Ada ATM Dukcapil, Cetak e-KTP, KK, dan Akta Lahir Tak Sampai 2 Menit. Begini Caranya

Siapa yang sudah bikin KTP elektronik (e-KTP) berbulan-bulan, tapi belum juga jadi? Cuma dapat surat keterangan (suket) sementara sebagai pengganti. Alasannya blangko e-KTP habis atau kosong, sehingga warga harus menunggu lama untuk punya e-KTP asli.

Itulah problematika yang dialami banyak warga di seluruh daerah. Bukan saat ini saja, tapi sejak lama. Pembuatan e-KTP pun dinilai masih terlalu lambat. Semua serba manual, jadi tidak praktis. Sementara zaman terus berubah, bergerak ke arah digital.

Guna mengatasi masalah yang sudah mengakar ini, ada terobosan baru dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri). Inovasi membuat Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Bentuknya mirip Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk menarik uang tunai dan transaksi lain, tetapi fungsinya yang berbeda. 

Baca Juga: Makin Mudah, Begini Cara Membuat e-KTP Tanpa Surat Pengantar RT/RW

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Apa Itu Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM)?

View this post on Instagram

Dirjen Dukcapil Kemendagri @zudanarifofficial melakukan uji coba demo pemanfaatan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). Dengan ADM, masyarakat nantinya dapat mencetak berbagai dokumen kependudukan semudah melakukan transaksi perbankan di mesin ATM. ••• Mesin ADM atau Anjungan Dukcapil Mandiri diharapkan dapat berfungsi dan mulai diterapkan di awal tahun 2020. ADM juga akan ditempatkan di tempat-tempat umum layaknya ATM seperti di Mal, Kantor Pemerintahan, Pasar, Stasiun Kereta, Terminal, Bandara, dan tem[pat-tempat strategis lainnya. ••• Gimana #SobatMinduk, keren kan? Siapkah kalian menyambut generasi baru layanan administrasi kependudukan? Siap banget dong pastinya… ••• #DukcapilGoDigital #GISA #SingleIdentityNumber #AdmindukNextGeneration #ADMDukcapil #ADMAdminduk #ADMindukNewGen

A post shared by Ditjen Dukcapil Kemendagri (@dukcapilkemendagri) on

Mesin ADM adalah mesin pencetak dokumen kependudukan, mulai dari e-KTP, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, dan akta kematian. Jadi Anda dapat mencetak e-KTP maupun dokumen kependudukan lain di mesin ADM ini.

Mendaftar pembuatan e-KTP dan dokumen kependudukan lain tetap di kantor Dukcapil atau melalui online. Namun mencetaknya dapat dilakukan secara mandiri di mesin ADM.

Inovasi ini dirancang khusus agar masyarakat bisa mencetak e-KTP cs dengan cepat, gratis, berstandar sama, dan tanpa diskriminasi. Mencetak dokumen kependudukan bakal lebih mudah, segampang bertransaksi perbankan di mesin ATM.

Oh ya, mesin ADM ini sudah diuji coba loh. Hasilnya:

  • Siap beroperasi dan melayani warga di awal tahun 2020.
  • Mesin ATM pencetak e-KTP dan dokumen kependudukan lain ini bakal disebar di tempat-tempat umum, seperti mal, kantor pemerintahan, pasar, stasiun kereta, terminal, bandara, dan tempat strategis lain di seluruh Indonesia.

Butuh Anggaran Rp15 Miliar

ATM Dukcapil
Butuh anggaran Rp15 miliar (Foto: Instagram @dukcapilkemendagri)

Untuk pengadaan mesin ADM pencetak e-KTP, butuh anggaran sekitar Rp15 miliar. Duit tersebut juga untuk mendanai ketersediaan blangko e-KTP.

Jangan sampai ada mesin ADM, tapi blangkonya kurang, bahkan sampai kehabisan. Kebutuhan anggaran tersebut telah diajukan ke Kementerian Keuangan dan Komisi II DPR. 

Cara Buat dan Cetak e-KTP, KK, KIA, dan Akta Lahir

ATM Dukcapil
Cara buat dan cetak e-KTP Cs di mesin ADM (Foto: Instagram @dukcapilkemendagri)

Sistem atau cara kerja mesin ADM tersebut menggunakan pengamanan Nomor Induk Kependudukan (NIK), PIN, dan QR Code. Sebelum mencetak e-KTP cs di mesin ADM, Anda (pemohon) harus lebih dulu terintegrasi di kantor Dukcapil setempat.

1. Mengajukan permohonan membuat e-KTP, KK, KIA, dan akta lahir maupun akta kematian di kantor Dukcapil di daerah Anda atau melalui online

2. Setelah itu, Anda akan mendapatkan nomor PIN yang dikirim lewat SMS. PIN ini ada dua jenis. Pertama, nomor PIN untuk masuk ke dalam sistem yang ada di mesin ADM. Kedua, PIN untuk mencetak data kependudukan. Tiap dokumen kependudukan akan diberi masing-masing PIN dan hanya bisa digunakan untuk sekali pencetakan

3. Selain PIN, Anda akan diberi QR Code (Quick Response) atau kode dalam bentuk QR Code ini akan dikirim ke email Anda

4. Setelah memiliki PIN dan QR Code, Anda dapat menggunakan mesin ADM untuk mencetak dokumen kependudukan

5. Begitu Anda menggunakan mesin ADM, akan ada tiga menu pilihan. Yaitu menu sidik jari, NIK, dan QR Code untuk mencetak dokumen kependudukan yang diinginkan

6. Pilih salah satu dari menu itu. Misalnya memilih menu sidik jari, akan muncul gambar 10 jari. Pilih salah satu jari yang ingin digunakan, isi NIK di kolom yang ada, dan gunakan tekan jari Anda pada tempat yang telah tersedia

7. Kemudian akan muncul perintah “Silakan Cetak” disertai tampilan menu apakah ingin menggunakan PIN atau QR Code. Bila memilih pakai PIN, Anda harus mengisi kolom dengan PIN yang sudah dikirim lewat SMS

8. Setelah itu, fisik e-KTP atau dokumen kependudukan yang sudah Anda pilih akan keluar dari mesin ADM.

9. Proses selesai.

*Jika sudah terintegrasi di Dukcapil, PIN atau QR Code ini akan berlaku selama dua tahun agar tak disalahgunakan orang-orang tak bertanggung jawab. Selain itu, untuk memastikan si pemohon masih hidup atau sudah meninggal.

Baca Juga: Kartu Keluarga: Ini Cara dan Syarat untuk Membuatnya

Cetak e-KTP Cs Gak Sampai 2 Menit

ATM Dukcapil
Cetak e-KTP Cs Kurang dari 2 menit menggunakan mesin ADM (Foto: Instagram @dukcapilkemendagri)

Seperti menarik uang di ATM yang hanya hitungan detik, mencetak e-KTP, KK, KIA, dan akta lahir di mesin ADM tidak memakan waktu lama. Cuma membutuhkan waktu 1 menit 30 detik.

Bahkan prosesnya dijanjikan lebih cepat bila Anda memilih menggunakan menu QR Code untuk pencetakan. Waktu yang diperlukan hanya sekitar 1 menit.

Nah, kalau untuk mencetak KK, akta lahir, dan akta kematian, dokumen akan dicetak di atas kertas putih biasa, bukan di kertas security berhologram. Sebagai gantinya dan bernilai security atau keamanan yang sama, yakni kertas putih tersebut sudah menggunakan QR Code tadi.

Buat dan Cetak e-KTP, KK, KIA, dan Akta Lahir Gratis

e-KTP
Buat dan cetak e-KTP dan dokumen kependudukan lain gratis

Ingat ya, pembuatan e-KTP, KK, KIA, akta lahir, dan akta kematian gratis. Jika ada petugas atau aparat yang masih memungut biaya bisa diancam pidana 2 tahun penjara atau denda maksimal Rp25 juta.

Begitupun dengan pencetakan dokumen kependudukan di mesin ADM, sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk diketahui juga, mengurus atau membuat e-KTP dan dokumen kependudukan lain kini tak perlu lagi surat pengantar RT/RW.

Jadi Warga Taat yang Punya Dokumen Lengkap

Pengurusan e-KTP, KK, KIA, akta kelahiran dan kematian kini jauh lebih mudah dibanding dulu. Prosedur dipangkas, gratis, prosesnya dipermudah. Jika sudah punya NIK, warga akan mendapatkan pelayanan publik.

Yuk, jadi warga yang sadar administrasi kependudukan dengan memiliki dokumen e-KTP, KK, KIA, dan akta. Jangan lupa perbaharui data bila terjadi perubahan.

Baca Juga: Daftar Paspor Online? Ini Cara Buat Paspor Online yang Perlu Anda Tahu