Cara Pasang Baru PLN dan Biayanya

Tahukah Anda? Sebelum PT PLN (Persero) meluncurkan inovasi listrik pintar, masyarakat umum menggunakan energi listrik selama sebulan terlebih dulu, lalu kemudian membayar belakangan pada bulan berikutnya. Ini yang disebut dengan sistem pembayaran listrik pascbayar.

Prosesnya, setiap bulan petugas PLN berkeliling dari satu rumah ke rumah lain dan bertugas mencatat angka yang tertera pada meteran rumah. Kemudian menghitung dan menerbitkan jumlah tagihan  listrik PLN yang harus dibayar pelanggan.

Apabila pelanggan telat membayar, petugas PLN pun bertugas menagihnya. Jika pelanggan tidak melunasi tagihan selama batas waktu yang telah ditentukan, pihak PLN akan memutus aliran listrik yang dimiliki pelanggan.

Selain pascabayar, ada juga sistem pembayaran listrik prabayar. Ini berkat kehadiran listrik pintar atau yang dikenal dengan listrik token. Mekanismenya, pelanggan diminta untuk mengeluarkan sejumlah uang atau biaya terlebih dulu untuk membeli energi listrik yang akan dikonsumsinya. Jadi sistemnya seperti membeli pulsa ponsel.

Cara mengisinya, setelah membeli pulsa listrik dari penjual, nomor atau kodenya dimasukkan ke Meter Prabayar (MPB) yang terpasang melalui sistem token (pulsa) atau stroom yang ada di rumah pelanggan.

MPB menyediakan informasi jumlah energi listrik (kWh) yang masih bisa digunakan atau dikonsumsi. Persediaan kWh tersebut bisa saja ditambah berapapun dan kapanpun sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Karena nilai pulsa listrik bervariasi antara Rp20 ribu sampai Rp1 juta.

Baca Juga: Cara Pembayaran Listrik Online

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Prosedur Pasang Sambungan Listrik Baru

Prosedur Pasang Sambungan Listrik Baru
Prosedur Pasang Sambungan Listrik Baru via harian.analisadaily.com

Salah satu kelebihan yang dimiliki listrik pintar di antaranya pelanggan tidak perlu lagi berurusan dengan pencatatan meter yang biasanya dilakukan setiap bulan, dan tidak perlu terikat dengan jadwal pembayaran listrik setiap bulan.

Nah buat Anda yang ingin mengajukan pemasangan sambungan listrik baru PLN, begini prosedurnya. Apa saja langkahnya:

1. Kunjungi langsung kantor pelayanan PLN terdekat sesuai domisili atau lokasi rumah yang akan dipasang listriknya. Syaratnya harus membawa beberapa lampiran, antara lain:

  • Fotokopi kartu identitas pengguna atau pengguna bangunan (KTP/SIM) yang masih berlaku
  • Gambaran denah/peta lokasi rumah (hal ini diperlukan untuk memudahkan dalam proses survei lapangan)
  • Surat kuasa apabila pengajuan permohonan tidak dilakukan oleh pemilik/diwakilkan
  • Membayar biaya penyambungan.

2. Mengajukan permohonan sambungan baru juga dapat Anda lakukan melalui saluran telepon Call Center PLN 123.

Setelah persyaratan di atas dipenuhi, tahapan berikutnya adalah:

1. Melengkapi berkas administrasi permohonan sambungan baru.

2. Survei lapangan oleh petugas untuk mengetahui secara persis kondisi kelistrikan di lapangan (kondisi dalam bidang teknis, jarak dengan tiang terdekat, jarak dengan trafo terdekat, dan informasi teknis lainnya).

3. Calon pelanggan wajib untuk menyelesaikan proses administrasi di kantor PLN. Proses pembayaran biaya penyambungan ini hanya dapat dilakukan di Kantor PLN dan/atau melalui bank yang ditunjuk.

4. Pelanggan harus menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

5. PLN akan melakukan penyambungan listrik ke rumah pelanggan, setelah seluruh proses administrasi selesai dan sudah dapat dilakukan penyambungan secara teknis.

Biaya Pasang Listrik Baru

Dari laman resmi PLN, ada 12 golongan tarif baru yang telah diberlakukan, yaitu tarif adjustment. Hal itu merujuk pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 31 dan 33 Tahun 2014.Selain itu, ditetapkan pula biaya lain-lain, seperti biaya penyambungan, uang jaminan langganan, dan ketentuan lainnya.

Beberapa biaya yang perlu Anda persiapkan:

  • Biaya Guna Penyambungan (BP)
  • Uang Jaminan sebagai Langganan (UJL)
  • Biaya Materai
  • Membeli token listrik atau stroom perdana minimal Rp5.000.

Total biaya pasang sambungan listrik baru yang harus dikeluarkan sebesar Rp1.218.000. Biaya tersebut sudah mencakup BP, UJL, biaya materai, kecuali token listrik perdana. Sedangkan biaya lain seperti bagian instalasi akan diserahkan kepada pihak PT Perintis Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN).

Adapun biaya pemeriksaan keamanan instalasi arus listrik dari situs resmi PPILN, adalah sebagai berikut:

No

Daya

PerVA

Biaya Pemeriksaan

1

450

 

Rp 40.000

2

500

-

Rp 60.000

3

1.300

-

Rp 95.000

4

2.200

-

Rp 110.000

5

3.500

Rp 30

Rp 105.000

6

4.400

Rp 30

Rp 132.000

7

5.500

Rp 30

Rp 165.000

8

6.600

Rp 30

Rp 198.000

9

7.700

Rp 30

Rp 231.000

10

10.600

Rp 25

Rp 265.000

11

11.000

Rp 25

Rp 275.000

12

13.200

Rp 25

Rp 330.000

13

16.500

Rp 25

Rp 412.500

14

23.000

Rp 25

Rp 575.000

15

33.000

Rp 20

Rp 660.000

16

41.500

Rp 20

Rp 830.000

17

53.000

Rp 20

Rp 1.006.000

18

66.000

Rp 20

Rp 1.032.000

19

82.500

Rp 15

Rp 1.237.000

20

105.000

Rp 15

Rp 1.575.000

21

131.000

Rp 15

Rp 1.965.000

22

147.000

Rp 15

Rp 2.205.000

23

197.000

Rp 15

Rp 2.955.000


Baca Juga: Cara Cek Tagihan Listrik PLN

Pasang Listrik Baru via Online

Inovasi terbaru dari PLN, yakni pasang listrik lewat online. PLN online menyediakan banyak fitur, mulai dari pembelian pulsa listrik sampai dengan pasang sambungan listrik baru. Dengan adanya inovasi tersebut, memberi kemudahan kepada Anda yang ingin melakukan pendaftaran migrasi, perubahan daya atau instalasi pemasangan baru secara online melalui gadget Anda.

Cara Pasang Listrik Baru Secara Online

Kunjungi website resmi PLN web.pln.co.id

Jika Anda sudah yakin ingin melakukan perubahan daya atau memasang sambungan listrik baru, langsung saja kunjungi website resmi PLN web.pln.co.id.

Klik “PASANG SAMBUNGAN”

Klik “PASANG SAMBUNGAN”.

Akan muncul halaman “Syarat dan Ketentuan Pasang Baru/Perubahan Daya”, silakan baca, lalu klik “Setuju”

Akan muncul halaman “Syarat dan Ketentuan Pasang Baru/Perubahan Daya”, silakan baca, lalu klik “Setuju”.

Isi form pendafataran dengan benar dan sesuai dengan data Anda

Isi form pendafataran dengan benar dan sesuai dengan data Anda.

Setelah itu, lengkapi informasi pada bagian Tarif/Daya Baru

Setelah itu, lengkapi informasi pada bagian Tarif/Daya Baru.

Klik “Hitung Biaya”

Klik “Hitung Biaya” untuk mengetahui berapa besar biaya yang Anda harus bayarkan ke rekening PLN. Pastikan Anda mengisi data dengan benar, karena apabila data yang Anda berikan ada yang salah, maka akan ada notifikasi untuk Anda koreksi dan mengulanginya lagi.

Jika semuanya sudah dilakukan dengan benar, masukkan kKde Captcha

Jika semuanya sudah dilakukan dengan benar, masukkan kode captcha.

Terakhir, klik “Simpan Permohonan”

Terakhir, klik “Simpan Permohonan”. Untuk info lebih lanjut hubungi Call Center PLN di nomor 123.

Pastikan Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Sebelum memutuskan memasang sambungan listrik baru pascabayar maupun prabayar, pastikan dulu apa kebutuhan Anda. PLN melakukan inovasi agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia.

Konsumsi listrik Anda akan mempengaruhi berapa uang yang harus dibayarkan. Apapun pilihan sistem pembayaran listrik di rumah, Anda harus tetap berhemat. Jangan boros demi masa depan energi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Cara Mengisi Token Listrik dan Penghitungannya