Asuransi Jiwa Terbaik, Apa Dan Bagaimana Memilihnya ?

Kehidupan manusia selalu penuh dengan misteri dan gangguan yang tidak dapat diprediksi. Hari ini Anda sehat, segar, dan bugar tetapi bisa saja tiba-tiba besok kondisi Anda sakit atau terkena musibah (amit-amit, semoga hal ini tidak terjadi).  

Jika posisi Anda saat ini sebagai kepala keluarga atau pencari nafkah utama di keluarga,  sebaiknya Anda sudah memiliki asuransi jiwa sebagai upaya perlindungan diri dan keluarga Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti musibah kecelakaan kerja, sakit, hingga kematian pencari nafkah.  

Apa itu asuransi jiwa? kenapa perlu memiliki asuransi jiwa? 

Dikutip dari AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia), pengertian asuransi jiwa adalah program perlindungan dalam bentuk pengalihan resiko ekonomis atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Jika dianalogikan, asuransi jiwa sering diandaikan sebagai payung di rumah anda, pelampung di kapal atau pesawat udara. Sangat dibutuhkan karena berguna pada saat tertentu tetapi seringkali tidak terpikirkan ketika keadaan aman. Jadi asuransi jiwa sangat dapat diandalkan terutama pada saat situasi yang tidak diinginkan terjadi.

Tujuan dari asuransi jiwa ialah sebagai upaya perlindungan agar kebutuhan ekonomi Anda tidak terganggu akibat terjadinya resiko terhadap pencari nafkah selama masa- masa produktif; atau untuk persiapan hari tua yang bahagia dan sejahtera.

Tak Perlu Takut Asuransi Jiwa 

Sekarang sudah bukan lagi waktunya Anda takut asuransi sebab asuransi adalah produk keuangan yang bisa memberikan ketenangan dan meringankan beban finansial Anda dan keluarga ketika musibah melanda. 

Bisa dibilang sekarang ini, di tahun 2019, memilih produk asuransi jiwa terbaik dan sesuai dengan kebutuhan Anda itu gampang-gampang susah. Sebab, ada banyak tawaran produk asuransi jiwa dengan beragam iming-iming benefit menggiurkan. Jadi, akan sangat berbahaya jika Anda asal-asalan membeli asuransi jiwa apalagi tidak paham dengan jenis asuransi jiwa.

Oleh sebab itu memahami produk asuransi jiwa sebelum membelinya itu penting. Berikut ulasan lengkapnya.  

Baca Juga : Tips Memilih Asuransi Jiwa Yang Tepat

Kenali 4 Jenis Produk Asuransi  Jiwa 

Sekarang ini ada banyak produk asuransi jiwa ditawarkan oleh perusahaan asuransi di Indonesia. Ada produk asuransi jiwa yang disertai dengan fitur dan benefit tambahan.

Jadi, pertanyaannya asuransi jiwa apa yang tepat dengan Anda dan keluarga?

Sebelum membeli produk asuransi jiwa, marilah kita pahami dulu jenis-jenis asuransi jiwa yang dijual di Indonesia. Tujuannya, agar Anda lebih cermat sebelum membeli asuransi dan tidak terjebak dengan membeli produk yang tidak sesuai kebutuhan Anda .

Berikut 4 macam asuransi jiwa yang sering ditawarkan:

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

asuransi jiwa

Asuransi jiwa berjangka merupakan jenis asuransi jiwa dimana proteksi akan diberikan kepada pemegang polis dalam kurun waktu tertentu, dengan nilai uang pertanggungan yang cukup besar, bisa mencapai miliaran rupiah.

Periode pertanggungan asuransi berjangka memiliki pilihan kontrak jangka waktu mulai 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun dan seterusnya. Jangka waktu disesuaikan dengan penawaran dari perusahaan asuransi terkait. 

(+)  Kelebihan: 

  • Premi yang ditawarkan sangat terjangkau dan murah. Selama masa kontrak, premi biaya tetap dan terhitung murah, kisaran biaya premi yang dibayarkan dimulai dari Rp 250.000 per bulan.
  • Besaran premi asuransi jiwa berjangka bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.
  • Pilihan pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, kuartal-an, semester-an atau tahunan.
  • Biaya premi murah tetapi uang pertanggungan bisa mencapai miliaran rupiah. 
  • Usia pemegang polis antara 15 sampai 75 tahun.
  • Selama masa kontrak masih aktif, biaya pertanggungan akan diberikan oleh perusahaan asuransi apabila tertanggung tidak dapat menafkahi keluarga karena masalah kesehatan atau meninggal dunia.

(-)  Kelemahan: 

  • Sistem pertanggungan dalam asuransi jiwa berjangka memiliki masa berlaku / jatuh tempo. Artinya, apabila habis masa kontrak, maka asuransi terhitung tidak aktif dan Anda tidak akan mendapatkan jaminan finansial.  
  • Tidak ada uang tunai dari premi yang dibayarkan setelah kontak asuransi selesai. Sebagai ilustrasi, pak Cermat membeli asuransi jiwa berjangka dengan waktu 10 tahun, lalu kondisinya pak Cermat tetap sehat dan bisa menafkahi keluarganya hingga kontrak asuransi berjangka 10 tahun selesai. Alhasil, pak Cermat harus merelakan hangusnya premi yang telah dibayarkan.
  • Apabila ingin memperpanjang masa kontrak, risikonya premi yang dibayarkan akan naik harganya dibanding kontrak sebelumnya. 

Note:Asuransi jiwa berjangka cocok bagi Anda yang lebih mengutamakan masa depan anak. Juga bagi Anda yang memiliki bujet minim tetapi telah merasa saatnya memiliki asuransi jiwa. 

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Pendidikan untuk Anak

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

asuransi jiwa seumur hidup

Asuransi jiwa seumur hidup ini memberikan pertanggungan seumur hidup, yakni dengan batasan sampai 99 tahun atau 100 tahun (tergantung pada ketentuan polis asuransi).  

(+)  Kelebihan: 

  • Besar kemungkinan Anda akan mendapat uang pertanggungan karena umur manusia jarang ada yang mencapai 100 tahun. 
  • Pemegang polis bisa mendapatkan nilai tunai dari polis yang sudah dibayarkan dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. 
  • Premi asuransi tidak akan hangus meskipun tidak ada klaim dan dapat diambil keseluruhan setelah masa kontak usai. 
  • Pilihan pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, kuartal-an, semester-an atau tahunan.
  • Usia pemegang polis antara 1 bulan sampai dengan lebih dari 70 tahun.

(-)  Kelemahan: 

  • Premi yang dibayarkan lebih mahal dan nilai pertanggungannya berkisar Rp150 juta hingga Rp500 juta, angka ini lebih kecil dibandingkan asuransi berjangka.
  • Total premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan dengan bunga di kisaran 4% per tahun dan dipotong biaya pajak (sesuai kesepakatan yang berlaku).  

Note:  Asuransi jiwa ini cocok bagi anda yang tidak punya tanggungan dan tidak mau merepotkan keuangan keluarga bila meninggal.

3. Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance)

asuransi dwiguna

Asuransi jiwa ini disebut dwiguna karena memberikan 2 kegunaan sekaligus, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka dan sebagai tabungan. Produk asuransi dwiguna antara lain asuransi pendidikan anak, asuransi pensiun, dsb. 

(+)  Kelebihan: 

  • Anda akan mendapatkan uang pertanggungan bila meninggal saat kontrak berjalan. Nilai pertanggungannya yang didapat sama dengan asuransi seumur hidup yakni dikisaran Rp150 juta – Rp500 juta.
  • Anda memiliki uang tabungan yang bisa ditarik sewaktu-waktu sebelum masa kontrak berakhir (sesuai dengan perjanjian yang berlaku).
  • Anda dapat menarik melakukan klaim sebelum masa kontrak berakhir. Artinya, Anda bisa menarik polis asuransi jika suatu saat membutuhkan uang untuk keperluan mendesak dalam jangka waktu tertentu beberapa tahun sekali (sesuai perjanjian dengan perusahaan asuransi).

(-)  Kelemahan: 

  • Premi yang dibayarkan tidak murah, biaya premi bisa mencapai jutaan per bulannya.
  • Pilihan pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, kuartal-an, semester-an atau tahunan.
  • Usia pemegang polis antara 1 bulan sampai dengan 90 tahun.
  • Anda bisa mendapat uang tunai dari total premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan dengan bunga di kisaran 4% per tahun dan dipotong biaya pajak (sesuai kesepakatan yang berlaku). 

Note:  Asuransi ini cocok bagi Anda yang ingin lebih memastikan pendidikan anak, ingin punya dana untuk kebutuhan tidak terduga atau ingin punya dana pensiun di masa mendatang.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

asuransi unit link

Asuransi jiwa unit link ini paling populer karena banyak ditawarkan oleh agen asuransi. Perlu diketahui, asuransi jiwa unit link memiliki 2 fungsi yaitu proteksi asuransi dan investasi.

(+)  Kelebihan: 

  • Anda memiliki investasi tanpa perlu repot karena perusahaan asuransi unit link juga bertindak sebagai Manajer Investasi.
  • Asuransi unit link memiliki waktu proteksi lebih lama, yakni pilihan 75, 80 hingga 100 tahun (sesuai ketentuan penyedia asuransi)
  • Anda sebagai pemegang polis bisa memilih instrumen investasi yang tepat dan sesuai rencana keuangan Anda. 
  • Tidak ada sistem hangus jika tidak mengajukan klaim. Artinya, Anda bisa mengambil nilai tunai unit link Anda. Nilai tunai ialah dana yang harus ada ketika premi berkala tidak mencukupi untuk membayar biaya yang ada. 
  • Anda bisa mendapatkan manfaat asuransi tambahan (rider) yang ditawarkan perusahaan asuransi. Misalnya asuransi tambahan kecelakaan, sakit kritis, cacat total, biaya rawat inap rumah sakit, dsb. 

(-)  Kelemahan: 

  • Asuransi unit link tidak murah. Biaya premi bulanan lebih mahal dibanding asuransi jiwa yang lain. 
  • Keuntungan investasi tidak besar. Perlu dipahami bahwa unit link memiliki fokus pada asuransi jiwa bukan investasi. Jadi jangan berharap Anda bisa mendapatkan uang hasil investasi unit link sangat besar, karena tetap ada risiko bila pertumbuhan investasi di pasar turun. 
  • Tidak ada jaminan proyeksi perkembangan investasi dari produk asuransi unit link sesuai atau sebagus penjelasan agen asuransi. Ingat, ada banyak faktor risiko investasi yang perlu Anda pahami. 

Note: Asuransi unit link cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi sekaligus memiliki asuransi sebagai perlindungan.

Tips Memilih Asuransi Jiwa Terbaik dan Terpercaya

1.Lakukan Riset dan Pahami Produk Asuransi Jiwa

Riset yang dimaksud ialah memahami seluk beluk produk asuransi jiwa agar Anda tidak terjebak dan memilih produk asuransi yang tidak sesuai.

Bagi pemula, riset ini sangat penting agar tidak terjebak dengan tawaran agresif dari sales agen asuransi. Pelajari dan pahami plus dan minus produk asuransi yang ditawarkan. Anda bisa mencari informasi produk dari website asuransi jiwa ataupun di cermati.com.

2. Tentukan Alasan Kenapa Anda Perlu Asuransi

Setelah riset, selanjutnya ialah tanyakan kepada diri Anda, apa tujuan Anda mengambil asuransi jiwa?

Pahami manfaat asuransi jiwa dimasa depan sebagai perlindungan finansial untuk keluarga Anda apabila kepala keluarga mengalami kecelakaan yang menyebabkan kematian atau cacat tetap sehingga tak bisa lagi produktif bekerja.

Pahami juga aturan umum asuransi jiwa yaitu ada produk asuransi jiwa yang menawarkan uang pertanggungan tinggi tetapi premi akan hangus, atau sebaliknya yakni uang pertanggungan kecil tetapi premi akan dikembalikan. Anda mau yang mana? sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda.

3. Pilih Premi Asuransi Sesuai Bujet

Ada banyak produk asuransi jiwa dengan beragam fitur didalamnya yang bisa mempengaruhi harga premi. Apabila Anda sudah mengetahui tujuan kenapa Anda membutuhkan asuransi jiwa, selanjutnya tinggal memilih produk asuransi jiwa yang menawarkan premi sesuai bujet Anda. 

Cek kembali kemampuan Anda secara financial untuk membayar premi, jangan sampai ada masalah dalam pembayaran premi asuransi jiwa. Ingat! asuransi tidak harus mahal, semua disesuaikan dengan tujuan Anda di masa depan. Sekarang ada banyak produk asuransi jiwa dengan premi terjangkau dan uang pertanggungan yang cukup besar. Intinya, beli sesuai kebutuhan, pahami syarat dan ketentuan asuransi yang berlaku juga sebelum membelinya.

Bahkan ada banyak tawaran asuransi jiwa keluarga paket hemat dengan premi yang terjangkau, atau asuransi jiwa paket investasi, asuransi jiwa dengan paket dana pendidikan dsb.

Sebagai catatan, sebelum Anda membeli paket asuransi jiwa apapun dengan tawaran premi terjangkau, pastikan Anda membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku agar tidak menyesal di kemudian hari.

Ilustrasi Asuransi Jiwa 

Setelah mengetahui secara umum manfaat dari asuransi jiwa tersebut, lihatlah kebutuhan diri Anda sendiri dan keluarga untuk memilih asuransi jiwa yang tepat. Misalkan anda seorang pegawai yang berusia 30 tahun, dengan penghasilan yang besar sekitar 8 juta per bulan.

Anda dan keluarga sudah tercover oleh asuransi kesehatan di kantor yang cukup lumayan, sehingga tidak memerlukan asuransi kesehatan lagi dari luar. Anda tidak memiliki cicilan hutang diluar, mungkin hanya cicilan KPR yang nilainya 2 juta per bulan selama 10 tahun.

Dengan penghasilan berkisar 8 juta perbulan, kenaikan gaji tiap tahun gaji dan hanya 1 cicilan KPR sebesar 2 jutaan, kondisi keuangan keluarga Anda dikatakan sudah mapan. Kondisi ini membuat Anda ikut asuransi hanya karena ingin melindungi anak dan istri di masa depan, serta mendapatkan uang pensiun yang besar. Melihat kondisi seperti ini sebaiknya Anda ikut Asuransi Jiwa Dwiguna dengan masa kontrak 25 tahun dan pertanggungan 500 juta.

Misalkan Anda meninggal dunia 20 tahun kemudian keluarga anda akan mendapat tanggungan sebesar 500 juta. Apabila Anda masih hidup sampai habis masa kontrak anda selama 25 tahun, keluarga Anda tetap akan mendapat tanggungan sebesar 500 juta.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Cermat Memilih Asuransi Jiwa 

Sekali lagi asuransi jiwa akan bermanfaat sebagai perlindungan finansial dimasa depan. Kunci memilih asuransi jiwa terbaik dan terpercaya ialah dengan memahami kebutuhan Anda. Jangan membeli asuransi jiwa hanya karena terkena bujuk rayu dari agen asuransi, tanpa mengetahui seluk beluknya. Jika salah dalam menentukan pilihan asuransi jiwa, kemungkinan besar perekonomian keluarga Anda akan berantakan, Anda merugi dan menyesal. Cermatlah memilih asuransi ya! 

Baca Juga : 3 Asuransi yang Minimal Wajib Anda Miliki