Agar Terhindar dari Kesalahan Membeli Unit Link, Pahamilah Hal-Hal Berikut Ini

Kebutuhan orang akan asuransi berbeda-beda. Yang penting jangan sampai keliru bahwa orang tidak perlu asuransi. Hal yang demikian tentu saja pendapat yang kurang tepat. Sebab tujuan adanya asuransi adalah memberikan perlindungan bagi nasabah asuransi agar terhindar dari risiko yang bisa saja terjadi. Karena itu, asuransi banyak macamnya, antara lain asuransi jiwa, asuransi kendaraan, kesehatan, asuransi kebakaran, ataupun asuransi kesehatan.

Sangat masuk akal ketika seseorang berhadapan dengan agen asuransi, mereka akan mendapatkan banyak penawaran berbagai produk asuransi. Ujung-ujungnya, orang jadi bingung memilih asuransi apa yang dibutuhkan.

Menjawab kebingungan dan kerancuan produk asuransi, tabungan, ataupun investasi maka saat ini, banyak perusahaan mulai gencar menawarkan asuransi plus investasi yang dikenal dengan istilah unit link. Karena besarnya peminat unit link ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai menaruh perhatian pada jenis asuransi yang satu ini.

Baca Juga: Pembayaran Premi yang Singkat Menguntungkan Nasabah Unit Link? Baca Ini Dulu

Memahami Apa Itu Asuransi Unit Link

Sekitar tahun 2016 silam, OJK pernah memasang iklan di sebuah surat kabar besar tanah air tentang asuransi unit link. Isinya sebagian besar adalah imbauan agar masyarakat perlu mempelajari dengan saksama bentuk asuransi yang satu ini sebelum memutuskan untuk membeli preminya.

Lalu, apa yang salah dengan bentuk asuransi ini? Mengapa hingga ada pemberitahuan sedemikian dari OJK? Sebenarnya, dari sudut pandang finansial, sama sekali tidak ada yang salah dengan bentuk asuransi yang satu ini. Sebab biar bagaimanapun, sebuah produk asuransi diluncurkan karena memang ada kebutuhan masyarakat akan bentuk asuransi semacam itu.

Lalu, apa sebenarnya asuransi unit link? Secara definitif, asuransi unit link adalah ”bentuk asuransi jiwa yang dalam skemanya juga terdapat unsur investasi”.

Beberapa karakteristik produk unit link berikut ini perlu dipahami dengan baik agar calon nasabah tidak salah dalam memilih produk.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Unit Link adalah Bentuk Asuransi yang Tidak Jelas, bahkan Merugikan. Benarkah?

Asuransi Unit Link
Pilihan Asuransi via shutterstock.com

Ini adalah pemahaman tentang asuransi unit link yang kurang tepat. Kenapa demikian? Sebenarnya, dengan adanya penggabungan antara skema “asuransi dan investasi”, unit link memiliki potensi untung dan rugi layaknya investasi.

Namun, yang jelas dengan adanya unsur investasi dalam produk asuransi ini maka pembayaran premi juga akan terbantu dari imbal balik asuransi itu sendiri. Oleh karena itu, sebelum membeli produk, perhatikan dengan saksama penjelasan dari agen asuransi saat Anda benar-benar hendak membeli asuransi unit link.

2. Tujuan Asuransi adalah Proteksi. Ini Harus Ada dan Ditonjolkan, termasuk dalam Unit Link

Proteksi Unit Link
Manfaat dari Asuransi adalah Proteksi via shutterstock.com

Asuransi memberikan proteksi. Memiliki asuransi berarti seseorang sedang membeli jaminan perlindungan secara finansial untuk mengantisipasi terjadinya musibah yang merenggut jiwa ataupun mengganggu kinerja nasabah.

Biasanya demi menarik minat pembeli, agen asuransi akan cenderung fokus menjelaskan keunggulan imbal balik yang diberikan. Mulai saat ini, Anda harus jeli, tanyakan juga berapa porsi untuk premi asuransi dan ilustrasi minimal imbal balik asuransi yang Anda dapatkan dengan melihat setidaknya rata-rata pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

Jangan terkecoh dengan skema investasi yang jauh lebih besar ketimbang keuntungan yang didapatkan dari produk asuransi jiwa. Yang demikian juga berbahaya karena bisa saja uang pertanggungan asuransi jiwa menjadi terlalu kecil. Sebelum membeli sebuah asuransi, seseorang harus ingat bahwa asuransi yang menguntungkan adalah asuransi yang memberikan uang jaminan cukup bagi si pemegang polis.

3. Asuransi Unit Link Tidak Sama dengan Tabungan

Tabungan Unit Link
Ilustrasi Tabungan via shutterstock.com

Bisa jadi seseorang membeli asuransi karena tertarik dengan bonafiditas lembaga penyelenggaraanya. Misalnya, asuransi unit link yang bekerja sama dengan bank ternama. Membeli dari mana saja sebuah produk asuransi sebenarnya sah-sah saja.

Yang jadi masalah adalah seandainya membeli dari pihak bank dan agen penjual asuransi maka jangan sampai Anda terjebak pada penjelasan keuntungan unit link tersebut sama dengan menabung. Pemahaman ini jelas-jelas salah. Sebab asuransi unit link mewajibkan pembayaran premi bagi nasabahnya dan return yang didapatkan berbeda besarannya dengan tabungan.

4. Dalam Asuransi Unit Link, Nasabah Harus Jeli dalam Memilih Instrumen Investasi

Pilihan Investasi Menguntungkan
Ilustrasi Instrumen Investasi via shutterstock.com

Prinsip dasar investasi adalah high risk, high profit. Semakin tinggi nilai investasi maka semakin besar kemungkinan keuntungan yang mungkin didapat. Karenanya, rundingkan hingga tuntas saat akan memilih instrumen investasi dengan agen penjualan asuransi. Jangan jatuhkan pilihan sebelum Anda benar-benar yakin bahwa instrumen investasi tersebut adalah yang paling sesuai dengan rencana keuangan anda.

5. Nasabah Harus Memikirkan Skema Skenario Investasi Negatif

Unit Link Terbaik
Adanya Situasi Negatif dari Investasi Unit Link via shutterstock.com

Investasi berarti persiapan menghadapi risiko. Hal ini juga berlaku dalam asuransi unit link dengan skema penggabungan antara investasi dan asuransi. Unit link mengenal adanya fluktuasi negatif dalam skema yang digulirkan (nilai investasi turun akibat risiko pasar modal yang sedang menurun kinerjanya). Karenanya, nasabah harus tahu bagaimana bila terjadi fluktuasi negatif ini? Apa yang mesti dilakukan? Dan apa saja yang harus diperhatikan.

Di sisi lain, asuransi ini juga memiliki nilai positif. Adanya keuntungan imbal balik investasi membuat nasabah tak perlu membayar hingga meninggal dunia. Karena dalam asuransi unit link, premi dibayarkan selama 10 tahun. Sisanya, keuntungan investasi akan bisa menutup pembayaran premi. Dan bila kondisinya memang dalam keuntungan yang maksimal, akan ada uang lebih hasil dari investasi ini.

Baca Juga: Selain BPJS, Asuransi Kesehatan dan Unit Link Bisa Jadi Pilihan Ideal

Pastikan, Sudah Tahu Pasti Risikonya

Hal paling mendasar sebelum seseorang memutuskan untuk membeli premi asuransi unit link adalah sudah yakin dan tahu benar dengan risikonya. Jangan sampai ada informasi yang salah. Karena sekali lagi, sifat asuransi unit link ini adalah penggabungan dua skema keuangan: asuransi dan investasi.

Jadi, tak bisa dipandang dari satu sisi saja. Memandang atau tak mempelajari risiko asuransi unit link inilah yang kerap kali menjadikan seseorang kecewa dan akhirnya tidak memperpanjang polis sehingga tidak mendapat manfaat dari kedua skema keuangan tersebut secara maksimal.

Baca Juga: Ini Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Unit Link