9 Pembayaran Unik dan Canggih di Dunia!

Apa sih yang tidak bisa dilakukan di era serba canggih melalui teknologi pendukungnya? Nyaris hampir semua yang dulu dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu lama, sekarang bisa dalam sekejap mata dan praktis.

Seperti halnya pembayaran transaksi yang belakangan ini semakin sederhana dan terbilang cepat serta tidak membuat repot. Bahkan inovasi di dunia teknologi ini semakin lama makin unik saja. Dan, tak terbayangkan sebelumnya!

Ada banyak sistem pembayaran elektronik yang terus berkembang dan jauh meninggalkan cara-cara tradisional. Kalau kita perhatikan, setidaknya terdapat 9 cara pembayaran yang unik dan canggih yang dihimpun, yaitu:

Baca Juga: Sering Bertransaksi Online? Simak Tips Aman Transaksi Internet Banking

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Bayar dengan 'Senyum' (Smile to Pay)

Smile to Pay
Makin mudah dan praktis ketika mau bayar cukup senyum aja via digitalagencynetwork.com

Baru-baru ini restoran cepat saji (fast food) asal Amerika Serikat, KFC, di Tiongkok menerapkan pembayaran nontunai yang terbilang unik dan lucu. Bagaimana tidak? Orang yang membeli menu di restoran KFC kota Hangzhou ini hanya membayar dengan ‘senyuman’. Kok bisa?

Yup, why not? Lagi-lagi, semakin canggih teknologi, makin unik pula cara yang ditawarkan. Sistem pembayaran ini menggunakan teknologi pengenalan wajah (face recognition system). Cara pembayaran terbaru yang dikembangkan Yum China Holdings Inc., ini bernama Smile to Pay (membayar dengan senyuman), yang bekerjasama dengan Ant Financial dalam membangun face recognition software.

Cara kerjanya adalah dengan memindai wajah konsumen untuk membayar menu yang dibeli. Kemudian nomor ponsel konsumen tersebut dimasukkan. Tujuannya, agar terhindar dari penipuan dan pemalsuan identitas, karena alat pindai wajah ini dikombinasikan dengan kamera 3D dan deteksi algoritma. Untuk itu, Smile to Pay ini tidak bisa digunakan oleh orang lain.

Nah, bagi yang suka selfie, tampaknya inovasi ini menambah daftar media/alat untuk memuaskan diri bergaya, bukan? Duh, unik ya? Kapan cara pembayaran ini ada di Indonesia ya? Kita tunggu saja!

2. Bayar dengan Scan Code (Alipay Taobao)

Alipay
Membayar pun bisa hanya dengan memindai kode dari ponsel

Masih di Negeri Tirai Bambu, cara pembayaran yang unik juga disuguhkan di tempat makan bilangan Hangzhou. Kali ini bukan hanya sistem pembayarannya saja yang kece, tapi juga konsep operasional gerainya yang membuat orang menolak untuk tidak berdecak kagum.

Sebab kafe milik ‘Bapak’ e-commerce dunia, Jack Ma, ini nyaris tak berawak karena konsumen tidak dilayani dengan pelayan dan tanpa kasir untuk melakukan pembayaran. Konsumen bebas memilih makanan yang akan dipesan hanya dengan layar speech-recognation (pengenalan suara).

Sesuai dengan nama pemilik e-commerce terbesar di Tiongkok ini, cara pembayaran unik ini disebut Alipay melalui aplikasi Taobao. Dengan memindai kode QR (Quick Response) pada aplikasi di pintu masuk, maka kamera akan memonitor konsumen.

Makanan yang dipesan melalui Speech-recognition, otomatis dipotong dari saldo Alipay, pembayaran dilakukan secara otomatis melalui ponsel pada saat keluar melalui pintu check-out. Hmm keren, bukan? Kapan ya ada di Indonesia?

3. Bayar dengan Chip yang Ditanam di Tangan (SJ Microchip Implants)

SJ Microchip implant
Ilustrasi pembayaran dari chip yang ditanam di tangan via daylimail.co.uk

Pembayaran digital lainnya yang tak kalah unik dan canggih adalah SJ Microchip Implants. Dengan menanamkan biometrik keping (chip biometric implants) di bawah kulit –biasanya di dekat pergelangan tangan- maka transaksi pembayaran pun semakin praktis.

Pembyaran digital ini diterapkan oleh SJ Rail di Swedia. Petugas hanya memindai tangan penumpang kereta api. SJ Microchip Implants ini menyimpan informasi mengenai akun tiket pribadi.

Apakah warga Indonesia siap dengan teknologi pembayaran seperti ini? Syaratnya tidak takut dengan jarum suntik aja, sih!

4. Bayar dengan Tatapan Mata (Retinal Scan Payment)

Biometric eyeprint
Ilustrasi pembayaran hanya dengan tatapan mata via angadget.com

Transaksi pembayaran yang satu ini terbilang cukup unik karena bisa dilakukan hanya dengan tatapan mata saja. Teknologi ini tersedia dalam telepon pintar (smartphone) keluaran Negeri Matahari Terbit alias Jepang.

Smratphone ini menggunakan teknologi pengenalan selaput pelangi mata (iris recognition). Untuk membayar layanan atau produk, cukup menyorotkan pandangan mata di layar kamera ponsel saja, karena smartphone ini telah dilengkapi dengan fitur biometric eye print.

Baca Juga: Mengenal Kode SWIFT Bank dan Fungsinya dalam Transaksi Keuangan

5. Bayar dengan Kunci Mobil (Car Key Payment)

Key car payment
Ilustrasi pembayaran hanya menggunakan kunci mobil via aol.co.uk

Bayar belanjaan pakai kunci mobil? Mungkin ini terdengar seperti lelucon saja. Lagi-lagi, di era teknologi yang terus berkembang ini, hampir tidak ada kata tidak mungkin untuk dilakukan.

Di saat dompet tertinggal di rumah, sementara sudah terlanjur berada di pusat perbelanjaan, kembali pulang ke rumah hanya untuk mengambil dompet sepertinya itu hal yang membuang-buang waktu saja. Bukan hanya itu, bahan bakar dan tenaga juga terbuang sia-sia.

Kenapa tidak menggunakan kunci mobil saja untuk membayar semua belanjaan yang dibeli? Memang bisa? Baru-baru ini, produsen asal Perancis DS dan Barclaycard telah meluncurkan teknologi pembayaran yang disebut DS3 atau Connected Chic.

Bisa dibayangkan, membayar barang belanjaan semudah membuka pintu mobil dengan memencet pindai jarak jauh (scan remotely). Ya, teknologi multifungsi selalu memberikan pilihan kemudahan dalam melakukan berbagai hal.

Setiap fob kunci berisi satu chip bPay Barclaycard. Inilah kenapa kunci kendaraan tersebut bisa digunakan untuk melakukan pembayaran yang bisa dilacak melalui aplikasi bPay di Android dan iPhone.

6. Bayar dengan Gelang (Wristband Payment)

Wristband Payment
Ilustrasi membayar dengan gelang tangan elektronik via damngeeky.com

Pembayaran nontunai yang satu ini selain berfungsi seperti kartu kredit maupun debit, tentunya juga bisa untuk bergaya, lho. Teknologi yang digunakan untuk alat pembayaran ini adalah NFC (Near Field Communication).

Kalau Anda ingin berbelaja tapi tetap bisa bergaya tanpa membawa barang-barang yang merepotkan, pakai saja gelang pintar ini untuk membayar produk-produk yang dibeli.

Jangan salah, alat pembayaran menggunakan gelang juga sudah ada di Indonesia, lho! Biasanya kita bisa menemukan uang elektronik ini pada produk perbankan untuk membayar tiket kereta, Bus Rapid Transit (BRT/Busway), dan lainnya.

7. Bayar dengan Cincin (Ring Payment)

Ring Payment
Cincin pun bisa untuk membayar

Tidak jauh berbeda dengan cara pembayaran melalui gelang, di era yang serba canggih ini juga bisa membayar sesuatu dengan cincin. Benda ini juga dilengkapi dengan teknologi Near Field Communication (NFC).

Cincin ini terkoneksi deangan kartu kredit, sehingga fungsinya pun tentu sama. Sejauh ini masih kartu kredit jenis Visa yang telah menggunakan teknologi pintar tersebut, yang diperkenalkan di Amerika Serikat.

8. Bayar dengan Jam Tangan (Smartwatch Payment)

Smartwatch payment
Ilustrasi pembayaran menggunakan jam tangan via theaustralian.com.au

Teknologi Near Field Communication ini juga bisa dijumpai pada jam tangan. Hampir semua orang ketergantungan dengan benda yang satu ini, bukan? Jam tangan selalu dibawa ke mana pun pergi untuk mengingatkan diri dengan waktu.

Kalau sudah begini, ke mana pun pergi juga tetap bisa membayar sesuatu yang dibeli meski dompet tertinggal di rumah, bukn? Asalkan pihak merchant (pedagang) menyediakan mesin yang sesuai untuk menerima pembayaran dengan alat ini.

Tentu teknologi NFC ini tidak hanya digunakan pada ketiga barang tersebut, yakni gelang, cincin, dan jam tangan, namun juga pada barang-barang lain seperti smartphone (ponsel pintar) serta lainnya.

9. Bayar dengan Sidik Jari (Fingerprint Payment)

Fingerprint payment
Ilustrasi permbayaran hanya dengan sidik jari via youtube-dermalog

Umumnya sidik jari digunakan oleh perusahaan-perusahaan sebagai daftar kehadiran karyawan atau absensi hingga digunakan untuk akses masuk ke suatu gedung/kantor. Namun ternyata fingerprint juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran.

Jepang telah menerapkan teknologi ini dan semakin memudahkan orang untuk bertransaksi. Bahkan rencananya mereka akan mengembangkan transaksi dengan sidik jari ini untuk mengambil uang di ATM.

Pembayaran Nontunai Makin Unik dan Memudahkan

Semakin berkembangnya zaman, teknologi mengambil peran penting dalam peradaban manusia dewasa ini. Pembayan non tunai sudah tidak asing lagi di zaman millenial ini. Sehingga kampanye cashless pun sudah menyebar secara masif dan menjadi kebutuhan di era yang semakin dinamis.

Dengan inovasi yang terus berkembang, teknologi pembayaran ini pun semakin membuat penggunanya dengan senang hati beralih ke sistem pembayaran nontunai. Bagaimana tidak? Dengan sistem pembayaran yang unik, akan membuat orang gemar transaksi nontunai karena terkesan lucu. Dan yang terpenting adalah memudahkan.

Sayangnya hingga saat ini hanya ada pembayaran nontunai model gelang saja di Indonesia, yakni keluaran salah satu bank BUMN. Kalau semua alat pembayaran yang unik tersebut ada di Tanah Air, akan akan pilih mana?

Baca Juga: Cara Bayar Tagihan Kartu Kredit via ATM, Internet Banking, dan Mobile Banking