100.000 dalam reksa dana. Untuk mendapatkan keuntungan hingga Rp1 juta tentunya memakan waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu, banyaknya keuntungan juga ditentukan oleh banyaknya uang yang diinvestasikan. Makin banyak yang diinvestasikan, makin banyak keuntungannya.

5. Harus Paham Benar-Benar Baru Boleh Investasi

  memahami investasi

Sebelum memulai investasi, ada yang bilang harus benar-benar soal seluk beluk investasi. Padahal, bagaimana akan paham kalau tidak ada praktiknya. Oleh sebab itu, mulailah investasi. Learning by doing lebih baik daripada tidak memulai sama sekali. Baca-baca soal investasi dan bertanya pada orang yang sudah memulainya bisa menjadi modal pengetahuan dari investasi. Apalagi di internet banyak tutorial memulai investasi dari investor-investor yang sudah berhasil.

6. Perlu Modal yang Banyak

  perlu modal besar

Untuk memulai investasi dibutuhkan uang yang banyak. Misalnya, untuk deposito dibutuhkan dana awal sebesar Rp10 juta. Hal tersebut yang banyak membuat orang enggan untuk memulai investasi. Padahal, ada produk-produk investasi yang tidak memerlukan modal besar untuk memulainya. Misalnya reksa dana.

Baca Juga: Tips Jitu Investasi Reksa Dana bagi Para Pemula

Jangan Percaya Mitos, Coba Mulai Investasi

Daripada percaya pada mitos-mitos yang kebenarannya sangat diragukan, lebih baik mencoba sendiri. Apalagi mitos-mitos tersebut sudah dibuktikan ketidakbenarannya. Oleh sebab itu, mulai investasi dari sekarang agar keuntungannya lebih banyak. Ini karena sahabat investasi adalah waktu.

Baca Juga: Mantul, Transaksi Jual Beli Bitcoin Sudah Legal di Indonesia