Cara Aman Gunakan KlikBCA Individual

Kemajuan teknologi dimanfaatkan perbankan untuk menyediakan layanan digital, salah satunya internet banking. Tujuannya untuk mendukung kelancaran transaksi para nasabah, sehingga tak perlu datang ke kantor cabang maupun ATM. Asal ada jaringan internet, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan lewat ponsel atau laptop.

Banyak bank sudah menawarkan kemudahan tersebut, termasuk Bank BCA dengan layanan internet banking KlikBCA. Layanan ini terbagi dua, ada layanan KlikBCA Individual dan KlikBCA Bisnis.

Kali ini, Cermati.com akan membahas artikel mengenai KlikBCA Individual atau yang sudah banyak digunakan para nasabah perorangan. Transaksi perbankan jadi lebih praktis, mudah, tapi tetap aman. Fitur yang ditawarkan pun cukup banyak, mulai dari mengecek jumlah saldo, transfer uang ke sesama Bank BCA maupun antar bank, isi ulang pulsa, pembayaran segala macam tagihan, dan lainnya.

Bagaimana caranya? Nasabah hanya perlu mendaftar dan mengaktifkan KlikBCA Individual melalui kantor cabang atau ATM. Kemudian semua layanan tersebut bisa diakses tanpa dipungut biaya. Termasuk membayar tagihan belanja online di sebuah marketplace.

Baca Juga: Cara Buat Rekening di Bank BCA, Berapa Saldo Minimalnya?

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Risiko Transaksi via Internet Banking

Tapi tahu kah Anda, transaksi di internet banking dengan KlikBCA memiliki beberapa risiko, antara lain:    

1. Pencurian Data Akun Nasabah

Seiring perkembangan teknologi, modus kejahatan pun semakin canggih. Para hacker tak kehabisan akal membobol suatu teknologi untuk menguras uang nasabah. Bahkan ada oknum yang sengaja membuat situs KlikBCA palsu. Situs-situs palsu itu adalah klickbca.com, kilkbca.com, clikbca.com, dan klikbac.com.

Parahnya, jika nasabah BCA mengakses dan memasukkan username dan password di situs palsu tersebut, data yang masuk ke situs tersebut otomatis akan tersimpan oleh pemilik situs.Hal ini perlu menjadi perhatian Anda sebagai nasabah, dan tetap harus waspada. Pasalnya website yang dibangun itu bukanlah sebuah website yang aman, karena bisa saja ada pihak lain yang mencuri data dari situs-situs palsu ini untuk melakukan tindak kejahatan.

2. Penipuan dan Pembobolan Rekening Lewat Internet Banking

Kasus pembobolan rekening masih marak terjadi saat ini. Penggunaan internet banking untuk pembayaran di situs-situs bodong dapat membahayakan, karena data nasabah seperti user ID dan password bisa langsung tersimpan. Data ini bisa digunakan oleh para hacker untuk menguras uang nasabah.

3. Gangguan pada Jaringan Internet

KlikBCA hanya bisa diakses jika menggunakan internet. Apabila Anda berada di tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh internet atau pada saat internet mengalami gangguan, maka KlikBCA tidak dapat diakses.

Aman Bertransaksi dengan KlikBCA Individual

Aman Bertransaksi dengan KlikBCA Individual
Aman Bertransaksi dengan KlikBCA Individual via www.bca.co.id

Meski KlikBCA sudah hadir dengan segala kecanggihan dan keamanan, sebagai nasabah, Anda harus tetap mengetahui cara aman bertransaksi memakai KlikBCA Individual sehingga terhindar dari risiko pembobolan rekening atau penyalahgunaan akun.

KlikBCA Individual menggunakan KeyBCA yang hanya dapat digunakan untuk transaksi transfer ke sesama BCA, rekening bank lain, transaksi pembelian, maupun pembayaran e-commerce, dan lainnya. Lalu untuk transaksi nonfinansial, seperti pendaftaran rekening tujuan transfer, registrasi kartu kredit BCA, perubahan alamat email, aktivasi BCA KlikPay, aktivasi KeyBCA, meng-input, dan menghapus koneksi KeyBCA.

Baca Juga: Kode Bank Indonesia Terlengkap

Berikut ini cara aman gunakan KlikBCA Individual yang perlu Anda terapkan:

1. KeyBCA adalah sebuah token dari pihak Bank BCA yang sifatnya pribadi sehingga tidak boleh dipindahtangankan atau dipinjamkan pada orang lain. Termasuk memberi informasi PIN KeyBCA dan KlikBCA Individual kepada orang lain.

2. Dalam proses transaksi, BCA hanya menggunakan respon dari KeyBCA. Bila Anda mendapati perintah yang tidak biasa, ada baiknya Anda langsung menghubungi Halo BCA di nomor (021) 500888 dan tunda dulu untuk melakukan transaksi sampai sudah dipastikan aman.

3. Periksa secara rutin saldo terakhir, mutasi saldo, dan daftar rekening tujuan transfer yang ada dalam KlikBCA Individual Anda. Bila ada rekening tertentu yang sekiranya sudah tidak diperlukan, ada baiknya Anda hapus melalui akses ke menu Administrasi, kemudian pilih menu Hapus Daftar Transfer.

4. Bila Anda hendak bertransaksi, seperti transfer dana melalui internet banking BCA atau iBank BCA, pastikan Anda telah memasukkan nomor rekening tujuan dengan benar. Bila tidak, uang yang Anda transfer bisa jadi salah transfer dan akan sulit mengurusnya agar kembali ke rekening Anda.

5. Saat Anda mengakses KlikBCA Individual, pastikan Anda mengakses website yang aman dan terpercaya, yaitu https://ibank.klikbca.com atau https://m.klikbca.com bila Anda mengakses melalui ponsel.

6. Bila Anda mengakses KlikBCA Individual, pastikan pula Anda memakai sistem operasi (OS) yang compatible dengan KlikBCA Individu, yaitu Microsoft Windows 7, Apple OS X 10.9, Android 4.4, dan Apple iOS 8.

7. Perhatikan juga tanda pada browser Anda saat mengakses KlikBCA Individu. Pastikan ada ikon kunci atau gembok yang menjadi indikasi laman yang Anda akses telah terenkripsi demi keamanan transaksi perbankan. Jangan melakukan transaksi bila Anda tidak mendapati ada tanda gembok tersebut.

8. Jangan pernah mengakses website KlikBCA Individual dengan memakai layanan internet publik, seperti di warnet, tempat umum yang memberikan WiFi gratis karena keamanannya belum tentu terjamin.

9. Jika Anda selesai mengakses layanan KlikBCA, pastikan Anda selalu logout. Hal ini dapat mengurangi risiko penyusupan hanya karena Anda lupa tidak logout.

10. Perbarui selalu antivirus di komputer rumah atau laptop. Hal ini demi terhindar dari virus-virus software yang berisiko bisa mengganggu kenyamanan Anda dalam bertransaksi melalui internet banking.

11. Perhatikan pula email yang masuk dan jangan pernah membuka email yang terlihat mencurigakan. Sebab ada banyak virus komputer yang masuk melalui link email.

12. Terapkan pula firewall pada komputer atau laptop, bila perlu. Hal ini sebagai langkah pengamanan bertahap.

13. Pastikan Anda telah melakukan update sistem operasi di komputer, ponsel atau laptop sesuai tuntutan pemakaian internet banking.

14. Jangan pernah mengunduh file apapun dari laman website yang tidak jelas.

15. Ubah secara berkala kombinasi dari PIN KeyBCA atau KlikBCA Individual Anda dengan angka rahasia dan sulit ditebak orang lain.

16. Jangan pernah membagi atau memberi data pribadi kepada sembarang orang, termasuk pada mereka yang mengaku sebagai petugas dari BCA, baik itu melalui telepon, SMS atau email. Pegawai bank tidak akan pernah meminta informasi PIN KlikBCA atau KeyBCA pada nasabah.

17. Pastikan situs yang Anda input di browser klikbca.com. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hal ini untuk mencegah Anda dari salah ketik dan jadi masuk ke situs KlikBCA yang palsu. Jika Anda ingin lebih cepat serta aman, Anda bisa menjadikan alamat situs ini sebagai bookmark.

Karena situs palsu akan menampilkan halaman yang serupa, jadi Anda tidak akan sadar kalau Anda telah salah mengetikkan dan masuk ke website bodong. Memastikan Anda telah masuk ke alamat situs yang tepat adalah langkah awal dari bertransaksi yang aman.

18. Pastikan Anda rutin melakukan pengecekan untuk transaksi transfer dana dari rekening Anda. Jika Anda menemukan transaksi transfer yang tidak dikenal pada KlikBCA Individual Anda, maka ada kemungkinan jika akun KlikBCA Anda telah disalahgunakan oleh seseorang ataupun kemungkinan fraud telah terjadi.

19. Lakukan pengecekan kembali pada nomor rekening tujuan setiap kali Anda akan melakukan transfer uang dengan KlikBCA atau ibank BCA. Jika nomor rekening tersebut keliru, bisa berpotensi uang tersebut jatuh ke tangan orang lain dan Anda tidak dapat mengambilnya kembali. Karena bank tidak ikut bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan oleh nasabah.

20. Wajib untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan petugas Bank BCA, baik kontak melalui telpon, SMS atau email. Petugas BCA tidak akan pernah meminta informasi apapun tentang KlikBCA Individual Anda ataupun detail dari KeyBCA.

Tetap Waspada dan Berhati-hati

Meski perbankan sudah memastikan bahwa sebuah layanan digital terjamin keamanannya, namun ada saja celah yang bisa dimanfaatkan pelaku kejahatan dengan berbagai cara. Jadi tetap menjadi nasabah yang selalu waspada dan berhati-hati, karena kejahatan siber di perbankan masih merajalela. Jangan sampai Anda menjadi korban dari kejahatan tersebut.

Baca Juga: Cara Kirim Uang Antar Negara Via Bank