Cara Menabung untuk Para PNS

Memiliki gaji tetap bulanan mungkin menjadi idaman bagi banyak orang, mengingat ada banyak kebutuhan hidup yang harus dipenuhi sepanjang bulan, dan semua itu tentu saja akan membutuhkan biaya yang besar. Jika gaji bulanan sudah ada, maka setidaknya Anda bisa bernapas lega karena kebutuhan sebulan mungkin dapat terpenuhi dengan baik. Namun selain kebutuhan rutin tersebut, Anda tentu paham bahwa sangat penting memiliki sejumlah tabungan di dalam keuangan, bukan?

Apapun profesinya, bahkan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekalipun, Anda tetap harus memiliki tabungan. Hal ini sangat penting, untuk menjamin keamanan keuangan dan membantu mencapai berbagai tujuan keuangan di masa yang akan datang. Meski gaji tidak besar, kegiatan menabung ini tetap harus diadakan di dalam keuangan, mengingat manfaatnya memang akan sangat besar.

Gaji PNS yang tidak bisa dibilang besar ini tentu akan menjadi sebuah tantangan tersendiri, sebab jumlahnya bisa saja hanya pas-pasan untuk menutupi biaya hidup selama sebulan penuh, terutama jika memang tidak memiliki formula yang tepat dalam mengelolanya. Bila hal ini tidak diatasi dengan baik, maka bisa jadi tidak akan pernah memiliki tabungan.

Untuk itu, mulailah menata dan membatasi pengeluaran, sehingga sebagian gaji Anda dapat dialokasikan ke dalam pos tabungan tetap setiap bulannya.

Berikut ini adalah beberapa cara menabung bagi PNS, yang dapat Anda terapkan di dalam keuangan:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Susun Anggaran Keuangan yang Ketat

  Sesuaikan Kebutuhan dengan Kemampuan Gaji
Susun Anggaran Keuangan yang Ketat

Keuangan yang sehat tentu akan didukung dengan anggaran yang efektif, inilah hal pertama yang wajib di pahami dengan baik. Susun anggaran keuangan dengan ketat, di mana semua pos pengeluaran di dalamnya memang benar-benar efektif dan sesuai dengan kebutuhan. Artinya, meskipun pengeluaran di dalam anggaran disusun dengan ketat (hemat), namun dengan anggaran ini semua kebutuhan tetap bisa terpenuhi dengan baik.

Jangan takut untuk menerapkan berbagai aturan yang dianggap penting di dalam anggaran, sehingga anggaran tersebut bisa berjalan baik dan sesuai dengan kemampuan keuangan. Di dalam anggaran ini, pastikan memasukkan pos tabungan tetap setiap bulannya, jumlahnya minimal 10% dari gaji.

2. Sesuaikan Kebutuhan dengan Kemampuan Gaji

Sesuaikan Kebutuhan dengan Kemampuan Gaji  
Sesuaikan Kebutuhan dengan Kemampuan Gaji

Apapun kebutuhan hidup, pastikan jumlah biayanya akan sesuai dengan kemampuan gaji. Memiliki gaya hidup berlebihan dengan biaya hidup yang jumlahnya di atas kemampuan gaji adalah sebuah kesalahan, sebab hal ini hanya akan membuat Anda memiliki utang.

Selalu sesuaikan biaya hidup dengan kemampuan keuangan yang dimiliki, sehingga bisa menjalankan keuangan dengan efektif dan lancar, tentunya tanpa menimbulkan masalah dan juga hutang.

Baca Juga: 5 Cara Yang Bisa Membuatmu Cinta Menabung

3. Miliki Tabungan Wajib Bulanan dalam Jumlah Tetap

Miliki Tabungan Wajib Bulanan dalam Jumlah Tetap  
Miliki Tabungan Wajib Bulanan dalam Jumlah Tetap

Ada banyak kebutuhan yang mungkin akan dipenuhi setiap bulannya, namun hal ini seharusnya tidak menghalangi untuk memiliki sejumlah tabungan. Berapapun biaya hidup yang dibutuhkan, Anda tetap harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai dana tabungan. Jumlahnya bisa saja disesuaikan dengan kemampuan keuangan, namun upayakan untuk minimal menabungkan 10% dari gaji setiap bulannya.

4. Pisahkan Uang Tabungan ke Dalam Rekening Khusus

Pisahkan Uang Tabungan ke Dalam Rekening Khusus  
Pisahkan Uang Tabungan ke Dalam Rekening Khusus

Menabung? sudah, namun dana tabungan selalu terkuras dan digunakan tanpa sebuah rencana yang jelas. Kesalahan seperti ini sama saja dengan tidak menabung sama sekali, sebab dana tabungan tersebut juga tidak pernah berumur panjang (selalu terpakai).

Hindari hal seperti ini dan mulailah menabung dengan lebih terencana, yakni dengan memisahkan dana tabungan ke dalam rekening khusus tersendiri, di mana tidak tercampur-aduk dana tersebut dengan dana lainnya yang dimiliki. Segera pisahkan dana tabungan ini sesaat setelah gaji dicairkan, sehingga tidak memiliki alasan menggunakannya untuk berbagai alasan lainnya.

5. Lakukan Belanja Bulanan yang Hemat

Lakukan Belanja Bulanan yang Hemat  
Lakukan Belanja Bulanan yang Hemat

Jangan berbelanja dengan terburu-buru dan tanpa sebuah perencanaan, sebab hal seperti ini hanya akan berakhir dengan pemborosan. Susunlah daftar belanja bulanan, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk menentukan apa saja yang akan dibeli nantinya.

Hitung dan pastikan tidak melebihi budget yang dimiliki, agar pos lainnya di dalam keuangan tidak terganggu akibat pembengkakan biaya belanja bulanan ini, termasuk dana tabungan. Lakukan belanja hemat, misalnya: memilih toko yang paling murah, membeli barang diskon, atau memanfaatkan penawaran khusus dari toko tertentu.

Baca Juga: Menabung untuk Liburan ke Luar Negeri, Ini Strategi yang Harus Dilakukan

6. Hindari Utang dan Kartu Kredit

Hindari Utang dan Kartu Kredit  
Hindari Utang dan Kartu Kredit

Jangan pernah memulai utang, agar keuangan tidak terbebani dengan masalah yang tidak perlu ini. Selalu cukupkan gaji untuk memenuhi semua kebutuhan dengan baik, termasuk untuk membuat dana tabungan tetap setiap bulannya. Cara ini akan membantu Anda bebas utang, bahkan dana tabungan ini bisa mengatasi masalah keuangan, jika sewaktu-waktu terjadi masalah di dalam keuangan dan membutuhkan dana segera.

7. Bawa Bekal Makan Siang

 Bawa Bekal Makan Siang   
Bawa Bekal Makan Siang

Tidak perlu malu, jika menerapkan gaya hidup hemat di dalam diri Anda. Membawa bekal makan siang akan membuat Anda bisa menyantap makanan yang lebih sehat dan sesuai dengan selera. Hal ini juga bisa membuat Anda lebih hemat dan dapat mengalokasikan dana makan siang sebagai dana tabungan bulanan. Jika nilai tabungan semakin besar, maka sejumlah tujuan keuangan dapat dicapai dengan baik.

8. Gunakan Kendaraan Umum

Gunakan Kendaraan Umum
Gunakan Kendaraan Umum

Anda juga bisa berhemat dan meninggalkan kendaraan pribadi di rumah saja, sehingga bisa menyimpan uang bensin serta mengalokasikannya sebagai dana tabungan. Menggunakan kendaraan umum atau bahkan jemputan kantor setiap harinya, akan sangat menghemat pengeluaran setiap bulannya. Anda bahkan bisa lebih santai dan menikmati perjalanan setiap harinya, sebab tidak perlu menyetir sendiri kendaraan.

Pangkas Pengeluaran yang Tidak Penting

Bagi PNS, jumlah gaji yang tidak besar tentu kerap menjadi halangan untuk bisa memiliki sejumlah tabungan. Hal ini tentu harus disiasati dengan baik, mengingat tabungan akan sangat penting dan bahkan wajib dimiliki oleh setiap orang.

Untuk itu, mulailah memangkas semua pengeluaran yang tidak efektif (penting), sehingga sejumlah dana dari gaji bisa dialokasikan sebagai dana tabungan tetap setiap bulannya.

Baca Juga: 15 Cara Jitu untuk Mengajarkan Anak Menabung