7 Fakta Tentang Uang dan Kebahagiaan

“Memiliki uang yang banyak dan hidup bahagia”, barangkali ini adalah gambaran tujuan hidup ideal yang dimiliki oleh sebagian besar orang. Namun, “uang yang banyak” merupakan sebuah nilai yang relatif dan akan berbeda pada setiap orang, di mana nilai ini akan menimbulkan efek dan juga kualitas yang berbeda pula bagi mereka.

Sebagian besar orang akan berjuang sepanjang hidupnya untuk mendapatkan uang, meski sebenarnya jumlah uang yang dimilikinya telah lebih dari cukup untuk memenuhi segala kebutuhannya bersama keluarga. Namun, sebagian besar orang dengan pemikiran seperti ini seolah mengalami kesulitan untuk menikmati uang yang telah dihasilkannya dengan susah payah tersebut, di mana orang tersebut justru sibuk dan menghabiskan waktu untuk mencari, mencari, dan mencari uang lebih banyak lagi.

Sementara di lain sisi, beberapa orang lainnya menjalani hidupnya dengan bahagia bersama dengan sejumlah masalah keuangan yang kadang-kadang menghadang di akhir bulan pada saat menjelang tanggal gajian. Mereka tetap santai dan menikmati setiap waktu dengan cara mengoptimalkan segala potensi yang mereka miliki. “Uang tidak pernah cukup, namun hidup harus tetap bahagia”, begitu kira-kira pemikiran yang terdapat pada orang-orang ini.

Tentu saja terdapat perbedaan pandangan yang sangat jauh atas dua kelompok orang di atas, namun pada dasarnya keduanya menggambarkan bahwa uang tidak selalu menjamin kebahagiaan bukan?

Pada dasarnya, setiap orang harus memiliki dan berjuang untuk sebuah pandangan hidup yang cerdas mengenai uang dan kebahagiaan, di mana akan sangat ideal jika kedua hal ini bisa berjalan dan dilaksanakan dengan cara bersamaan. Lakukan beberapa poin di bawah ini, untuk mencapai kedua hal tersebut dengan baik.

Baca Juga: Ingin Kaya Raya? Lakukan 12 Cara Hemat Ini!

1. Gunakan dengan Bijak

Belanjakan Uang dengan Bijak

Belanjakan Uang dengan Bijak via huffpost.com

 

Ketika seseorang berjuang untuk mengumpulkan uang, maka akan sangat wajar jika orang tersebut melakukan sejumlah penghematan terhadap pengeluaran yang dilakukannya. Namun sampai kapan?

Dalam beberapa kejadian, kita bisa menemukan orang yang keberatan atau merasa sayang untuk menggunakan sejumlah uangnya, meskipun itu untuk kebutuhannya pribadi. Orang dengan pola pikir seperti ini akan sulit menikmati hidupnya atau bahkan sekedar menikmati sedikit dari hartanya. Dia akan sibuk menimbun dan menimbun harta tersebut, tanpa sempat merasakan ataupun menikmatinya.  

Jangan bersikap terlalu pelit dan berlebihan dalam mengontrol uang yang kita miliki, keluarkan sejumlah dana untuk melakukan investasi ataupun sekedar untuk membuat kita senang dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan dan membuat kita bahagia tentunya.

2. Hindari Kecemasan Berlebihan

Hindari berbagai hal mengenai keuangan yang bisa menimbulkan kecemasan di dalam diri kita, salah satunya adalah berutang. Hal ini akan menyita pikiran dan berpotensi menimbulkan stress. Karena itu, biasakan hidup hemat dan juga memiliki rencana keuangan yang tepat.

Lakukan investasi hanya pada instrumen yang kita pahami, tidak rumit dan juga memiliki risiko yang kecil. Rencanakan keuangan dengan matang, pertimbangkan keseimbangan setiap pos yang akan disusun di dalamnya. Hal ini akan membantu kita lebih mudah dan simpel dalam menjalankannya.

3. Hindari Kecemburuan

Jauhi Perasaan Cemburu

Jauhi Perasaan Cemburu via img.com

 

Keberhasilan orang dalam keuangan seringkali menjadi sebuah pikiran yang menimbulkan kecemburuan bagi banyak orang. Hal ini banyak terjadi, terutama di sebuah lingkungan kerja dan juga tempat tinggal kita.

Jauhi pemikiran seperti ini karena hal ini hanya akan menimbulkan kerugian dan juga ketidaknyamanan dalam hidup kita. Kesuksesan orang lain bukanlah sebuah ancaman bagi kita, jadi untuk apa kita harus menghkawatirkannya? Bersyukurlah untuk setiap pencapaian yang kita alami, jangan sampai keberhasilan orang lain membuat kita sedih dan kehilangan kebahagiaan.

4. Jangan Hidup untuk Bekerja

Menghabiskan sepanjang waktu untuk bekerja dan bahkan menghabiskan akhir pekan dengan bekerja lembur adalah sebuah kesalahan. Hal ini akan membuat kita kehilangan banyak waktu, di mana kita akan kesulitan untuk sekedar menikmati hasil kerja yang telah kita dapatkan selama ini. Lalu, untuk apa kita bekerja sepanjang hari?

Pekerjaan tidak akan pernah habis dan selesai, jadi kita tidak perlu memaksakan diri untuk menyelesaikannya di luar jadwal/kemampuan rata-rata yang kita miliki. Lembur tidak ada salahnya, namun itu bisa kita lakukan sesekali saja dan tanpa mengganggu kegiatan lainnya yang akan kita lakukan.

Baca Juga: 12 Cara Atur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil

5. Jangan Nikmati Kemiskinan

Atur Keuangan dengan Baik

Atur Keuangan dengan Baik via grantcardonetv.com

 

Sebagian orang mungkin akan nyaman dengan kondisi keuangan yang berantakan, dan bahkan ada banyak orang yang mengalami hal ini sepanjang hidup mereka. Tentu ini sebuah hal yang sulit diselesaikan, karena akan sangat bergantung pada pola pikir serta kebiasaan dari orang-orang tersebut.

Belajarlah dari hal-hal seperti itu, bahwa hidup ini tetap harus didukung oleh sebuah sistem keuangan yang baik dan juga penuh dengan perhitungan. Hindari melakukan kesalahan keuangan yang telah terjadi di sekitar kita, sebab akan sangat sulit untuk memperbaikinya jika sewaktu-waktu kita telah terbiasa melakukannya.

6. Ketidaksadaran Adalah Kesalahan

Banyak orang yang mencoba untuk menghindar dari berbagai masalah keuangan yang mereka miliki, hal ini biasanya dilakukan dengan cara mengabaikan sejumlah utang dan kewajiban lainnya yang sebenarnya harus segera diselesaikan. Tindakan seperti ini akan membuat kita kehilangan waktu untuk berbahagia.

Jangan pernah menunda apalagi menghindar dari masalah keuangan, lakukan penyelesaian terhadap berbagai tagihan yang kita miliki, sehingga kita tidak membuang-buang waktu untuk memikirkan hal tersebut. Selesaikan satu persatu tagihan yang tertunggak dan atur kembali keuangan dengan tepat dan juga sehat.

7. Miliki Perspektif Baru

Sudut Pandang Lain tentang Uang

Sudut Pandang Lain tentang Uang via tnwcdn.com

 

Hal ini bisa diketahui dengan cara mengukur kepuasan kita terhadap keuangan yang kita miliki saat ini. Beberapa pertanyaan ini akan membantu dalam menemukan hal tersebut:

  • Sudah senangkah kita dengan kondisi keuangan kita saat ini?
  • Jika memiliki uang yang lebih banyak lagi, apakah kehidupan kita akan menjadi lebih baik dari saat ini?
  • Apakah kita memiliki masalah keuangan yang selalu mengganggu pikiran kita?
  • Apakah uang menjadi hal terpenting dalam hidup kita?
  • Apakah mengejar kekayaan membuat kita sedih?
  • Apakah kita telah mengorbankan prinsip untuk bisa mendapatkan uang yang lebih banyak?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi patokan kita dalam menemukan perspektif baru mengenai uang dan kebahagiaan, tentunya hanya jika kita menjawabnya dengan kejujuran.

Bersyukur atas Apa yang Dimiliki

Uang tidak akan menjamin kita untuk bisa bahagia. Dalam banyak kasus, memiliki sejumlah aset serta uang yang banyak justru membuat orang lebih sulit tidur dan selalu merasa khawatir akan kekayaannya tersebut. Hal ini tentu saja sebuah kesalahan, di mana kekayaan yang dimiliki justru menjadi beban pikiran sepanjang waktu. Belajarlah untuk bersyukur dan menikmati apa yang telah kita miliki. Dengan begitu, kita akan merasa lega dan bahagia atas pencapaian hidup yang telah kita lakukan selama ini. Jangan selalu sibuk mencari, namun luangkan waktu untuk menikmati semua yang telah didapatkan tersebut.

Baca Juga: 4 Cara Cermat Mengatur Keuangan Keluarga