Biar Nggak Salah, Ikuti 3 Cara Hitung Jumlah Pinjaman Modal Usaha Berikut!

Memiliki modal yang cukup merupakan poin utama yang harus disiapkan untuk memulai bisnis. Jumlah modal ini tidak selalu kecil atau besar, tergantung pada jenis bisnis dan juga skala bisnis yang akan dijalankan. Saat tidak memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnis, mengajukan pinjaman tentu akan menjadi keputusan yang tepat. Bukan hanya Anda saja, namun hal ini banyak dilakukan oleh pebisnis di masa-masa awal mendirikan bisnis mereka.

Anda mungkin memiliki keinginan untuk mengajukan pinjaman dalam jumlah besar sekaligus dengan alasan untuk berjaga-jaga jika kemudian hari membutuhkan dana tambahan. Namun ini tentunya bukan cara yang tepat. Sebab, pinjaman modal yang besar akan membebani keuangan untuk masa yang lebih panjang. Semakin besar pinjaman, maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk melunasinya. 

Penting untuk selalu mengajukan pinjaman dalam jumlah yang tepat, tidak kurang dan tidak juga berlebihan. Biar gak salah dalam menentukan jumlah pinjaman modal usaha, baiknya para pebisnis pemula ikuti beberapa cara mudah berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Tetapkan jenis bisnis dengan jelas

bisnis
Tetapkan jenis bisnis dengan jelas

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menetapkan jenis bisnis yang akan dijalankan misalnya pakaian, aksesoris, kuliner dan sebagainya. Setelah itu, tentukan juga apakah hanya akan menjual produk jadi milik orang lain saja atau mungkin justru ingin sekaligus melakukan kegiatan produksi di dalam bisnis yang Anda jalankan nanti? 

Dengan begitu, Anda bisa melihat apa saja yang akan dibutuhkan untuk membangun bisnis. Mungkin saja, biaya bahan produksi, biaya perlengkapan, biaya peralatan, biaya promosi dan lainnya 

Baca Juga: Jenis Usaha yang Hanya Butuh Modal Rp5 Juta

2. Tentukan waktunya dengan tepat

kalender
Tentukan waktu dengan tepat

Sebelum menyusun anggaran, Anda juga perlu menetapkan waktu yang tepat untuk bisnis yang akan dijalankan. Penentuan waktu ini akan diikuti dengan pengajuan pinjaman yang akan dilakukan. Jangan sampai mengajukan pinjaman tapi mendiamkannya dalam waktu yang panjang karena waktu memulai bisnis masih beberapa bulan kemudian. Bukannya memberi manfaat, pengajuan pinjaman modal yang seperti ini tentu akan membebani keuangan dan tidak memberikan manfaat maksimal.

Pastikan Anda mengatur waktu dengan baik, kapan waktuuntuk membangun bisnis dan kapan waktu yang paling tepat untuk mengajukan pinjaman modal bisnis tersebut. Rencanakanlah waktu ini dengan baik, sehingga Anda bisa melihat dengan jelas kapan saja Anda akan membutuhkan dana ekstra untuk membangun bisnis dan kapan waktunya bisa menekan biaya bisnis tersebut. 

Semua ini akan membantu Anda menemukan  jumlah pinjaman modal yang paling tepat dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis yang akan dijalankan nanti. 

3. Hitung dan susun anggaran dengan tepat

anggaran
Hitung dan susun anggaran dengan tepat

Jika kedua langkah di atas sudah dilakukan dengan baik, maka Anda tentu sudah memiliki gambaran yang jelas terkait dengan perencanaan bisnisnya. Mulailah menyusun anggaran keuangan bisnis tersebut, mulai menghitung kebutuhan modal dengan cara yang tepat. Anda bisa membedakan modal ini dalam 3 jenis yang berbeda, yakni:

  • Modal tetap

Modal tetap ini terdiri dari berbagai barang atau peralatan yang akan dibutuhkan dalam kegiatan produksi atau operasional bisnis. Pada umumnya barang-barang ini memiliki nilai yang tinggi dan tidak termasuk aset likuid. Namun meski begitu, pengadaan barang-barang ini sangat dibutuhkan di dalam bisnis, seperti: mesin produksi, pabrik, dan yang lainnya.

  • Modal kerja

Modal kerja merupakan berbagai barang atau produk sekali pakai yang dibutuhkan dalam kegiatan bisnis, seperti: bahan bakar, bahan baku, dan yang lainnya.

  • Modal manusia (tenaga kerja)

Modal manusia merupakan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. Tenaga kerja ini haruslah memiliki keahlian dan latar belakang pendidikan tertentu yang sesuai dengan kebutuhan.

Pastikan hitung kebutuhan masing-masing modal ini dengan detail dan tepat, sehingga anggaran bisnis benar-benar sesuai dengan kebutuhan. 

Baca Juga: Masih Ragu Pinjam Modal Usaha di Bank, Cek Dulu Keuntungannya!

Pilih Produk Pinjaman yang Tepat

Sekarang ini banyak produk pinjaman modal usaha yang bisa dipilih, mulai dari Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Multiguna (KMG) alias pinjaman menggunakan agunan atau surat berharga, dan juga pinjaman online khusus usaha atau bisnis yang cepat cair. Jangan bingung, sebaiknya pilihlah fitur pinjaman modal yang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria Anda. Bandingkan terlebih dahulu menemukan produk pinjaman yang tepat.

Baca Juga: 21 Usaha Sampingan dengan Modal Kecil