6 Tipe Traveling bagi Traveller Minim Budget, Kamu Termasuk Tipe yang Mana?

Traveling ibaratkan makanan, selalu punya tipe dan varian rasa masing-masing. Ada yang suka travel sendirian, ada juga yang lebih suka beramai-ramai. Apapun tipe traveling kita, semuanya balik lagi kepada kondisi keuangan.

Bagi yang memiliki budget minim, traveling bukanlah kegiatan yang mengasyikkan saat liburan tiba. Padahal, traveling tidak selalu menguras dompet. Ada cara yang dapat dilakukan untuk menghemat budget, yaitu dengan menentukan tipe traveling masing-masing.

Dari 6 tipe traveling di bawah, kamu termasuk tipe yang mana? Simak penjelasannya baik-baik!

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Backpacker, bagi yang bermodal minim tapi penasaran dengan tempat-tempat baru

backpacker

Jika kamu ingin pergi ke suatu pulau dan sadar hal ini akan menghabiskan banyak uang, kamu harus mencoba traveling ala backpacker yang dapat memangkas 30% - 40% dari biaya traveling yang sebenarnya. Tidak hanya pulau, tapi juga kota dan negara.

Jika kamu dan temanmu kebetulan menyukai tempat yang sama, kamu bisa mengajak mereka untuk backpacker demi menghemat biaya. Setelah itu, kamu dan temanmu cukup menentukan tanggal pergi dan pulang beserta tempat menginap untuk mengetahui akumulasi biaya yang harus dibayarkan per orang.

Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Indonesia Ini Jadi Tempat Liburan Tamu IMF-Bank Dunia, Mana Saja?

2. Traveller Gratisan, memanfaatkan seluruh fasilitas gratis termasuk tempat tinggal

Traveler gratis

Memang ada traveling gratisan? Ada, tapi tidak seluruhnya gratis. Traveller tersebut harus menyiapkan uang untuk membeli tiket pesawat dan mencukupi kebutuhannya selama traveling, tapi jumlahnya tidak sebanyak backpacker.

Istilah traveller gratisan cocok untuk kamu yang suka jalan-jalan sendirian. Nah, fasilitas gratis yang dapat kamu manfaatkan berupa tempat penginapan melalui website Couchsurfing. Website ini diisi oleh orang-orang yang siap menjadi host family kamu selama liburan. Jika beruntung, kamu bisa mendapat tempat penginapan yang bagus, malah lebih bagus dari hotel.

3. The Collector, yang suka menjelajah dan memiliki daya ingat yang sangat tajam

The Collector

Tipe yang satu ini suka menjelajah kota maupun negara yang belum dikunjungi, tapi dengan budget yang terbatas. Caranya dengan menerapkan trik-trik khusus untuk bisa traveling sehemat mungkin, seperti mencari tiket penerbangan murah, akomodasi murah, sampai memanfaatkan reward kartu kredit untuk mendapatkan promo.

Selain hemat, traveller tipe ini juga sangat unik karena memiliki daya ingat yang sangat tajam. Mereka mampu mengingat seluruh tempat yang dikunjunginya secara detail.

4. Travel Agency, untuk orang yang tidak suka ribet, setor uang dan terima bersih

travel agency

Traveller yang tidak mau ribet mengatur urusan tiket, penginapan, dan destinasi wisata yang akan dikunjungi lebih suka memakai jasa travel agency. Jika apa yang dikatakan travel agency tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, traveller dapat mengajukan komplain dan meminta pertanggungjawaban kepada travel agency yang bersangkutan.

Meskipun biaya yang dihabiskan lewat travel agency kadang-kadang lebih mahal, tapi dengan adanya promo yang ditawarkan, maka biaya traveling jauh lebih murah. Apalagi jika kamu mampu mengajak sanak saudara untuk traveling bersama.

5. Open Trip, dengan cara mengumpulkan beberapa traveller menuju destinasi yang sama

open trip

Tipe open trip hampir sama dengan backpacker. Perbedaannya ada pada jumlah orang yang pergi traveling. Jumlah orang dalam open trip jauh lebih banyak, yakni 10 – 20 orang per trip, sehingga biaya yang dihabiskan dapat dipangkas semaksimal mungkin.

Selain murah, kamu memiliki kesempatan untuk bertemu orang-orang baru yang memiliki minat dan hobi yang sama dalam open trip ini. Jika kamu membutuhkan partner untuk traveling, setidaknya kamu dapat mengajak teman barumu untuk melakukan perjalanan bersama.

6. Spontan Traveller, bagi yang suka bepergian secara mendadak tanpa planning yang jelas

Spontan Traveller

Jika traveller pada umumnya merencanakan kegiatan traveling secara detail, berbeda dengan tipe ini. Mereka lebih suka bepergian secara mendadak. Ketika keinginan traveling datang, kurang dari 1 minggu, keinginan ini akan terwujud.

Meskipun tanpa perencanaan yang matang, tipe ini dapat menghemat biaya hingga sekecil mungkin. Caranya dengan menginap di hostel atau di rumah teman, sehingga mereka tidak mengeluarkan biaya apapun untuk penginapan.

Baca Juga: 5 Daftar Destinasi Wisata Menarik Di Gorontalo

Memilih Tipe Traveling yang Sesuai dengan Kondisi Keuangan

Dari 6 tipe traveling di atas, pilihlah salah satu tipe yang paling sesuai dengan kondisi keuanganmu saat ini. Meskipun ke-6 tipe di atas sama-sama low budget, tapi dengan memilih tipe yang paling tepat, setidaknya uang yang dihabiskan sebanding dengan apa yang kamu inginkan dari sebuah traveling.

Baca Juga: Tempat Wisata di Bangka Belitung Ini Bikin Betah Liburan, Apa Saja?