Butuh Uang? Emak-Emak Kini Bisa Gadai Tupperware di Pegadaian

Kabar gembira buat kaum emak-emak, karena kini wadah makan dan minum merek Tupperware bisa digadaikan. Meski terbuat dari plastik, perabot rumah tangga ini ternyata mempunyai nilai sebagai jaminan gadai, khususnya di outlet Pegadaian.  

Pernah dengar tidak, ibu-ibu rumah tangga suka mewanti-wanti suami dan anaknya untuk membawa pulang wadah bekal makan mereka. “Jangan lupa dibawa pulang, jangan sampai ketinggalan,” begitu pesan sang ibu atau istri. Saking berharganya, si emak bisa murka kalau sampai Tupperware kesayangannya hilang.

Lucu memang, tapi ini kenyataan masyarakat di sekitar kita lho. Kenapa bisa begitu? Karena harga peralatan rumah tangga Tupperware puluhan ribu sampai jutaan rupiah. Harga jual ini lebih mahal dibanding wadah sejenis lain. Emak-emak mana yang rela kehilangan produk mahal?

Belum lama ini viral di media sosial mengenai Tupperware bisa digadai di Pegadaian cabang Manado. Itu semua bukan hoax, tapi benar adanya. Seperti apa sih program gadai Tupperware ini? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Mengenal Tabungan Emas, Syarat, dan Manfaatnya 

Anda Bingung Cari Produk Kredit Multi Guna Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KMG Terbaik! 

Nilai Pinjaman Rp50 Ribu hingga Rp500 Ribu

Gadai Tupperware Nilai Pinjaman Rp50 ribu-Rp500 ribu via web tupperware.co.id

Program gadai produk Tupperware baru efektif berjalan awal Agustus ini. Pemilihan perabot rumah tangga Tupperware sebagai jaminan gadai bukan tanpa alasan. Salah satunya karena ada garansi seumur hidup yang melindungi produk tersebut.

Produk Tupperware dianggap mempunyai nilai ekonomis sehingga bisa digadai dengan nilai pinjaman Rp50 ribu-Rp500 ribu. Kok kecil ya? Memang segitu karena target nasabahnya masyarakat berpenghasilan rendah yang sedang membutuhkan uang hingga setengah juta rupiah. Apalagi kalau kepepet dompet kosong di tanggal tua, entah itu buat bayar uang sekolah anak, tambahan modal usaha, dan sebagainya.

Selain Tupperware, produk rumah tangga lainnya yang bisa dijadikan sebagai jaminan di Pegadaian, yaitu blender, mixer, magic jar, dan masih banyak lainnya sesuai kebijakan pemimpin wilayah Pegadaian. Sebetulnya, pemimpin wilayah Pegadaian memang diberikan kewenangan untuk menentukan jenis barang yang diterima sebagai jaminan dengan mempertimbangkan nilai ekonomis dan minat masyarakat.

Kalau secara umumnya sih, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mempunyai program optimalisasi aset. Jadi bagaimana caranya untuk memanfaatkan outlet Pegadaian yang memiliki gudang penyimpanan barang supaya tidak ‘nganggur.’

Contohnya di daerah Jawa, Pegadaian menerima gadai non-emas, seperti keris, kain batik, kaleng susu perah sapi, dan lainnya. Sedangkan di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) misalnya, bisa gadai gading gajah dan kain tenun.

Bunga Pinjaman 0%, Tenor 2 Bulan

Gadai Tupperware Bunga Pinjaman 0% dan Tenor 2 Bulan via Instagram Sahabat Pegadaian

Menariknya lagi, program gadai Tupperware ini bebas bunga pinjaman atau 0%. Namanya juga buat membantu masyarakat berpenghasilan rendah seperti ibu rumah tangga, supir, buruh pabrik, hingga mahasiswa untuk mengatasi masalah keuangan mereka.

Menurut Manager Humas Pegadaian Basuki Tri Andayani, gadai tanpa bunga tidak hanya sebatas pada Tupperware saja. Program ini termasuk dalam gadai prima. “Untuk pinjaman Rp50 ribu-Rp500 ribu, apapun jaminannya bunga 0%,” kata Basuki kepada Cermati.com, belum lama ini.

Artinya kalau nasabah menggadaikan Tupperware dengan nilai pinjaman maksimal Rp500 ribu, maka nilai pinjaman tidak akan membengkak. Jadi pinjam duit tak perlu khawatir kena bunganya.

Sementara untuk jangka waktu pinjaman atau tenor gadai Tupperware 60 hari atau 2 bulan. Jatuh tempo ini bisa diperpanjang 1 kali. Contohnya jika seorang nasabah meminjam Rp500 ribu, karena bunga 0% maka cicilan pembayaran utang setiap harinya sebesar Rp8.350 atau Rp250 ribu per bulan. 

Baca Juga: Ketahui Jenis Barang yang Bisa Digadaikan dan yang Tidak Bisa

Baru Berlaku di Pegadaian Cabang Manado

Program gadai Tupperware baru diberlakukan di seluruh outlet Pegadaian Cabang Manado, Sulawesi Utara. Belum merambah ke daerah lain atau mencakup skala nasional. Akan tetapi, walaupun jangkauannya masih terbatas, simpan produk Tupperware kesayangan baik-baik, siapa tahu ke depan program gadai ini menyasar daerah lain, seperti Jabodetabek. Bisa makin laris manis deh wadah warna warni ini.

Syarat dan Ketentuan Gadai Tupperware

Syarat dan Ketentuan Gadai Tupperware
Syarat dan Ketentuan Gadai Tupperware

Tidak perlu ribet buat pinjam duit Rp50 ribu sampai dengan Rp500 ribu dengan jaminan Tupperware. Tinggal datang ke outlet-outlet Pegadaian Cabang Manado. Syaratnya pun mudah:

1. Membawa kartu identitas (KTP atau SIM atau paspor)

2. Membawa barang gadai Tupperware ukuran besar atau kecil yang nilainya di atas pinjaman, yakni harga minimal Rp100 ribu sampai di atas Rp500 ribu

3. Hanya berlaku untuk nasabah baru.

Basuki mengungkapkan, kriteria Tupperware yang dapat digadaikan sebagai jaminan ditetapkan langsung oleh penaksir di outlet Pegadaian yang mengadakan program tersebut. Namun demikian, yang perlu diperhatikan nasabah adalah soal kondisi dari produk Tupperware yang akan digadai.

“Secara umum tidak cacat (rusak), masih bagus kondisinya kurang lebih 80% baru,” jelasnya.

Gadai Jadi Alternatif Masalah Keuangan

Meski di era sekarang ini menggadai barang berharga sangat mudah, janganlah dijadikan sebagai hobi. Apalagi uangnya hanya untuk foya-foya atau belanja konsumtif. Menggadai sama saja dengan berutang menggunakan agunan atau jaminan. Tak bisa bayar cicilan, barang yang digadai akan dilelang oleh usaha gadai.

Program gadai Tupperware memang bisa menjadi alternatif sebagai jaminan. Tapi kalau tidak terlalu mendesak, lebih baik jangan digadai. Jika betul-betul sudah kepepet, daripada meminjam uang ke rentenir dengan bunga mencekik, lebih baik gadai barang. Agar tidak tertipu, pilihlah perusahaan gadai yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti berikut ini https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/Perusahaan-Pergadaian-Terdaftar-dan-Berizin-OJK-per-Mei-2018.aspx.

Tentunya meminjam lah sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda. Jika hanya butuh hingga Rp500 ribu, tidak perlu kan sampai BPKB motor jadi jaminan gadai. Selain gadai, bila membutuhkan dana segar yang lebih besar lagi, Anda bisa mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA) maupun Kredit Multi Guna (KMG).

Ingat, utang untuk kegiatan produktif sah-sah saja. Paling penting nasabah berkomitmen membayar cicilan utang. Sisihkan minimal 10% dari penghasilan Anda maupun dari gaji yang diberikan suami untuk mengangsur pinjaman.

Baca Juga: Pinjam Uang Di Pegadaian vs KTA, Mana yang Lebih Oke?