Cara Agar KTA Cepat Disetujui dan Cara Menghitung Cicilannya

Ada banyak sekali alasan mengapa orang senang dan begitu mudah mengambil keputusan untuk mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA) ke bank, selain proses pengajuan yang tergolong sangat singkat, persyaratan yang cukup mudah juga menjadi penyebabnya. Namun pada kenyataannya pengajuan KTA tidaklah hanya berkutat di sekitar itu saja, karena KTA adalah sebuah bentuk pinjaman, maka sudah sepatutnya Anda sebagai debitur juga harus mempertimbangkan dengan jelas bagaimana dan akan ke mana dana tersebut digunakan nantinya.

Hal ini sangat penting untuk Anda cermati karena KTA bukanlah jenis utang yang mudah untuk dilunasi karena akan ada sejumlah bunga dan biaya lainnya yang jumlahnya juga tidak kecil untuk Anda bayarkan setiap bulannya.

Pertimbangan Sebelum Mengajukan KTA

Beberapa orang berpendapat bahwa pengajuan KTA yang demikian mudah, akan menjadi sebuah solusi bagi berbagai masalah keuangan yang mereka hadapi. Namun pemikiran yang seperti itu justru seringkali menjadi sebuah bumerang yang akan menghadang keuangan Anda di waktu yang tak terduga.

Bila tidak dibarengi dengan sebuah perencanaan yang matang, maka pengajuan KTA ke bank bisa saja menjadi beban bagi keuangan Anda di masa yang akan datang. Bahkan tak jarang orang menjadi terlilit utang dan mengalami gagal bayar di tengah cicilan KTA yang sedang berjalan.

Hal tersebut tentu saja akan menjadi sebuah kerugian yang besar di dalam keuangan Anda, karena semakin Anda menunda pelunasan maka semakin banyak juga Anda harus membayar utang bunga dan denda yang timbul akibat adanya tunggakan cicilan.

Untuk itu Anda perlu memikirkan dengan matang sebelum akhirnya memutuskan untuk mengajukan KTA ke bank, pertimbangkan beberapa poin di bawah ini:

1. Akan Dikemanakan Dana Pinjaman KTA Anda?

Kemana Dana Pinjaman

Dana Pinjaman via businessfirstfamily.com 

Ini adalah hal pertama yang harus dan wajib untuk Anda pikirkan karena hal inilah yang akan menjadi alasan utama mengapa Anda merasa perlu mengajukan KTA. Jangan sampai Anda mengajukan pinjaman KTA untuk hal-hal yang penggunaannya tidak penting, seperti: membiayai liburan ke luar negeri, membeli gadget keluaran terbaru yang harganya selangit, atau sekedar melakukan modifikasi mahal pada mobil yang Anda miliki.

Beberapa alasan tersebut di atas adalah bentuk contoh penggunaan KTA yang tidak tepat dan kemungkinan hanya akan membuat Anda berutang untuk hal-hal yang tidak menghasilkan manfaat yang maksimal.

Bahkan alasan-alasan di atas juga kemungkinan akan membuat Anda menyesal di hari yang akan datang, karena bisa saja di waktu-waktu tak terduga Anda akan membutuhkan sejumlah dana segar yang penggunaannya sangat darurat, namun Anda tidak akan bisa mendapatkan pinjaman KTA lagi karena masih memiliki sejumlah cicilan yang belum lunas.

Baca Juga : Pinjaman Tanpa Jaminan dengan KTA Terbaik. Ini Cara Memilihnya!

2. Bagaimana Anda Akan Mencicilnya?

Bagaimana Anda Akan Mencicilnya  

Bagaimana Anda Akan Mencicilnya via dailygenius.com

Hal lainnya yang wajib untuk Anda pikirkan sejak awal adalah bagaimana cara Anda akan melakukan pelunasan terhadap cicilan KTA yang akan  Anda ajukan ke bank. Meski Anda memiliki gaji atau penghasilan tetap dalam jumlah yang besar, namun hal tersebut bukanlah sebuah jaminan bahwa Anda akan memiliki kemampuan bayar yang bisa diandalkan dalam pelunasan pinjaman KTA.

3. Hitung Besarnya Cicilan

Hitung Besarnya Cicilan

Hitung Besarnya Cicilan via netdna-cdn.com  

Anda harus memiliki sejumlah perhitungan yang akan membawa Anda pada besaran rasio utang yang bisa  Anda  tanggung setiap bulannya. Selain itu, Anda juga perlu memperhitungkan jumlah utang lain yang telah Anda miliki sebelumnya. Hal ini akan sangat penting dan bisa membantu Anda dalam mengelola dan menjalankan rencana keuangan Anda dengan lancar, meskipun Anda memiliki sejumlah utang yang harus di bayarkan.

Jangan sampai Anda mengalami kebangkrutan setiap bulannya hanya karena semua penghasilan Anda habis untuk melunasi cicilan utang. Ini banyak dialami oleh orang-orang yang tidak memiliki sebuah gambaran awal yang diterapkan di dalam perencanaan keuangannya sebelum akhirnya memutuskan untuk mengajukan pinjaman KTA ke bank.

Anda tentu tidak ingin mengalami kesulitan keuangan hanya karena mengalami gagal bayar cicilan KTA ke bank bukan? Untuk itu Anda perlu mempertimbangkan dengan bijak kedua poin di atas sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk mengajukan pinjaman KTA.

Pada dasarnya KTA akan menjadi sebuah langkah mudah dalam mendapatkan sejumlah dana dalam waktu yang singkat, namun bila ternyata penggunaan dana tersebut tidak tepat, maka besar kemungkinan  Anda  akan mengalami kesulitan dalam membayar cicilannya di hari yang akan datang.

Langkah Aman Dalam Pengajuan KTA

Penting untuk selalu mengingat bahwa KTA adalah sejumlah utang yang nantinya harus Anda bayarkan sesuai dengan ketentuan dan perjanjian di saat pengajuan, maka bila sewaktu-waktu Anda lalai dan melakukan penunggakan pembayaran, sudah bisa dipastikan bila pihak bank akan melakukan sebuah tindakan untuk memastikan Anda melakukan pelunasan.

Pastikan Anda memiliki penghasilan yang cukup dan kemampuan bayar yang pasti, sebelum akhirnya Anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman KTA. Lakukan tahapan di bawah ini sebagai langkah aman dalam pengajuan KTA Anda:

1. Lakukan Simulasi Cicilan KTA

Meski Anda memiliki gaji atau penghasilan bulanan dalam jumlah yang besar, namun selalu pastikan bahwa Anda melakukan simulasi atau perhitungan awal sebelum mengajukan sebuah pinjaman kepada pihak bank. Ini akan membantu Anda bebas dari kejadian gagal bayar dan menunggak cicilan pinjaman.

Cermati contoh di bawah ini sebagai gambarannya:

Bila Anda mendapatkan pinjaman KTA sebesar Rp24.000.000,- dengan jangka waktu cicilan selama 24 bulan, dengan suku bunga sebesar 12% per tahun.

Maka jumlah cicilan per bulan yang harus dibayarkan adalah sebesar:

Cicilan pokok : Rp24.000.000,- / 24  =  Rp1.000.000,-

Bunga per bulan : Rp24.000.000,- x 12% / 12  = Rp240.000,-

Angsuran per bulan : Cicilan pokok + Bunga = Rp1.240.000,

Perhitungan awal terhadap pinjaman KTA yang akan Anda lakukan merupakan sebuah langkah penting yang akan memberi Anda sebuah gambaran mengenai kondisi keuangan setelah mengajukan KTA dan memiliki kewajiban tetap dalam bentuk cicilan setiap bulannya. Jadi jangan malas melakukan hal ini, agar Anda tidak mengalami kesulitan membayar cicilan di hari yang akan datang.

2. Mengajukan KTA

Mengajukan KTA

Mengajukan KTA  via amazonaws.com 

Bila ternyata Anda telah memiliki keinginan dan perhitungan yang pasti dalam mengajukan KTA, maka ikuti beberapa tahap di bawah ini:

a) Pilih Bank yang Tepat

Jangan fokus hanya pada satu bank saja, lakukan perbandingan dan pilih bank yang paling sesuai dan memberi banyak manfaat serta keuntungan bagi Anda. Ada banyak bank yang menyediakan produk KTA di dalam layanan mereka, karena itu dapatkan informasi yang lengkap dari beberapa bank sekaligus sebelum akhirnya Anda mengambil keputusan untuk mengajukan pinjaman KTA.

b) Lengkapi Dokumen yang Dibutuhkan

Pada umumnya semua bank akan mengajukan persyaratan yang sama di dalam pengajuan KTA, persyaratan tersebut meliputi:

  • KTP dan KK.
  • Akta nikah / cerai / kematian / perjanjian pra nikah.
  • NPWP / SPT
  • Rekening tabungan 3 bulan terakhir.
  • Slip gaji karyawan / Surat Keterangan Penghasilan.

Lengkapi dokumen di atas dalam bentuk fotocopy, tetapi khusus untuk slip gaji atau Surat Keterangan Penghasilan pada umumnya bank akan meminta dokumen yang asli untuk ikut serta dilampirkan.

c) Menghubungi Pihak Bank untuk Pengajuan

Anda bisa datang langsung ke bank yang menjadi pilihan Anda atau dapat melakukan pengajuan KTA secara online melalui situs resmi yang disediakan oleh pihak bank.

Jika Anda mengajukannya secara online, maka Anda bisa menghemat banyak waktu dan biaya dalam mengajukan KTA tersebut karena Anda bisa melakukan pengajuan dari rumah pada jam waktu yang diinginkan tanpa harus mendatangi bank di jam kerja.

3. Proses Verifikasi dan Survei

Verifikasi

Verifikasi via treni.co.id 

Dalam tahap pengajuan ini, pihak bank akan melakukan serangkaian verifikasi dan survey mengenai dokumen dan data-data yang Anda cantumkan dalam aplikasi pengajuan.

Pastikan Anda menjawab semua pertanyaan dengan benar dan sesuai dengan aplikasi pengajuan, dan katakan pada orang di rumah serta pihak kantor mengenai proses pengajuan KTA yang sedang Anda lakukan, agar mereka dapat membantu memberikan informasi pada saat petugas surveryor bank mendatangi rumah dan kantor Anda.

4. Menunggu Kabar Baik

Menunggu Kabar Baik

Menunggu Kabar Baik via visabureau.com 

Setelah serangkaian tahapan pengajuan di atas, maka yang perlu Anda lakukan adalah menunggu keputusan yang akan diberikan oleh bank. Biasanya hal ini akan membutuhkan waktu sekitar 3-7 hari kerja.

Baca Juga : Sedang Cari Kredit Tanpa Agunan (KTA)? Perhatikan Plus Minusnya

Manfaatkan KTA dengan Bijak

Jika ternyata pengajuan KTA Anda diterima, pastikan Anda memanfaatkannya dengan baik. Hal penting yang harus Anda ingat, pengajuan KTA akan menambah beban utang pada keuangan Anda.

Oleh karena itu sangat penting untuk memanfaatkan dana yang berasal dari KTA tersebut dengan bijak dan tepat, pastikan Anda memiliki rencana yang matang sebelum mengajukan KTA.

Baca Juga : Pinjaman Tanpa Jaminan: Syarat-Syarat yang Mesti Diketahui