Cara Pesan Go-Car di Ponsel Android atau Apple Kamu

Salah satu layanan di aplikasi Go-Jek yang cukup banyak digunakan saat ini, adalah layanan Go-Car. Meski Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia sering macet, namun taksi online tersebut dianggap pilihan transportasi umum yang nyaman dan aman, termasuk menaikkan gengsi seseorang.

Artikel kali ini akan membahas mengenai layanan Go-Car. Berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga: Cara Pesan Gojek di Smartphone Android atau Apple Buat Anda yang Belum Tahu

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Pengertian Go-Car

Pengertian Go-Car adalah layanan taksi online yang tersedia di aplikasi Go-Jek. Go-Car dioperasikan dengan menggunakan mobil pribadi berplat hitam dengan hitungan argo flat atau tetap. Jadi kalau kondisi jalanan sedang macet, harga tidak akan berubah. Kecuali pada saat jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore menjelang malam saat jam pulang kerja, tarif akan naik untuk setiap kilometernya. Keadaan ini biasa disebut dengan istilah peak hour.

Kelebihan Menggunakan Go-Car

loader
Kelebihan Menggunakan Go-Car via website Go-Jek

1. Praktis 

Layanan Go-Car besutan Go-Jek dapat dengan mudah diakses kapan pun dan di manapun lewat ponsel Anda selama terhubung dengan jaringan internet. Mencari driver yang akan mengantarkan Anda ke tujuan pun cukup mudah. Tak perlu mengantre atau menghentikan taksi di pinggir jalan, seperti taksi konvensional. Tinggal pesan melalui ponsel, menunggu, dan driver Go-Car akan datang menjemput Anda sesuai titik penjemputan.

2. Cepat

Sejak kehadiran layanan Go-Car, jumlah driver semakin bertambah seiring dengan meningkatnya permintaan dari pengguna. Dengan begitu, proses booking layanan Go-Car semakin cepat.

3. Argo Flat

Jika taksi konvensional menerapkan argo manual, berbeda dengan sistem tarif Go-Car. Go-Car menggunakan sistem argo flat. Artinya tarif yang dikenakan tidak akan berubah meski kondisi jalanan macet. Hal ini tentunya menguntungkan pengguna Go-Car. Bandingkan dengan argo taksi konvensional, argo terus berjalan hingga sampai di tujuan. Sistem argo konvensional ini sebenarnya pernah dianut oleh taksi online Uber. Namun belakangan sebelum akhirnya Uber dinonaktifkan di Indonesia, Uber justru menggunakan argo flat.

Kekurangan dari sistem argo flat ini, Anda tidak diperkenankan berhenti di sembarang tempat. Berbeda dengan argo konvensional yang masih memungkinkan Anda untuk pergi ke manapun selama masih mampu membayar argo yang terus berjalan.  

4. Meningkatan Gengsi

Jika umumnya orang-orang menggunakan taksi konvensional cukup terganggu dengan tanda taksi di atas cap mobil. Berbeda jika Anda menggunakan taksi online lantaran tidak ada sign yang spesifik jika mobil yang Anda booking adalah taksi. Jadi terkesan mobil milik pribadi ya, diantar oleh supir sehingga membuat Anda percaya diri bila ingin bertemu kline atau sekedar berkunjung ke rumah pasangan.

Kekurangan Layanan Go-Car

Kehadiran Go-Car dapat dikatakan tertinggal satu langkah dibandingkan kompetitornya, Grab yang sudah lebih dulu menyediakan layanan taksi online. Berikut kekurangan Go-Car yang perlu Anda ketahui:

1. Armada Belum Banyak

Jumlah armada Go-Car memang belum sebanyak GrabCar. Namun Go-Jek terus berupaya menambah jumlah driver sehingga makin mempercepat layanan kepada pengguna. Sebab banyak atau sedikitnya armada atau driver Go-Car akan berpengaruh terhadap layanan.

2. Di Beberapa Daerah Ada Keterbatasan Layanan

Kehadiran Go-Car maupun taksi online lain menuai polemik lantaran dinilai membunuh taksi konvensional. Penolakan tersebut masih terjadi di beberapa kota di Indonesia, seperti Denpasar, Bandung, Yogyakarta, dan lainnya. Sehingga layanan Go-Car menjadi kurang maksimal karena driver tidak dapat menjemput penumpang persis sesuai titik penjemputan.

Tak jarang taksi online harus bermain ‘kucing-kucingan’ untuk menghindari konflik. Kendati taksi online telah dinaungi Undang-Undang (UU) sebagai payung hukum, namun faktanya masih banyak pihak yang masih merasa terancam dengan adanya layanan taksi online seperti Go-Car.

Baca Juga: Inilah Tarif Baru Taksi Online di Indonesia, Mana yang Murah?

Macam-Macam Layanan Go-Car

loader
Macam-macam Layanan Go-Car

Adapun jenis-jenis layanan Go-Car yang perlu Anda ketahui:

1. Go-Car Regular

Layanan Go-Car regular adalah layanan taksi online yang menggunakan aplikasi Go-Jek untuk booking perjalanan dengan armada mobil pribadi berplat hitam. Go-Car menyediakan armada berkapasitas hingga 4 orang. Klasifikasi tarif  Go-Car, antara lain:

  • Rush Hour (jam sibuk setiap Senin-Jumat, pukul 06.00-09.00 dan 16.00-20.00) untuk setiap perjalanan 0-2,35 kilometer (km) sebesar Rp 10.000. Sedangkan untuk perjalanan lebih dari 2,35 km dikenakan tarif sebesar Rp 4.250 per km. Untuk tarif minimum pada saat rush hour sebesar Rp 10.000.
  • Perjalanan di luar rush hour untuk setiap perjalanan 0-2,85 km dikenakan tarif sebesar Rp 10.000. Sedangkan untuk perjalanan lebih dari 2,85 km, tarifnya Rp 3.500 setiap km.

2. Go-Bluebird

Layanan di menu Go-Car adalah Go-Bluebird. Sistemnya sama seperti pesan Go-Car Reguler, hanya saja armada yang digunakan adalah taksi yang sudah disediakan Bluebird. Perbedaan antara Go-Car regular dengan Go-Bluebird bukan cuma jenis armada saja, tapi juga ada perbedaan dari sisi sistem pembayaran, di mana pada layanan Go-Car, tarif yang berlaku flat tanpa adanya kenaikan jika jalanan macet. Namun untuk layanan Go-Bluebird menganut sistem argo manual berdasarkan jarak serta waktu tempuh.

Metode Pembayaran Layanan Go-Car

Kalau Anda mau membayar Go-Car, ada dua cara, yakni:

1. Cash atau Uang Tunai

Go-Car menerima pembayaran dengan cash atau uang tunai. Kekurangan jika menggunakan metode pembayaran tersebut, yaitu dari sisi besaran tarif normal yang diberlakukan.

2. Go-Pay

Sedangkan jika menggunakan Go-Pay, Anda bisa mendapatkan harga spesial, sehingga akan lebih hemat dibanding uang tunai. Selain itu, pembayaran ini lebih praktis. Tapi sebelum menggunakan Go-Pay, pastikan dulu saldo Anda mencukupi.

Cara Top Up Go-Pay

Jika Anda mengandalkan Go-Pay untuk membayar layanan-layanan yang tersedia di aplikasi Go-Jek, jangan lupa untuk selalu mengisi ulang atau top up saldo Go-Pay Anda. Bagaimana cara top up Go-Pay? Berikut langkahnya:

1. Via Driver

Anda bisa mengisi saldo Go-Pay lewat driver Go-Jek atau Go-Car. Caranya mudah, tinggal memberikan uang tunai kepada driver tanpa dipungut biaya tambahan apapun. Sebelum Anda menerima transfer Go-Pay, cek terlebih dahulu saldo Go-Pay yang Anda miliki. Kemudian driver Go-Jek pun akan mengirimkan saldo ke rekening Go-Pay Anda. Pastikan kembali saldo Go-Pay Anda telah bertambah.

2. Minimarket

Go-Jek telah memperluas merchant yang bekerja sama untuk proses top up Go-Pay. Salah satu minimarket Alfamart. Untuk mengisi saldo Go-Pay, tinggal datang ke Alfamart terdekat. Kemudian sebutkan nomor ponsel Anda, pilih jumlah nominal Go-Pay yang ingin diisi mulai dari Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000, Rp200.000, Rp300.000, Rp400.000, dan Rp500.000. Lalu lakukan pembayaran sesuai nominal Go-Pay yang Anda pilih. Perlu diingat bahwa top up melalui Alfamart akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp2.000. Kemudian kasir pun akan memproses isi ulang Go-Pay Anda.

3. ATM BCA

Selain dua cara tadi, Anda pun dapat melakukan isi ulang Go-Pay di mesin ATM. Cara isi ulangnya cukup mudah. Tinggal memasukkan kartu ATM dan PIN Anda. Lalu pilih menu transfer dan klik virtual account. Untuk transfer dana ke account Go-Pay Anda, masukkan kode perusahaan Go-Jek 70001, lalu dilanjutkan dengan nomor ponsel Anda. Selanjutnya masukkan nominal yang ingin Anda isi ke akun Go-Pay. Lalu ikuti perintah selanjutnya untuk mengakhiri transaksi.

4. Mobile Banking BCA

Jika ingin mengisi ulang Go-Pay lewat mobile banking BCA. Caranya masuk ke menu mobile banking BCA dan pilih layanan m-Transfer. Kemudian pilih menu Transfer BCA Virtual Account. Setelah masuk ke menu Virtual Account, masukkan kode perusahaan Go-Jek 70001, diikuti dengan nomor ponsel yang digunakan di aplikasi Go-Jek. Untuk mengakhiri transaksi isi ulang Go-Pay, masukkan PIN m-BCA Anda.  

5. Pegadaian

Belum banyak yang tahu kalau Pegadaian sudah menyediakan layanan isi ulang Go-Pay. Caranya datang ke cabang Pegadaian terdekat dan sampaikan kepada front officer bahwa Anda hendak melakukan top up Go-Pay. Lalu Anda menyebutkan nomor ponsel yang Anda gunakan di aplikasi Go-Jek. Kemudian sebutkan nominal Go-Pay yang hendak Anda beli, lalu lakukan pembayaran ke front officer. Pihak Pegadaian akan memproses isi ulang Go-Pay. Jangan lupa simpan struk pembayaran sebagai bukti isi ulang Go-Pay Anda.

Cara Pesan Go-Car

loader
Cara Pesan Go-Car via website Go-Jek

Cara pesan Go-Car di ponsel Anda, yakni:

1. Untuk dapat menikmati layanan Go-Car, pastikan Anda telah memiliki aplikasi Go-Jek.

2. Jika belum instal dari ponsel Apple maupun Android. Kemudian lakukan pendaftaran user. Untuk memesan layanan Go-Car, masuk ke menu Go-Car dengan simbol mobil.

3. Masukkan tujuan perjalanan Anda dengan cara klik kolom “Search for a destination”. Setelah alamat Anda terbaca sistem, masukkan alamat penjemputan Anda. Jika alamat Anda tidak secara otomatis terbaca oleh aplikasi, Anda bisa memasukkannya dengan cara klik kolom pencarian alamat.

4. Setelah alamat Anda sesuai, klik tombol “Set Pick Up”. Namun jika Anda ingin memasukkan note untuk memperjelas alamat penjemputan, Anda bisa memasukkannya di bagian “Add Notes for Your Driver.”

5. Jika Anda akan mengubah metode pembayaran, klik bagian jumlah pembayaran di mana terdapat dua jenis metode pembayaran yakni Cash dan Go-Pay. Kemudian jika tarif telah Anda anggap sesuai, klik tombol “Order.”

6. Tunggu beberapa saat sampai sistem Go-Car berhasil mendapatkan driver.

Lebih Mudah dan Murah

Go-Car atau layanan sejenis taksi online lain di Indonesia menjadi alternatif masyarakat dalam menggunakan transportasi umum. Layanan taksi online memang jauh lebih mudah dan murah dibandingkan taksi konvensional. Namun menyangkut kenyamanan, kembali kepada si pengguna.

Baca Juga: Tertarik Jadi Driver Transportasi Online, Pilih Grab, Gojek, atau Uber?