Akan Menetap di Luar Negeri? Ketahui Dulu 5 Negara dengan Biaya Hidup Termahal Ini

Hidup di luar negeri baik untuk liburan, kuliah, ataupun bekerja mungkin menjadi tujuan tersendiri bagi beberapa orang. Keinginan untuk hidup di luar negeri dengan harapan masa depan yang lebih cerah memang tidak salah.

Tapi, kamu juga perlu tahu bagaimana biaya hidup di negara yang ingin kamu tempati. Karena tidak ada jaminan ketika kamu secara spontan ingin menetap di suatu negara dengan kesuksesan yang menunggumu.

Banyak ungkapan yang mengatakan bahwa apa yang terlihat tidak seperti yang terjadi sebenarnya. Bisa saja negara yang menjadi keinginan untuk tempatmu tinggal di masa depan tidak sama seperti apa yang selama ini kamu pikirkan. Keadaan yang mewah, spesial, dan nyaman bisa saja hanya bayangan semu yang ada di pikiranmu.

Mengutip survei yang dilakukan oleh Numbeo mengenai indeks negara dengan biaya hidup paling mahal. Indeks Biaya Hidup ini mengacu pada New York, Amerika Serikat dengan acuan angka 100%.

Sehingga misalnya Negara XYZ dengan nilai indeks biaya hidup sebesar 130%, maka dapat diinterpretasikan bahwa Negara XYZ memiliki biaya hidup 30% lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya hidup di New York.

Survei Indeks Biaya Hidup yang dilakukan oleh Numbeo ini hanya mempertimbangkan informasi harga barang konsumsi, restoran, pakaian, tanpa menambahkan informasi biaya tempat tinggal.

Yuk, ketahui lima negara dengan biaya hidup paling mahal sebelum kamu pergi ke negara tersebut!

1. Swiss

 

swiss

Menurut survei Numbeo, Swiss menempati urutan pertama sebagai negara yang memiliki indeks biaya hidup termahal. Survei Numbeo menghasilkan data bahwa Swiss cost living index sebesar 119,98 yang artinya biaya hidup di Swiss rata-rata 19,98% lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya hidup di New York.

Sedangkan untuk restaurant index-nya sendiri sebesar 122,6%. Wah, berarti biaya makan di Swiss juga lebih mahal jika dibandingkan dengan New York.

Walaupun dengan biaya hidup yang sangat mahal, sebanding dengan tingkat pendapatan masyarakat Swiss yang juga tinggi. Masyarakat Swiss rata-rata memiliki pendapatan bersih mencapai 4.777,71 Swiss Franc per bulannya.

Bagaimana, kamu berniat untuk menetap di Swiss dengan indeks biaya hidup termahal di dunia?

2. Islandia

 

islandia

Negara cantik dengan salju abadi ini menjadi negara dengan biaya hidup kedua termahal di dunia. Menurut Survei Numbeo, index living cost di Islandia adalah sebesar 112,64% yang artinya 12,64% lebih mahal jika dibandingkan dengan New York. Sedangkan untuk biaya makan, menurut Numbeo Islandia memiliki indeks sebesar 125,94. Wah, 25% lebih mahal biaya makan di New York.

Selain biaya hidup, biaya untuk pendidikan di Islandia juga mahal. Untuk tingkat Taman Kanak-kanak, biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar 34.931,58 krona.

Biaya hidup yang sangat mahal di Islandia berbanding lurus dengan penghasilan masyarakatnya. Di Islandia, rata-rata penghasilan masyarakatnya adalah sebesar 353.424,41 Krona atau Rp47 juta.

3. Norwegia

 

Norwegia

Jika kamu berkeinginan untuk menetap di Norwegia, kamu harus siap-siap dengan biaya hidup yang cukup mahal. Dengan indeks biaya hidup sebesar 104,09% kamu juga harus siap untuk mengatur keuanganmu sebaik mungkin.

Kebutuhan makan yang cukup mahal juga menjadi pertimbangan. Di Norwegia, biaya makan bisa mencapai 800 Krona Norwegia atau Rp1.41 juta untuk dua orang. Wah sangat mahal jika dibandingkan dengan biaya makan di Indonesia.

Sedangkan untuk tempat tinggal di Norwegia juga cukup mahal. Berkisar 10.324 Krona Norwegia atau setara Rp18.29 juta tiap bulannya. Wow, lumayan mahal ya?

Biaya hidup yang mahal juga diimbangi dengan penghasilan masyarakat yang besar pula. Di Norwegia, penghasilan masyarakatnya rata-rata 28.011 Krona Norwegia atau Rp49.7 juta. Pastikan dengan penghasilan sebesar itu cukup untuk kebutuhan bulanan ya jika kamu berkeinginan untuk tinggal di Norwegia.

4. Luxemburg

 

Luxemburg

Negara yang menempati urutan keempat sebagai negara dengan biaya hidup termahal yaitu Luxemburg. Survei Numbeo menyatakan bahwa Luxemburg memiliki indeks biaya hidup sebesar 86,44%. Angka tersebut sebanding dengan penghasilan masyarakat yang berkisar 2.927,94 euro atau setara dengan Rp49,1 juta.

Luxemburg sebagai salah satu negara kecil di Eropa juga memiliki biaya makan yang tidak terlalu mahal. Makan di restoran, cukup mengeluarkan 17 euro atau Rp285 ribu. Bagaimana? Tidak semahal di negara-negara sebelumnya kan?

5. Denmark

 

Denmark

Hidup di Denmark mungkin menjadi salah satu mimpimu. Tenang, kamu tidak perlu khawatir. Biaya hidup di Denmark tidaklah semahal biaya hidup di Swiss atau Islandia. Di Denmark, indeks biaya hidupnya berkisar pada 82,65%. Kamu bisa menyewa tempat tinggal nyaman di pusat kota dengan mengeluarkan 6.382,78 krona atau sekitar Rp14 juta. Wah masih cukup terjangkau, kan?

Sedangkan untuk biaya makan di negara Denmark juga relatif terjangkau yaitu sekitar Rp250 ribu saja untuk sekali makan.

Masyarakat Denmark rata-rata memiliki penghasilan sebesar Rp43 juta tiap bulannya. Cukupkan untuk seluruh kebutuhan bulanan?

Pikirkan Sebelum Bertindak

Nah, dengan adanya gambaran tentang biaya hidup di negeri orang, kamu bisa mulai menyiapkan dana dan memilih negara mana yang akan menjadi targetmu. Baik itu untuk liburan dalam beberapa saat, melanjutkan studi, atau menetapkan tinggal disana untuk beberapa waktu dan berniat menabung untuk masa depan.