7 Tips Menghilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Hampir semua karyawan memiliki kebiasaan untuk menunda pekerjaan dengan berbagai alasan. Ada yang bilang kalau pekerjaan tersebut rumit, waktu pengerjaan terlalu singkat, dan tim yang tidak bisa diajak bekerja sama.

Namun, apapun alasannya, pimpinan perusahaan sama sekali tidak mau mendengarnya. Namanya tanggung jawab, tentu harus diselesaikan semaksimal mungkin dan tepat waktu.

Dilema? Tidak perlu! Pasalnya tips-tips berikut akan membantu kamu untuk menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Tips Menghilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan 

1. Rencanakan

loader
Rencanakan

Pertama-tama, buatlah rencana untuk mengerjakan tugas. Misalnya, kamu punya lima tugas yang harus dikumpulkan dalam waktu tiga hari, sebaiknya tuliskan dulu daftar tugasnya. Setelah itu, tentukan waktu yang tepat untuk mengerjakannya.

Untuk tugas yang ada kaitannya dengan perhitungan, sebaiknya dikerjakan di pagi hari saat konsentrasi masih bagus. Sedangkan tugas untuk merapikan data bisa dikerjakan pada sore hari. 

Perencanaan yang baik memudahkan kamu sewaktu menyelesaikan tugas. Kemungkinan lupa pun dapat diminimalisir karena semuanya sudah dijadwalkan secara terperinci.

2. Tentukan target

Jika satu tugas terdiri dari beberapa bagian, tentukan berapa bagian yang akan diselesaikan dalam satu hari. Lalu, tentukan bagian mana yang dikerjakan pada hari ini, esok, dan seterusnya.

Target membantu kamu untuk fokus saat bekerja. Jadi, pekerjaan di luar target bukanlah prioritas utama kala itu.

Jika atasan tiba-tiba menyuruh untuk mengerjakan sesuatu, tanyakan apakah hal itu urgent atau tidak. Jika urgent, segera selesaikan agar kamu bisa kembali fokus menyelesaikan bagian yang sudah ditargetkan di awal.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Pekerjaan Pertama, Ini 6 Pelajaran Berharga yang Fresh Graduate Dapatkan

3. Hindari gangguan

Pada umumnya, seseorang memilih untuk menunda pekerjaan karena kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Misalnya, rekan kerja terlalu sering berbicara dengan orang di sampingnya atau atasan yang seringkali bolak-balik masuk ke ruangan.

Maka dari itu, ciptakanlah suasana kerja yang kondusif atau terhindar dari gangguan. Bila perlu, minta atasan untuk tidak mengganggumu selama satu hari agar bisa fokus bekerja

Tidak hanya meminimalisir kesalahan, bekerja secara fokus membantu kamu untuk mencapai target yang lebih banyak dalam satu hari. Jika tugas selesai, maka situasi kerja boleh kembali seperti biasanya.

4. Mulai dari yang termudah

Sudah menjadi sifat alamiah manusia saat bekerja, yaitu memulai pekerjaan dari yang termudah terlebih dahulu. Bagian yang sulit biasanya dikesampingkan karena pengerjaannya membutuhkan waktu lebih banyak.

Apakah kamu juga termasuk tipe seperti ini? Jika ya, tak ada salahnya untuk menerapkan sistem kerja ini asal tugas selesai tepat waktu. 

Meskipun tugasnya mudah, sebaiknya jangan disepelekan. Terlalu sepele biasanya dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan kesalahan dalam bekerja.

5. Tentukan ritme kerja

loader
Tentukan ritme kerja

Setiap orang memiliki ritme kerja masing-masing. Jika ritme kerja lambat, sebaiknya tingkatkan fokus untuk meminimalisir kesalahan. Sebab, waktu yang dibutuhkan lebih lama dibandingkan orang yang memiliki ritme cepat.

Sebaliknya, jika ritme kerja cepat, pastikan jangkauan mata luas agar dapat memperhatikan seluruh kertas kerja. Jadi, kamu tidak perlu bolak-balik melihat karena menghabiskan waktu.

Kurangi kebiasaan yang tidak perlu, misalnya membuat kopi atau pergi ke pantry untuk membuat camilan. Hal ini dapat memperlambat kinerja.

Baca Juga: Tips Sukses Jadi Freelancer Tanpa Ganggu Pekerjaan Utama

6. Jauhkan gadget

Gadget adalah musuh bebuyutan saat bekerja. Terlalu sering menggunakan gadget tidak hanya menurunkan target atau ritme kerja, tapi menambah rasa malas untuk melanjutkan tugas yang sempat ditinggalkan. 

Jika memutuskan untuk fokus, sebaiknya jauhkan gadget dari meja kerja. Kecuali jika tugas saat ini berhubungan dengan klien atau atasan menyuruh kamu untuk rajin mengecek gadget karena aka nada panggilan masuk pada siang hari.

Selain daripada itu, sebaiknya jangan gunakan gadget. Sekali kamu merasa asyik dengan apa yang disuguhkan di gadget, maka kebiasaan menunda pekerjaan akan kambuh dengan sendirinya. Akibatnya, satu tugas pun tak ada yang dapat terselesaikan.

7. Selipkan waktu untuk istirahat

Selain menguras energi yang lebih banyak, bekerja fokus dapat meningkatkan level kebosanan. Penting untuk menyelipkan sedikit waktu istirahat di sela-sela jam kerja.

Misalnya, memaksimalkan jam makan siang untuk bersantai sejenak sebelum melanjutkan pekerjaan. Selain itu, kamu bisa mencuri-curi waktu untuk mendengarkan musik selama 5 menit agar pikiran fresh. 

Jika terlanjur bosan, takutnya keinginan untuk menunda pekerjaan malah bertambah besar. Akibatnya, semua pekerjaan terbengkalai padahal sebelumnya sudah direncanakan sebaik mungkin.

Waktu Sangat Berharga

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan sering muncul karena kamu merasa punya banyak waktu untuk mengerjakannya. Kali ini, coba anggap kalau setiap waktu itu sangat berharga. Jadi, pengerjaannya cuma satu hari dan tidak ada alasan untuk bermain-main apalagi bermalas-malasan. Alhasil, kebiasaan menunda pekerjaan dapat terkikis dengan sendirinya, semua tugas dapat selesai tepat waktu.

Baca Juga: 5 Tips Menyelesaikan Pekerjaan Tanpa Kendala