Cara Mengurus dan Biaya Mengurus BPKB yang Hilang

BPKB adalah surat penting yang dimiliki seseorang jika memiliki kendaraan, baik itu motor maupun mobil. Dokumen tersebut sangat penting, bahkan sebagian orang yang membutuhkan dana cepat harus memberikan salinan BPKB tersebut sebagai syarat dan jaminan untuk bisa mendapatkan modal usaha dan keperluan lainnya.

Jika Anda memiliki kendaraan dan sudah mendapatkan BPKB, berarti Anda juga membeli kendaraan tersebut secara tunai.

Pemilik kendaraan umumnya harus memiliki BPKB dan juga STNK. Perbedaan antara dua dokumen ini adalah STNK merupakan selembar surat yang menuliskan identitas kepemilikan kendaraan terkait, sedangkan BPKB berbentuk seperti buku yang berisikan rincian kepemilikan kendaraan serta faktur pembelian yang dilampirkan.

Sebaiknya kedua dokumen kendaraan yang penting ini Anda jaga dengan baik, jangan sampai hilang. Lalu bagaimana jika BPKB ternyata hilang?

Berikut ini adalah 3 cara yang benar untuk mengurus BPKB yang hilang:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Kumpulkan Dokumen Persyaratan untuk Mengurus BPKB yang Hilang

Melengkapi Dokumen
Lengkapi dokumen yang dibutuhkan

Jika BPKB hilang, maka Anda harus kembali mengurus pembuatan BPKB yang baru. Untuk itu Anda perlu mengumpulkan dokumen persyaratan untuk mengurusnya.

Membuat BPKB yang baru bisa Anda lakukan sendiri, dengan membawa persyaratan dokumen tadi ke Kantor Samsat terdekat, tempat BPKB Anda yang hilang diterbitkan.

Adapun dokumen persyaratan yang harus dibawa adalah:

  • Formulir Permohonan BPKB yang harus diisi
  • Identitas Diri (KTP/SIM)

Jika Anda sendiri tidak bisa hadir untuk mengurus BPKB yang hilang, maka bisa diwakilkan kepada saudara atau teman dengan membawa surat kuasa yang telah diberi materai.

Begitu juga jika Anda mewakili instansi pemerintah, maka harus melampirkan surat keterangan kepemilikan BPKB instansi terkait yang sudah ditanda tangani oleh pimpinan dan diberi cap instansi.

Untuk mewakili badan hukum, Anda juga wajib membawa dokumen seperti akte pendirian dan fotokopinya, keterangan domisili, surat kuasa yang bermaterai serta ditanda tangani oleh pimpinan badan hukum dan diberi cap.

Syarat lainya:

  • Surat Pernyataan BPKB yang hilang dan diberikan materai serta tanda tangan pemilik
  • Bukti pemasangan iklan mengenai kehilangan BPKB lewat media massa
  • Surat keterangan BPKB tidak dalam jaminan agunan bank
  • BAP (berita acara pemeriksaan) dari Bareskrim
  • STNK Asli dan Fotokopi, serta catatan pajak yang berlaku
  • Fotokopi BPKB yang hilang  atau ingat nomor BPKB tersebut

Baca Juga: Ingin Klaim Asuransi Mobil? Berikut Langkah-langkahnya!

2. Ikuti Proses Pengajuan BPKB yang Hilang dengan Benar

BPKB
BPKB baru

Setelah mempersiapkan dokumen secara lengkap, dan mengeceknya, jangan lupa untuk memastikan bahwa iklan BPKB hilang yang Anda buat sudah tayang sekurang-kurangnya selama 2. Setelah itu, kunjungi kantor Samsat terdekat dan lakukan proses pengajuan BPKB kendaraan Anda yang baru.

Berikut rangkaian prosesnya:

  • Mengisi Formulir Permohonan BPKB serta hasil cek fisik kendaraan Anda, bawa kendaraan Anda ke Samsat untuk dilakukan Cek Fisik
  • Menyerahkan seluruh persyaratan yang sudah lengkap ke Loket BPKB
  • Sertakan Bukti Pembayaran ke Loket BPKB, lalu Anda akan menerima bukti telah menyerahkan berkas persyaratan. Simpan bukti tersebut untuk menebus BPKB baru
  • Proses pembuatan BPKB baru memerlukan waktu hingga satu minggu, Anda tinggal mengambilnya sesuai waktu yang ditentukan pihak Samsat terkait.

Baca Juga: Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Indonesia dan Tips Memilihnya

3. Berapa Biaya Mengurus BPKB Baru?

Dompet dan Uang
Ilustrasi membayar biaya mengurus BPKB

Untuk memperoleh BPKB baru diperlukan biaya dengan rincian sebagai berikut:

  • Kendaraan bermotor roda 2 (motor) atau 3 sebesar Rp160.000
    • Biaya baru per penerbitan sebesar Rp80.000
    • Biaya ganti kepemilikan per penerbitan Rp80.000
  • Kendaraan bermotor roda 4 (mobil) sebesar Rp200.000
    • Biaya baru per penerbitan Rp100.000
    • Biaya kepemilikan per penerbitan Rp100.000

Pastikan BPKB Kendaraan Disimpan di Tempat yang Aman

Mengurus sesuatu memang menyita waktu dan energi juga biaya. Nah, agar BPKB tidak hilang lagi, sebaiknya Anda simpan di tempat yang aman dan tidak mudah dijangkau orang. Anda bisa menyimpannya di penyimpanan khusus dokumen, dan simpan di rumah. Tidak perlu membawa BPKB ke luar rumah, kecuali saat diperlukan.

Baca Juga: Tips Mengelola Pinjaman Gadai Jaminan BPKB