Beli Narkoba Banyak Ruginya, Mending Investasi Saja Banyak Untungnya

Narkoba merupaan kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Mulai dari pria dan wanita, muda maupun tua tahu soal narkoba. Banyak orang yang memproduksi, menjual sampai menggunakan obat terlarang tersebut. Pada zaman now, narkoba sudah menjadi barang yang wajib dimiliki hingga dikonsumsi di beberapa kalangan, tak terkecuali artis.

Tengok saja nama-nama artis yang telah terciduk oleh polisi, diantaranya Jennifer Dunn, Tio Pakusadewo, Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya Zaida. Mereka di gerebek di waktu dan tempat yang berbeda. Sederet artis tersebut beralasan dengan menggunakan narkoba untuk meningkatkan stamina, akan merasa rileks, pikirannya menjadi tenang, dan rasa capek jadi hilang setelah sibuk dengan jadwal yang padat.

Berprofesi sebagai artis tentunya memiliki penghasilan yang tidak sedikit. Dengan banyaknya tawaran job, mereka bisa berpenghasilan belasan juta dalam sehari. Salahnya tempat pergaulan dengan tergiurnya hasutan teman untuk mencoba narkoba, akhirnya tidak sedikit artis yang mencoba mengkonsumsi narkoba hingga ketagihan.

Narkoba adalah barang haram yang harus kita jauhi, daripada mengeluarkan uang ratusan ribu atau jutaan untuk beli narkoba, uang itu bisa dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih bermanfaat dan bisa memberikan keuntungan yang lebih besar, seperti investasi.

Baca Juga: Manfaat Investasi Meski Dalam Skala Kecil

Efek Negatif Konsumsi Narkoba

Narkoba merupakan narkotika dan obat atau bahan berbahaya yang biasanya digunakan untuk keperluan kedokteran. Namun, banyak orang yang menyalah gunakan penggunaan narkoba, seperti diproduksi, di perjual bebaskan, hingga dikonsumsi tanpa aturan atau resep dari dokter. Berikut adalah beberapa kerugian yang di dapat dari narkoba.

1. Kesehatan

demam
Narkoba Menimbulkan Berbagai Macam Penyakit

Jika mengkonsumsi narkoba secara terus menerus dapat mengganggu fisik pada tubuh hingga kesehatan. Walau tidak menunjukkan perubahan secara cepat, lambat laun, tubuh dan kesehatan akan terganggu.

  • Gangguan yang akan diderita oleh pengguna narkoba pada umumnya, yaitu terganggunya pada sistem saraf seperti kejang-kejang, imajinasi dan halusinasi, rusaknya jantung, paru-paru, pembuluh darah dan kulit, pada reproduksi terdapat penurunan fungsi hormon atau menstruasi tidak teratur bahkan menstruasi bisa terhenti, sering sakit kepala, demam, mual-mual hingga muntah, terjadi pengecilan hati, dan sulit untuk tidur.
  • Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya secara bergantian, dapat tertularnya pernyakit seperti hepatitis B, C dan HIV
  • Fatalnya dalam mengkonsumsi narkoba secara berlebihan atau melebihi batas kemampuan tubuh akan menyebabkan kematian.

 2. Psikologi

marah
Narkoba dapat Mengganggu Psikologi

Selain terganggunya kesehatan pada fisik dan organ tubuh, mengkonsumsi narkoba juga dapat mengganggu kejiwaan seseorang yang menggunakan narkoba. Berikut dampak yang diperoleh pada psikologis.

  • Sulit untuk berkonsentrasi dalam hal apapun, kinerja menjadi lambat, bahkan rasa percaya diri menjadi hilang.
  • Tingkah laku menjadi tidak terkontrol, sering melakukan tindakan yang ceroboh
  • Selalu merasa tegang, gelisah hingga berhayal dan muncul rasa curiga yang berlebihan
  • Sering merasa kesal, tertekan, dan selalu merasa tidak aman, rela menyakiti diri sendiri hingga tanpa ada rasa takut untuk bunuh diri.
 

 3. Dipenjara

penjara
Narkoba Bisa Dipenjara

Orang yang terlibat dengan narkoba akan dipenjara tergantung pada posisi kesalahan pelaku dengan undang-undang yang telah ditetapkan. Penjara merupakan salah satu hal kerugian terbesar bagi yang berkecimpung di dunia obat terlarang atau narkoba. Selain dapat mencoreng nama baik diri sendiri, secara otomatis juga merusak nama baik keluarga.

  • Ayat (1) pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika bahwa setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.
  • Ayat (2) pasal 112, jika dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi lima gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayah (1) ditambah 1/3.
  • Pasal 127 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika bahwa setiap penyalah guna narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Kemudian, pengguna narkotika Golongan II bagi diri sendiri dipidana penjara paling lama dua tahun. Terakhir, pengguna narkotika Golongan III bagi diri sendiri dipidana dengan penjara paling lama satu tahun.
  • Jika terbukti hanya menjadi korban, maka individu yang terkait wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial sesuai dari undang-undang tersebut.

Baca Juga: Kesalahan dalam Melakukan Investasi dan Cara Memilih Investasi yang Tepat

Alokasikan Uang untuk Investasi

Investasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar dibanding dengan membeli narkoba yang justru memberikan banyak kerugian. Daripada uang melayang buat beli barang haram dan merugikan, lebih baik uang ratusan ribu tersebut dibelikan produk investasi yang bisa bertumbuh dan menguntungkan.

Bayangkan untung yang bisa Anda raih dengan berinvestasi, diantaranya sebagai tabungan untuk masa depan, kehidupan Anda dan keluarga akan lebih terjamin, dan bisa menjadi tambahan penghasilan dengan keuntungan yang besar tergantung dari jenis dan nominal investasi.

Berikut adalah beberapa jenis investasi yang bisa Anda lakukan dengan modal minim.

1. Emas

emas
Investasi Emas

Emas menjadi salah satu ladang untuk berinvestasi yang banyak digandrungi masyarakat. Beberapa kelebihan yang dimiliki emas diantaranya memiliki nilai jual, tidak mudah rusak, mudah diperjualbelikan dan cara investasi emas juga murah.

Selain itu, modal untuk investasi emas relatif kecil dan nilai emas akan selalu mengalami kenaikan di setiap tahunnya. Dengan modal mulai Rp100.000 Anda sudah bisa membeli emas batangan melalui program tabungan emas yang dibeli di Pegadaian Indonesia atau PT Antam.

Tips: Jika Anda sudah memiliki modal lebih dan ingin investasi emas, sebaiknya jangan sampai tertipu dengan tawaran investasi emas yang menggiurkan tapi palsu dan merugikan. Sebelum melakukan pembelian, cek selalu dan perhatikan harga emas di situs terpercaya, dan belilah emas di tempat yang terpercaya atau resmi. Ingat! Waspada dengan tipuan dengan penawaran-penawaran yang bagus oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

2. Reksa Dana

reksadana
Investasi Reksa Dana

Reksa dana adalah wadah dan pola pengelolaan dana atau modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit di banyak perusahaan. Untungnya beli reksa dana adalah uang yang Anda kumpulkan di tempat jasa penyedia investasi reksa dana akan terus berkembang. Tidak perlu khawatir, pada zaman sekarang ini banyak perusahaan penyedia jasa investasi reksadana yang memiliki persyaratan dengan modal yang sangat kecil. Terdapat beberapa jenis reksa dana diantaranya, pasar uang, pendapatan tetap, terproteksi, campuran, dan saham.

Tips: pahami terlebih dahulu mengenai investasi reksa dana, mulai dari cara dan jenis-jenis reksadana, tentukan jangka waktu yang tepat untuk investasi reksa dana dan pilihlah perusahaan jasa penyedia investasi reksa dana yang terpercaya. Anda bisa mulai investasi reksadana dengan modal Rp100.000,- murah bukan.

3. Saham

saham
Investasi Saham

Kebanyakan orang beranggapan kalau investasi saham membutuhkan modal yang sangat besar, bahkan orang yang bisa bermain saham hanya orang kelas atas. Tapi untuk saat ini, bagi Anda yang ingin memulai investasi saham bisa dengan modal yang minim, kok. Ada program Ayo Nabung Saham dari Bursa Efek Indonesia, dimana Anda bisa membeli saham dengan setor uang Rp100.000,- saja. Dan apabila Anda ingin investasi dengan modal lebih dari Rp100.000,-  hal ini sangat diperbolehkan.  

Investasi saham merupakan salah satu investasi yang menawarkan hasil yang sangat tinggi, namun risikonya juga tinggi. Keuntungan yang akan Anda dapat kalau terjun ke dunia saham ada dua yaitu, dari selisih harga pembelian dan penjualan saham yang berasal dari permintaan dan penawaran yang berlaku dipasar dan Anda akan mendapatkan bagian dari perusahaan kepada pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikan masing-masing, tergantung dari kebijakan perusahaan.

Tips: Sebelum memulai investasi saham, sebaiknya pelajari dulu apa itu saham, mulai dari saham-saham yang ok untuk investasi hingga jenis harga saham. Anda bisa lakukan ini melalui situs-situs atau berkunjung langsung ke website Bursa Efek Indonesia (http://yuknabungsaham.idx.co.id/faq)  

Jauhi Narkoba, Mulai Investasi

Segala sesuatu yang akan kita lakukan, sebaiknya gunakan akal sehat untuk menimbang baik buruknya. Jika Anda terlanjur mengenal dunia narkoba dan menjadi pecandu. STOP! Saatnya Anda menata diri kembali. Lebih baik uang Anda gunakan untuk investasi yang bisa membuat hidup Anda lebih baik.

Baca Juga: Kenali Lebih Dalam Apa Itu Investasi Bodong