Apakah Dana Pensiun Perusahaan Menguntungkan? Cari Tahu di Sini

Sudahkah memiliki dana pensiun? Jika belum, segera persiapkan dana pensiun mulai dari sekarang. Peran dana pensiun akan terasa nantinya setelah tidak lagi menerima gaji tiap bulan. Tidak mau kan, masa pensiun nanti kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari? Atau karena benar-benar kekurangan uang, sampai menjual atau menjaminkan aset untuk mendapat pinjaman.

Ada benarnya memang kalau perusahaan memberikan dana pensiun dengan menggunakan produk lembaga keuangan tertentu untuk setiap karyawannya. Namun, perlu diketahui ketika pensiun nanti, Anda tidak bisa langsung menarik semua dana pensiun yang diberikan perusahaan.

Bisa dibayangkan bukan? Anda sedang butuh uang dalam jumlah tertentu, tetapi mustahil mengandalkan dana pensiun dari perusahaan yang terbatas. Sebab menurut ketentuannya, hanya sebagian kecil yang bisa ditarik. Sisanya akan diberikan setiap bulan seperti pemberian gaji selama seumur hidup. Mau tak mau Anda dipusingkan karena memikirkan cara-cara untuk mendapatkan dana tambahan.

Baca Juga: Tips Menyiapkan Pensiun Dini dengan Deposito

Sekilas Tentang DPLK dan DPPK dari Perusahaan

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Mempersiapkan Dana Pensiun via shutterstock.com

 

Dana pensiun karyawan pada umumnya dikelola bank atau perusahaan asuransi jiwa dalam bentuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Bisa juga perusahaan mengelola sendiri dana pensiun karyawannya dalam wujud Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK). Uniknya, tidak ada larangan bagi pemberi kerja lain untuk mengikutsertakan karyawannya ke dalam DPPK yang ada.

Ada juga perusahaan yang mengikutkan karyawannya ke dalam Jaminan Hari Tua (JHT) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan. DPLK berbeda dengan JHT dari sisi iuran. Untuk DPLK, iuran yang dibayarkan sebesar 3% (2% perusahaan + 1% pekerja). Sementara untuk JHT, iuran yang dibayarkan sebesar 5,7% (2% pekerja + 3,7% pemberi kerja).

Ketentuan tentang Dana Pensiun dan Manfaat yang Diberikan

Pengelolaan Dana pensiun sebenarnya sudah diatur dalam undang-undang (UU) No. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun. Selebihnya, dalam pelaksanaannya, penerimaan dana pensiun diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bunyinya:

Ruang Edukasi

  1. Uang pensiun atau DPLK yang bisa diambil maksimal 20% sebagai awalan. Ini sesuai dengan Pasal 14 Peraturan OJK tersebut. Artinya, pada hari itu di mana Anda pensiun atau resign dari suatu perusahaan, Anda tidak bisa mengambil seluruh dari manfaat uang pensiun tersebut.
  2. Sisa 80% dari uang manfaat pensiun selanjutnya akan diberikan secara annuitas oleh perusahaan asuransi jiwa yang mengurusi dana pensiun tersebut selama seumur hidup. Artinya, dana pensiun akan diberikan setiap bulan layaknya gaji.

Inilah Fakta DPLK dari Perusahaan yang Perlu Anda Tahu

Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)

Menghitung Dana Pensiun via shutterstock.com

 

Di bawah ini adalah beberapa fakta dari DPLK yang bisa dijadikan gambaran untuk mengantisipasi risiko dana pensiun.

1. Jumlah Iuran Terbatas

Tahukah bahwa dengan DPLK, perusahaan akan membayarkan dana pensiun untuk Anda. Namun, besaran iuran yang dibayarkan mungkin tidak sesuai harapan Anda. Persoalannya, sekalipun ada permintaan pada perusahaan untuk menaikan persentase iuran DPLK, perusahaan cenderung menolaknya. Sebab ada biaya yang dikenakan menurut persentase tertentu setiap perusahaan membayar iuran DPLK.

2. Pengukuran Dana Pensiun Berdasarkan Gaji

Besar atau tidaknya dana pensiun dari DPLK sesuai dengan gaji yang Anda terima. Makin besar gaji yang Anda terima, makin besar pula iuran DPLK yang dibayarkan perusahaan. Seperti yang diterangkan di atas, umumnya persentase yang dikenakan untuk iuran DPLK sebesar 3%. Jadi, tidak dengan meminta kenaikan persentase iuran DPLK untuk meningkatkan dana pensiun, tetapi bisa dengan kenaikan gaji.

3. Bukanlah Investasi

Bila dibandingkan dengan reksa dana, DPLK masih jauh dari kata investasi. Reksa dana lebih baik dalam memberikan untung. Sementara DPLK tidak sebaik reksa dana yang bisa ditarik seluruhnya tanpa batasan 20%. Belum lagi proyeksi keuntungannya dari waktu ke waktu. DPLK dihitung menurut persentase dari gaji bulanan. Dan besarnya iuran tergantung besarnya gaji. Berbeda dengan reksa dana, yang dalam hal perolehan keuntungan diatur manajemen investasi.

Baca Juga: 5 Cara Aman Menyiapkan Dana Pensiun Dini

Cari dan Dapatkan yang Lebih Baik

Dalam mempersiapkan dana pensiun, sebaiknya jangan menggantungkan pada apa yang diberikan perusahaan. Milikilah inisiatif untuk mempersiapkan masa pensiun dengan dana yang bisa memberi jaminan pada hidup Anda nantinya. Banyak instrumen investasi pilihan yang bisa dimanfaatkan. Pilihannya, Anda bisa menaruh uang dalam bentuk reksa dana, saham, obligasi, deposito, atau tabungan berjangka. Selagi masih banyak waktu, cari dan dapatkan investasi sebagai dana pensiun yang lebih baik.

Baca Juga: Persiapan Dana Pensiun: Pilih BPJS, DPLK, atau Reksa Dana?

Butuh dana? Punya kartu kredit? Dapatkan pinjaman tanpa agunan KTA terbaik disini. Tidak punya kartu kredit, Pilihan KTA Tanpa Kartu Kredit Bisa membantu

Dapatkan Kredit Tanpa Agunan Sekarang