6 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Menjadi Freelancer

Kamu berencana berhenti dari pekerjaan saat ini dan menjadi freelancer atau mengembangkan bisnis kamu sendiri?. Dapat dikatakan langkah itu cukup berani. Bagaimanapun juga menjadi freelancer atau pekerja lepas untuk bekerja sesuai keinginan di bidang lain patut diacungi jempol. Karena kamu akan punya kesempatan untuk mengembangkan diri lebih luas dibanding kerja kantoran dan tak terikat jam kerja.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, bahwa memutuskan untuk menjadi pekerja freelance akan mempengaruhi keadaan ekonomi kamu. Untuk membuat langkah mulus ke depan menggapai karir baru menjadi pekerja freelance. Ada baiknya kamu menjawab lima pertanyaan berikut ini sebelum memutuskan pilihan hidup tersebut.

1. Berapa Uang yang Harus Kamu Simpan?

Persediaan Uang

Persediaan Uang via travelnoire.com

 

Jika tak punya sumber pendapatan lain setelah berhenti kerja kantoran, perkirakan dulu berapa lama tabungan kamu akan bertahan. Apa sudah siap memenuhi kebutuhan tiga bulan berikutnya ketika mulai bekerja sebagai freelancer tanpa penghasilan yang tetap? Atau apakah tabungan itu bisa menghidupimu selama enam bulan ke depan? Tentu saja semakin banyak uang yang bisa disimpan, maka semakin sedikit resiko finansial akan menerpa.

Bayangkan ketika kita memutuskan untuk menjadi seorang pekerja lepas tanpa persiapan apapun. Tentu kesulitanlah yang akan terus datang. Dengan tabungan yang cukup, kamu tentu tak perlu menjadi beban orang lain atau keluarga ketika mengambil keputusan itu. Beberapa ahli keuangan pribadi bahkan menyarankan untuk memiliki simpanan senilai kebutuhan hidup untuk tiga sampai enam bulan jika kamu memutuskan bekerja sebagai freelancer.

 

Baca Juga: 7 Jenis Pekerjaan Freelance Terpopuler

2. Berapa Budget Minimum Kamu?

Berapa Banyak Budget?

Berapa Banyak Budget? via presscdn.com

 

Tanyakan pada diri kamu sendiri, berapakah bujet minimum bulanan yang harus dipersiapkan untuk membayar kebutuhan kamu. Kebutuhan itu bukan hanya masalah makan saja, tetapi juga termasuk kewajiban finansial lain seperti utang, pajak, kredit yang harus dibayar setiap bulan dan sebagainya.

Jumlah uang yang kamu butuhkan selama sebulan itu, lalu dijumlahkan lalu dikalikan enam (bulan). Nah, jumlah uang itulah yang harus kamu miliki sebagai simpanan jika ada kejadian yang tak terduga. Dengan cara ini, rencana masa depan menjadi pekerja freelance akan aman tanpa harus khawatir dengan masalah keuangan yang sewaktu-waktu bisa datang.

 

3. Kamu Punya Penghasilan Pasif?

Sewa Mobil

Sewa Mobil via teropongbisnis.com

 

Cara lain untuk melancarkan proses kamu menjadi pekerja lepas yang sukses adalah mempunyai penghasilan pasif. Kenapa? Karena hal itu bisa dilakukan dengan cukup bermodalkan sedikit uang dan sedikit usaha sehingga tak perlu menyita fokus pekerjaanmu. Perhatikan setiap detail keuangan dan aset yang dimiliki, temukan barang apa yang bisa dijadikan modal untuk mendapatkan pendapatan pasif.

Sebagai contoh, mungkin kamu punya mobil nganggur yang jarang dipakai untuk kegiatan sehari-hari. Untuk membantu pemasukkan, kamu bisa mulai menyewakannya sehingga ada pendapatan lebih. Selain itu, bila memiliki sejumlah tabungan yang siap diinvestasikan dalam bentuk saham atau reksadana? Coba saja untuk mengambilnya.

Baca juga: 10 Cara Mudah Mendapat Penghasilan Pasif

4. Kamu Siap Bekerja Sampai Malam?

Waktu Kerja Lama

Waktu Kerja Lama via careerealism.com

 

Berapa waktu yang akan kamu alokasikan untuk bekerja? Apa kamu siap bangun dari pagi hingga petang untuk membangun bisnis kamu? Kalau masih bekerja kantoran, normalnya kita bekerja selama 8 jam. Namun, ketika sudah memutuskan menjadi freelancer, itu akan berubah.

Karena di awal bekerja menjadi freelance, kamu harus aktif mencari klien. Hal itu tidak mudah dan butuh dedikasi yang tinggi, dari segi waktu dan tenaga. Pertimbangkan apakah setiap usaha yang akan dilakukan nanti memang pantas dengan pendapatan yang akan didapat.

5. Apa Kamu Punya Rencana Keuangan Lain?

Rencana Lain

Punya Rencana Lain via goldfarbluu.com

 

Apa yang terjadi jika rencana pertama kamu menjadi freelancer atau mengembangkan bisnis baru gagal? Apa kamu punya rencana lainnya? Apa kamu punya rencana finansial pula untuk mendukung rencana lain itu? Khusus untuk pertanyaan terakhir, jawabannya harus punya! Untuk itu, kamu juga perlu menyiapkan alokasi uang untuk mendukung kemungkinan rencana yang diinginkan gagal.

Kenapa? Lebih baik mempersiapkan sejak awal sebelum kejadian terburuk terjadi bukan?

Baca juga: Inilah 6 Sifat Buruk yang Harus Dihindari Pekerja Baru

Sudah Yakin? Lakukan!

Nah, apakah kamu siap menjadi pekerja freelance atau mengembangkan jaringan bisnis kamu sendiri?. Jika kamu sudah yakin dengan keputusan itu dan bisa menjawab lima pertanyaan di atas dengan matang. Maka lakukanlah! Cermat dan bijaklah dalam mengambil keputusan.