6 Tips Jitu agar Cermat Dapatkan Asuransi Kesehatan

Salah satu produk asuransi yang paling krusial, tapi sering diabaikan orang adalah asuransi kesehatan. Orang baru sadar setelah dalam kondisi sakit dan biaya seolah tak ada habisnya. Bahkan, situasi tersebut memaksa penderita harus merelakan menjual aset yang dikumpulkannya bertahun-tahun.

Itulah mengapa miliarder sekelas Bill Gates sendiri pun sampai sedemikian khawatir dengan orang yang tidak punya asuransi kesehatan. Sebab saat orang tersebut sakit, bahkan komputer yang notabene perangkat pendukung produk Microsoft buatan Bill Gates pun bisa terjual untuk menutup biaya pengobatan.

Nah, pertanyaannya kapan dan bagaimana cara memilih produk asuransi kesehatan yang baik? Apakah produk BPJS Kesehatan saat ini sudah cukup atau perlu mengambil produk asuransi swasta?

Produk asuransi sebenarnya disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan Anda. Sifat BPJS Kesehatan adalah wajib. Jika Anda merasa BPJS masih kurang sesuai dengan kebutuhan, produk asuransi swasta bisa jadi tambahan proteksi. Tentunya dengan mempertimbangkan berbagai hal berikut ini.

Baca Juga: Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya

1. Ambil Produk Asuransi Kesehatan Ketika Berada dalam Kondisi Sehat

Memilih Asuransi Kesehatan
Ilustrasi Fitur-Fitur Asuransi Kesehatan

Banyak orang menggunakan pola pikir terbalik dalam mengambil produk asuransi kesehatan. Mereka baru sadar mengambil produk asuransi kesehatan saat sudah mulai sakit, apalagi kalau sakitnya dipengaruhi faktor usia atau riwayat penyakit menahun.

Ingat, perusahaan asuransi hanya melindungi kesehatan Anda saat polis mulai diambil. Jadi, kalau Anda ambil produk saat sudah sakit-sakitan, tentu saja riwayat sakit yang dialami dan terjadi pada masa yang akan datang bisa jadi masuk dalam pengecualian yang tidak dilindungi produk asuransi kesehatan. Jadi, saat sehat justru Anda harus berpikir akan sakit dan mengambil proteksi agar maksimal hasilnya.

2. Makin Tua Saat Mengambil Asuransi Kesehatan, Makin Mahal Biayanya

Usia Peserta Asuransi
Ilustrasi Usia Lanjut

Biaya pengobatan berbanding lurus dengan usia. Artinya, makin lanjut usia, makin besar biaya pengobatan. Perusahaan asuransi juga menggunakan prinsip seperti itu. Semakin tua usia Anda ikut program asuransi kesehatan, semakin mahal juga premi yang harus Anda bayarkan.

Ikut program asuransi kesehatan sejak usia di bawah 30 tahun tentu jauh lebih hemat dibandingkan premi yang harus dibayarkan jika baru ikut pada usia 40 tahun. Secara fisik, kondisi tubuh orang yang berusia 40 tahun ke atas mulai rawan terhadap gangguan kesehatan, seperti risiko kardiovaskular akibat akumulasi gaya hidup dan daya tahan tubuh yang mulai melemah. Kalau ingin berhemat dengan hasil maksimal, pastikan ambil produk asuransi kesehatan sekarang juga.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

3. Pastikan Sudah Paham Mekanisme Rawat Inap dengan Asuransi

Kamar Asuransi Kesehatan
Ilustrasi Kamar di Rumah Sakit

Mahalnya biaya rawat inap membuat perusahaan asuransi membuat ketentuan yang sangat detail mengenai syarat dan kondisi yang harus dipenuhi. Pahami ketentuan ini dengan baik sebelum Anda mengambil produk asuransi agar nanti tidak menyesal kalau sampai terjadi gagal klaim atau syarat klaim yang susah dipenuhi saat mengalami risiko rawat inap.

Kondisi yang perlu diperhatikan adalah:

  • Berapa lama rawat inap tersebut.
  • Kapan bisa melakukan klaimnya.
  • Minimal berapa jam di ruang UGD.

Jika Anda memiliki perlindungan kesehatan dari kantor atau yang lainnya, penting juga mempelajari ketentuan kuitansi klaim, apakah harus asli atau bisa copy legalisir. Pelajari dengan baik bagian ini agar Anda tidak repot dalam mengurusnya nanti seandainya mesti dirawat inap.

4. Pahami Mekanisme Klaim Ganda Kalau Punya Lebih dari Satu Asuransi

Menggunakan Banyak Asuransi
Ilustrasi Proteksi Asuransi

Seperti diulas di atas, jika Anda memiliki perlindungan kesehatan dari kantor atau yang lainnya, penting juga mempelajari ketentuan kuitansi klaim. Pastikan apakah perusahaan asuransi Anda bisa memberikan manfaat klaim ganda di mana perusahaan asuransi tersebut mau menerima kuitansi legasilir. Sebab tidak semua perusahaan asuransi memiliki manfaat tersebut.

Sistem klaim ganda ini sangat menguntungkan bagi peserta program asuransi agar setiap biaya yang timbul untuk perawatan kesehatan Anda semuanya bisa ditanggung perusahaan-perusahaan asuransi yang Anda miliki polisnya.

Jika harus ambil produk asuransi kesehatan di luar kantor, manfaat klaim ganda ini sebaiknya menjadi syarat mandatory (wajib) yang harus didapatkan agar tidak rugi mengambil banyak asuransi.

5. Pilih Asuransi Murni agar Premi Murah dengan Hasil Maksimal

Asuransi Kesehatan Murni
Ilustrasi Asuransi Kesehatan Murni

Saat ini produk asuransi sudah berkembang sangat variatif. Mulai dari asuransi plus tabungan (biasanya dalam bentuk asuransi plus tabungan pendidikan) sampai dengan asuransi yang memiliki manfaat tambahan sebagai investasi. Anda harus paham setiap karakteristik produk, khususnya asuransi yang sekaligus memiliki fitur investasi atau biasa disebut unit link.

Jika Anda ingin berhemat dengan hasil maksimal khusus untuk proteksi kesehatan, mempunyai asuransi kesehatan murni akan lebih murah preminya dibandingkan dengan asuransi unit link. Dan bila tujuannya sekaligus untuk investasi, Anda sebaiknya mengambil produk investasi terpisah.

Namun sebenarnya, jika mencermati beberapa produk, ada juga yang nilai preminya sama dengan asuransi unit link, tapi manfaatnya lebih besar di asuransi kesehatan murni. Jadi, kuncinya anda harus teliti membandingkan produk dari sisi biaya premi dan manfaat yang didapatkan.

6. Buat List, Produk Asuransi Kesehatan Apa yang Paling Cocok

Daftar Asuransi
Ilustrasi Daftar Asuransi

Karena asuransi kesehatan merupakan produk keuangan jangka panjang dan baru akan dirasakan manfaatnya manakala Anda mengalami musibah sakit, harus dipertimbangkan dengan cermat sebelum mengambil produk ini. Pahami kebutuhan Anda misalnya apakah hanya rawat inap saja ataukah semua perlindungan akan diambil.

Kemudian lakukan perbandingan produk agar mendapatkan hasil maksimal dengan biaya terjangkau sehingga memudahkan Anda menyesuaikan dengan anggaran bulanan. Pertimbangkan juga jangan sampai terjebak produk murah, tapi mengabaikan kredibilitas perusahaan asuransi. Anda bisa repot nanti saat proses klaim.

Jika tidak punya waktu atau takut salah ambil produk, tak ada salahnya menggunakan jasa pihak ketiga seperti broker asuransi untuk berkonsultasi mendapatkan produk terbaik sesuai kebutuhan.

Baca Juga: 9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat

Asuransi Kesehatan, Banyak Manfaatnya, Pahami Detail Produknya

Salah satu rencana keuangan jangka panjang yang harus dimiliki, khususnya bagi keluarga baru adalah produk asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan akan membantu nasabah untuk membayar semua kebutuhan biaya dokter, obat-obatan, rawat inap, sampai dengan tindakan operasi saat terjadi risiko.

Jika sewaktu-waktu jatuh sakit, perusahaan asuransilah yang akan menanggung biaya pengobatan sesuai dengan kontrak atau kesepakatan. Memilih produk asuransi yang tetap sesuai kebutuhan seperti ulasan di atas akan membantu nasabah mendapatkan hasil terbaik dengan biaya terjangkau.

Baca Juga: BPJS dan Asuransi Kesehatan Swasta, Siapa yang Terbaik?