7 Tips Menjaga Kartu Kredit Saat Travelling Agar Tidak Menjadi Korban Penjambret

Travelling sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di era modern. Masyarakat beranggapan dengan travelling, beban pikiran akan hilang dengan sendirinya sehingga pikiran bisa fresh, tubuh juga terasa seperti terlahir kembali dan siap beraktivitas kembali.

Agar travelling berjalan dengan lancar dan nyaman tentunya ada beberapa peralatan atau perlengkapan yang perlu dibawa. Selain pakaian, uang cash menjadi hal yang paling penting selama perjalanan, tapi pada zaman seperti sekarang ini kebanyakan orang lebih memilih membawa kartu kredit. Sebab, selain mudah saat melakukan transaksi dan tidak perlu khawatir akan kehabisan uang, traveller tidak mau repot lagi membawa uang yang cash dengan jumlah banyak.

Namun, tempat liburan dimana pun sudah jauh dari kata aman lagi. Maraknya tindak kejahatan dari orang yang tidak bertanggung jawab seperti kasus jambret yang menjadi momok menakutkan bagi para traveller. Tidak sedikit dari para penjambret memanfaatkan kedatangan traveller untuk memupuk pundi-pundi kekayaan. Nah, ini beberapa cara menjaga kartu kredit agar tetap aman saat travelling yang perlu dilakukan.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Memberitahukan Rencana Travelling Kepada Pihak Bank 

cs bank Memeberitahukan Rencana Travelling kepada Pihak Bank

Sebelum travelling, baiknya hubungi pihak bank dan beritahukan mengenai rencana travelling mulai dari tujuan, keberangkatan, hingga berapa lama akan menghabiskan waktu travelling. Dengan pemberitahuan ini, pihak bank dapat memonitori transaksi dari kartu kredit yang digunakan. Jika liburan ke Belanda, maka seluruh transaksi yang tercatat pasti akan berasal dari Belanda. Apabila ada transaksi yang asalnya bukan dari Belanda, pihak bank dapat segera mengidentifikasi transaksi tersebut dan langsung membatalkan proses transaksi sehingga kartu kredit tetap aman.

2. Sering Periksa Transaksi Kartu Kredit

cek kk
Sering Periksa Transaksi Kartu Kredit

Kartu kredit memang menjadi teman terbaik saat travelling. Dengan kartu ini, transaksi pun bisa dilakukan dengan mudah. Tapi karena kemudahan yang diberikan kartu kredit, jangan sampai jengah. Ada baiknya sering lakukan pemeriksa setiap riwayat transaksi untuk mengetahui adanya transaksi yang mencurigakan. Pengecekan transaksi ini bisa diakses lewat data internet pribadi supaya lebih aman dan terhindar dari pembajakan data pribadi. Jika tidak ingin repot karena harus sering melakukan pengecekan transaksi, tidak ada salahnya aktifkan fitur pemberitahuan teks kartu kredit untuk menerima pesan teks setiap kali transaksi yang dilakukan.

3. Cukup Bawa Satu Kartu Kredit

kartu kredit (2)
Cukup Bawa Satu Kartu Kredit

Semakin banyak kartu kredit yang dibawa, Anda pun bisa semakin puas berbelanja. Hal tersebut memang benar, tapi hal ini akan merugikan saat mengalami kehilangan atau menjadi korban jambret dompet di tengah perjalanan.

Kalau sudah begini, tentunya situasi travelling pun akan menjadi kacau. Selain panik, Anda juga akan mengalami kerumitan saat mengurus kartu kredit yang baru sepulangnya ke tanah air. Sebab, kartu kredit yang diurus lebih dari satu. Artinya, Anda harus meluangkan waktu ekstra agar semua urusan yang berkaitan dengan kartu kredit bisa segera terselesaikan. Agar terhindar dari permasalahan tersebut, alangkah baiknya cukup bawa satu kartu kredit yang dikira masih jauh dari kata limit.

Baca Juga: 5 Kartu Kredit Bagi Anda yang Suka Travelling

4. Perhatikan Situasi di Sekitar

kartu
Perhatikan Situasi Sekitar Ketika Ingin Transaksi

Kejahatan bisa saja terjadi karena ada niat dari pelakunya dan peluang melakukannya. Tetaplah waspada dimana pun berada, apalagi ditempat keramaian seperti di tempat wisata yang rawan dengan jambret atau copet. Maka, setiap kali ingin melakukan transaksi dengan kartu kredit, tidak ada salahnya selalu perhatikan kondisi di sekitar. Hal ini bertujuan agar lebih cepat mengetahui tanda-tanda yang mencurigakan. Jika memang menemukan ada seseorang atau sekelompok orang yang dikira berperilaku mencurigakan, segeralah melapor ke penjaga setempat sebelum menimbulkan korban.

5. Raba Kantong Sesering Mungkin

saku belakang
Raba Saku Celana

Pelaku jambret sering kali melancarkan aksinya di tengah keramaian tempat wisata. Baiknya, berhati-hatilah jangan sampai menjadi korban dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Cek kantong, saku celana atau tas sesering mungkin untuk mengetahui apakah barang yang disimpan di dalamnya aman atau tidak.

Hindari meletakkan barang berharga, seperti handphone dan dompet di saku celana bagian belakang. Sebab, pada umumnya orang yang sedang berwisata sering kali tidak sadar saat saku celana bagian belakang diraba oleh orang lain. Dengan begitu, tempatkan barang berharga di saku celana depan atau tas kecil yang bisa dikalungkan ke leher dan selalu posisikan menghadap ke depan.  Hal ini tentunya demi keamanan dan kenyamanan saat travelling.

Baca Juga: Travelling Sendiri? Siapa Takut! Ini Caranya

6. Simpan Nomor Penting

nomor darurat
Simpan Nomor Penting

Pastikan sudah menyimpan semua kontak-kontak penting di handphone, misalnya saja kepolisian, bank yang bersangkutan dan sebagainya. Apabila suatu saat menjadi korban jambret atau hal-hal yang tidak mengenakkan, Anda bisa langsung menghubungi kontak tersebut dan meminta bantuan. Sehingga masalah yang dialami saat travelling dapat segera diselesaikan.

7. Hindari Pemakaian Wi-Fi Gratis

wifi
Hindari Pemakaian Wi-Fi Gratis

Adanya Wi-Fi, pengunjung bisa memanfaatkan sepuasnya untuk melakukan kegiatan di smartphone atau laptop yang dimilikinya. Misalnya saja, menghabiskan waktunya dengan buka media sosial. Hal tersebut tentunya tidak ada yang melarang, namun tidak disarankan menggunakan Wi-Fi untuk mengecek transaksi kartu kredit melalui online atau mengecek Informasi yang ada kaitannya dengan data keuangan pribadi. Alangkah baiknya, gunakan data internet pribadi, sebab kota yang dikunjungi tidak memberikan jaminan apapun kalau data-data pribadi yang menyangkut soal keuangan seperti bank dan sebagainya bisa terjaga dengan aman.

Apalagi di era serba teknologi seperti sekarang ini, pencurian data-data pribadi lewat koneksi internet semakin mudah dilakukan. Kalau tidak mau jadi korban kejahatan orang lain, lebih hati-hati saat mengakses internet yang menyangkut kartu kredit.

Lebih Waspada Saat Travelling

Meningkatkan kewaspadaan itu sangat penting, terutama saat berkunjung ke suatu tempat keramaian atau travelling. Sebab, tidak ada yang tahu kejadian seperti apa yang akan terjadi saat travelling. Agar tetap aman, lindungi semua informasi yang berkaitan dengan data-data pribadi untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, perhatikan keadaan sekitar setiap ingin melakukan transaksi dengan kartu kredit dan simpanlah barang berharga di tempat yang aman. Hal ini agar terhindar dari terjadinya penjambretan yang dapat merugikan diri sendiri.

Baca Juga: Inilah Fakta-Fakta Menarik seputar Travelling, No 6 Bikin Kamu Kaget!