Apa Saja Keuntungan Bunga "Flat" dan "Floating" untuk KPR?

Sangat penting untuk kita yang hendak memilih pembiayaan rumah dengan KPR, untuk mengetahui detail perhitungan KPR agar tidak salah dalam mengambil keputusan. Yang sering menjadi fokus dalam KPR adalah terkait bunga yang memberikan keuntungan dalam fasilitas KPR. sebagian orang memanfaatkan KPR sebagai alternatif dana yang kurang jika harus membeli rumah secara cash.

Tidak bisa dipungkiri jika bunga KPR memang cukup tinggi, dan akan terus naik setiap tahunnya. Yang perlu Anda ketahui, dalam KPR ada dua jenis suku bunga, yaitu bunga flat dan bunga floating. Pernahkan terpikir oleh Anda sebenarnya jenis suku bunga mana yang bisa memberikan keuntungan lebih? Untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai suku bunga flat dan suku bunga floating, berikut ulasannya:

1. Suku Bunga Flat

Suku bunga flat ini adalah bunga KPR yang sistem perhitungannya mengacu pada pokok utang di awal pembayaran. Pada sistem bunga ini, antara porsi dan pokok yang ada dalam angsuran bulanannya akan tetap sama, tidak berubah-ubah hingga jangka waktu pinjamanya selesai. Keuntungannya, dengan tingkat bunga yang tetap, maka keuntungan yang kita dapat sebagai nasabahnya adalah adanya kepastian nominal angsuran yang harus dibayar. Angsurannya akan berjumlah sama dari bulan ke bulan hingga akhir masa kredit.

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Selain itu, jika seandainya nasabah memiliki cukup uang dan melunaskan cicilan di tengah masa pinjamannya, Nasabah tidak akan dikenakan biaya penalti yang bisa jadi cukup besar. Anda yang tidak ingin terlalu mengambil risiko, cocok memilih bunga KPR ini. Kelemahannya,  di balik keunggulannya, sistem bunga flat ini memiliki kelemahan, yaitu nilai angsurannya sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga floating.

Kelemahan lainnya adalah saat terjadi penurunan suku bunga, nasabah tidak bisa ikut merasakan keuntungan dari turunnya tingkat suku bunga tersebut.