Bingung Mau Pilih Investasi Online P2P Lending, Rumah, atau Apartemen? Ini Pertimbangannya

Melakukan investasi di dalam keuangan merupakan hal penting dalam kebutuhan tersendiri untuk sebagian orang, terutama Anda yang sudah melek keuangan. Investasi diharapkan bisa mendatangkan sejumlah penghasilan tambahan yang jumlahnya lumayan, sehingga keuangan bisa semakin kuat dan stabil di masa yang akan datang.

Namun dibalik semua itu, memilih instrumen investasi yang tepat merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Bagaimanapun juga, setiap orang yang melakukan investasi menginginkan hasil investasi yang maksimal. Untuk itu, calon investor harus dengan cerdas memilah jenis investasi.

Investasi dalam bentuk properti memang menjadi salah satu yang paling diminati sejak lama, biasanya investasi ini dilakukan dalam bentuk apartemen atau rumah. Namun beberapa waktu belakangan ini, investasi P2P Lending juga menjadi pilihan lainnya yang cukup banyak diminati, terutama oleh kaum muda yang lebih menyukai berbagai bentuk investasi yang simpel dan mudah dilakukan. 

Pada dasarnya ketiga investasi ini memiliki kelebihan dan juga kekurangan masing-masing, dimana berbagai hal ini tentu sangat layak untuk dijadikan sebagai pertimbangan sebelum akhirnya memilih salah satu di antaranya. Untuk membantu Anda dalam memilihnya, berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu dipahami dan pertimbangkan dari masing-masing investasi rumah, apartemen, dan juga P2P Lending yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber, antara lain:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Investasi Rumah

rumah
Investasi rumah

Lokasi merupakan hal utama yang perlu diperhatikan setiap kali seseorang ingin investasi rumah. Semakin strategis lokasi yang didapatkan, maka akan semakin tinggi juga hasil yang bisa diperoleh dari investasi rumah di kemudian hari. Investasi rumah menjadi salah satu yang paling banyak dilakukan, meskipun pada dasarnya investasi yang satu ini membutuhkan modal yang sangat besar. 

Hasil investasi yang nantinya didapatkan tentu saja berasal dari kenaikan harga rumah tersebut di masa yang akan datang, jika sewaktu-waktu Anda kelak berniat untuk menjualnya. Selain itu, juga bisa mendapatkan keuntungan dari biaya sewa rumah tersebut, apabila Anda memiliki rencana untuk menyewakan rumah kepada orang lain. Jumlah penghasilan dari sewa ini tentu sangat beragam, tergantung pada lokasi dan juga beragam fasilitas yang terdapat di dalam rumah yang disewakan.

Namun meski menjanjikan, investasi rumah ini juga tentu memiliki risiko tersendiri. Jika ternyata salah memilih lokasi dan membeli rumah di kawasan yang tidak strategis, maka bukan tidak mungkin kelak harganya akan anjlok di masa yang akan datang. 

Tentunya kondisi ini akan menimbulkan kerugian. Selain itu, menjual rumah dengan terburu-buru karena kondisi mendesak juga sangat berisiko karena bisa membuat harganya turun.

Investasi Apartemen 

apartemen
Investasi apartemen

Jika Anda ingin berinvestasi dalam bentuk apartemen, mungkin dana yang perlu disiapkan bisa dibawah harga rumah tapak. Meski lokasinya juga cukup mempengaruhi harga, namun pada umumnya apartemen ini dibangun pada lokasi-lokasi yang strategis dan memiliki pasar yang menjanjikan. 

Dalam investasi apartemen, Anda bisa mendapatkan penghasilan dari biaya sewa apartemen tersebut dengan sistem bulanan atau bahkan tahunan, tergantung dengan kesepakatan dengan pihak penyewa. Selain itu, Anda juga berpotensi mendapatkan sejumlah keuntungan dari selisih hasil penjualan apartemen tersebut, jika sewaktu-waktu Anda ingin melepasnya. Keuntungan ini akan jauh lebih besar, jika Anda melepasnya di saat kondisi pasar sedang bagus. 

Namun sama dengan instrumen investasi lainnya, investasi apartemen ini juga beresiko menimbulkan kerugian. Hal ini sangat mungkin terjadi jika tidak menemukan seorang penyewa untuk menghuninya, dan kondisi seperti ini bisa saja berlangsung dalam kurun waktu yang panjang. 

Bukan hanya itu saja, harganya juga berisiko mengalami penurunan saat ingin menjualnya dalam waktu yang cepat atau sedang butuh uang untuk keperluan yang mendadak.

Baca Juga: Jangan Percaya 6 Mitos ini Jika Mau Sukses Investasi Apartemen

Investasi Online P2P Lending 

p2p lending
P2p Lending

Investasi dalam bentuk p2p lending menjadi pilihan terakhir yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan. Investasi yang berbasis online ini bisa Anda temukan dengan mudah, sebab sekarang ini ada banyak penyelenggara p2p lending yang sudah berjalan secara profesional. 

Di dalam p2p lending, Anda akan mendapatkan keuntungan berupa bunga dari hasil investasi tersebut. Meski beragam, biasanya besaran bunga investasi ini sekitar 15% hingga 20% per tahunnya. Ini tentu jumlah yang cukup besar dan sangat menjanjikan, bukan? 

Investasi p2p lending ini juga cukup mudah dilakukan, Anda bisa mulai berinvestasi mulai dari ratusan ribu rupiah saja, tergantung pada kebijakan penyelenggara p2p lending yang dipilih. Namun pastikan hanya memilih situs p2p lending legal yang terpercaya dan sudah memiliki reputasi yang baik, sehingga dana investasi bisa aman dan menghasilkan keuntungan yang besar.

Baca Juga: Millenial Ketahui Dulu, ini Keuntungan dan Risiko Investasi di Fintech

Pilih Investasi Sesuai dengan Kondisi Keuangan

Sekarang ini sudah banyak orang baik kalangan dewasa ataupun milenial yang sudah melek investasi. Selain untuk mendapatkan keuntungan yang hasilnya lumayan besar, mereka juga beranggapan dengan berinvestasi bisa membantu mengamankan kondisi keuangan di masa depan. 

Namun, sebelum Anda benar-benar terjun, baiknya pastikan pahami setiap instrumen investasi  terlebih dahulu dengan baik mulai dari strategi yang perlu dilakukan, tahu berbagai risiko dan juga potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari setiap investasi dan sebagainya. 

Yang terpenting lagi, jangan sampai hanya mementingan investasi saja, tapi kebutuhan yang lain tidak terpenuhi dengan baik. Hal ini tentunya hanya membuat kondisi keuangan menjadi berantakan. Baiknya pilih investasi yang sesuai dengan kondisi keuangan, sehingga kegiatan investasi ini bisa memberikan manfaat maksimal bagi keuangan sendiri.

Baca Juga: Berinvestasi? Ini 4 Pilihan Investasi Jangka Panjang Paling Diminati