Cara Raup Untung dari Momentum Pertumbuhan Ekonomi 2018

Setiap ada peluang, di situ muncul kesempatan yang harus dimanfaatkan. Begitulah kira-kira sepenggal kalimat yang mengambarkan perlunya memanfaatkan kesempatan dari peluang yang ada untuk mendapatkan keuntungan.

Ini tak beda ubahnya dengan potensi membaiknya pertumbuhan ekonomi tahun 2018 yang harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meraup untung dan meningkatkan pundi-pundi keuangan Anda. Bagaimana caranya?

Sebelum mengulas lebih jauh lagi cara meraup untung dari momentum potensi membaiknya pertumbuhan ekonomi, sebaiknya kita lihat dulu seperti apa prospek perekonomian tahun ini.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Bagaimana Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2018?

Pertumbuhan Ekonomi
Simak prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia

Membaik tidaknya pertumbuhan ekonomi Indonesia juga dipengaruhi oleh kondisi perekonomian global. Kenapa? Karena sektor perdagangan (ekspor-impor) Indonesia dilakukan dengan negara-negara lain. Begitu pun juga sektor keuangan dan pasar modal, yang transksinya secara global.

Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, menargetkan pertumbuhan ekonomi (Produk Domestik Bruto) tahun ini mampu mencapai sekitar 5,4%. Sementara itu Bank Indonesia (BI) memperkirakan ekonomi tahun 2018 akan tumbuh di sekitar 5,1% hingga 5,5%.

Sebagaimana Economist DBS Group, Gundy Cahyadi, ungkapkan dalam penjelasan tertulisnya bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini diperkirakan bakal berada di sekitar 5,3%. Artinya pertumbuhan ekonomi tahun 2018 akan lebih baik dibanding realisasi tahun 2017 yang sebesar 5,07%, meski tidak signifikan.

Perkiraan membaiknya pertumbuhan ekonomi tahun ini karena didorong proyek pembangunan infrastruktur pemerintah. Ditambah lagi bila harga komoditas internasional tetap baik seperti sekarang ini, sehingga pertumbuhan investasi akan lebih baik lagi di tahun ini.

Baca Juga: Utang Indonesia Membengkak: Bahayakah?

Apa Pengaruhnya Pertumbuhan Ekonomi dengan Untung yang Bisa Kita Raup?

Raup Untung
Manfaatkan peluang membaiknya pertumbuhan ekonomi

Pengaruh pertumbuhan ekonomi dengan keuntungan yang bisa diraih atau keuangan yang membaik tentunya sangat berkaitan erat. Dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi, maka roda perekonomian nasional juga akan mengikuti.

Jika pertumbuhan ekonomi memburuk, ada banyak sektor-sektor usaha yang dirugikan. Sebaliknya, justru semua sektor pasti akan diuntungkan dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi, mulai dari sektor keuangan, sektor perbankan, hingga sektor riil.

Dampak positif membaiknya pertumbuhan ekonomi adalah semua sektor tersebut membaik dan ini memengaruhi ekonomi setiap individu.

Nah, sebagaimana perkiraan membaiknya pertumbuhan ekonomi 2018 karena pengaruh pembangunan infrastruktur, harga komoditas, dan investasi, lalu yang jadi pertanyaan adalah apa pengaruhnya dari semua pendorong ekonomi tersebut?

Infrastruktur

Dengan masifnya pembangunan infrastruktur, maka ada banyak tenaga kerja yang terserap, baik itu pekerja infrastruktur itu sendiri, maupun pekerja untuk industri-industri yang mulai bermunculan karena diuntungkan oleh kemudahan infrastruktur. Tentunya ini akan ada banyak orang yang memiliki penghasilan.

Harga komoditas

Ya, dengan membaiknya harga komoditas, maka ekspor Indonesia akan sangat diuntungkan. Mengingat ekspor utama Indonesia sejauh ini terbanyak masih komoditas hasih pertambangan dan perkebunan, seperti batubara, kelapa sawit, dan lainnya.

Bila harga komoditas itu naik, maka nilai ekspor juga akan meningkat. Dan ini akan meningkatkan penerimaan negara dari Bea Keluar (BK) ekspor alias pajak ekspor. Di sisi lain, pendapatan industri juga akan bertambah, dan berdampak pada kesejahteraan karyawan atau lebih banyak lagi tenaga kerja yang terserap karena perusahaan mampu melakukan ekspansi.

Artinya, roda perekonomian mampu berputar dengan baik. Jika ini bisa dicapai dan dipertahankan, maka pertumbuhan ekonomi tahun ini benar-benar bisa mencapai seperti yang diharapkan. Dampaknya? Kehidupan masyarakat akan membaik.

Baca Juga: Yuk Belajar Konsep Ekonomi Sederhana Agar Hidup Lebih Mudah

Dampak Positif Membaiknya Pertumbuhan Ekonomi

Dampak Positif Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi mempengaruhi kehidupan setiap orang

Berdasarkan teori ekonomi, bila pertumbuhan ekonomi suatu negara itu baik, maka seluruh komponen yang ada juga baik. Artinya, kondisi ekonomi masyarakatnya juga membaik. Ini dikarenakan inflasi yang rendah dan stabil sehingga daya beli masyarakat terjaga, lalu nilai tukar rupiah menguat dan stabil sehingga pelaku usaha juga akan lebih diuntungkan, terutama industri pengolahan karena impor bahan bakunya murah, dan masih banyak lagi dampak positif lainnya.

Nah, jika perekonomian Indonesia membaik tahun ini, sudah seharusnya kita memanfaatkan momentum tersebut untuk meraup keuntungan dan memperbaiki keuangan. Caranya?

1. Ambil Peluang Usaha

Peluang Usaha
Raih dan ciptakan peluang Anda

Dengan membaiknya perekonomian nasional, maka ada banyak peluang yang bisa dijadikan kesempatan untuk memperbaiki keuangan, salah satunya adalah peluang usaha. Anda bisa menangkap peluang menciptakan sebuah usaha/bisnis yang memungkinkan.

Ada banyak peluang usaha yang bisa Anda pilih dan jalankan dengan baik pada saat momentum membaiknya pertumbuhan ini. Berbagai jenis usaha yang bisa dilakukan mulai dari modal sedikit hingga hanya bermodal semangat dan keterampilan.

Kenapa ini waktu yang tepat untuk memulai memulai berbisnis? Sebab pada saat perekonomian membaik, maka inflasi akan terkendali sehingga daya beli masyarakat membaik, suku bunga akan stabil bahkan bisa menurun, dan nilai tukar rupiah menguat. Semua itu akan membuat usaha yang Anda rintis memiliki prospek yang baik.

2. Jangan Tunda Investasi

Investasi
Lakukan investasi untuk masa depan lebih baik

Jika perekonomian nasional membaik, maka akan berpengaruh juga terhadap keuangan Anda yang juga membaik tentunya. Karena harga-harga kebutuhan sehari-hari menjadi ramah di kantong, sehingga akan ada uang lebih yang bisa dihemat dari pengeluaran sehari-hari. Nah, di saat ini, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk diinvestasikan.

Dengan melakukan investasi saat ini juga, maka manfaatnya akan Anda rasakan di masa depan. Jadi, jangan tunda lagi untuk berinvestasi. Ada banyak instrument investasi yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan, mulai dari saham, emas, dan lainnya.

3. Tetap Ingat Menabung

Menabung
Rajinlah menabung

Jika saat perekonomian sulit saja diharapkan jangan sampai lupa menabung, apalagi saat kondisi ekonomi membaik? Tentu tidaklah bijak bila kemampuan menabung lebih besar dibanding sebelumnya namun justru mengabaikannya.

Padahal dengan menabung atau menambah besaran jumlah setoran tabungan, maka masa depan akan menjadi lebih terjamin seiring dengan semakin besarnya tabungan Anda. Jadi, jangan lupa menabung dan tambah jumlah setoran tabungan Anda saat pendapatan membaik.

4. Manfaatkan Diskon

Diskon
Beli produk yang dijual secara diskon

Apa hubungannya antara membaiknya pertumbuhan ekonomi dengan diskon? Ya, dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang baik, maka operasional seluruh sektor usaha akan lebih baik. Sehingga tidak menutup kemungkinan banyak perusahaan, terutama mereka yang memproduksi barang-barang konsumsi (consumer goods) atau perusahaan jasa maupun sektor keuangan biasanya tidak segan-segan untuk memberika promo menarik dan menguntungkan tentunya bagi konsumennya.

Nah, Anda bisa memanfaatkan berbagai macam diskon yang mereka tawarkan semaksimal mungkin. Sehingga Anda memiliki tambahan uang yang bisa digunakan untuk keperluan penting lainnya dari penghematan belanja tersebut.

Tunggu Apalagi, Manfaatkan Membaiknya Pertumbuhan Ekonomi untuk Keuangan Anda

Dengan potensi membaiknya pertumbuhan ekonomi di tahun ini, maka sudah seharusnya kita bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk memperbaiki keuangan. Karena tidak ada alasan lagi tidak bisa meraup untung dari momentum ini bila kita tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Baca Juga: Mengelola Keuangan Saat Kondisi Ekonomi Memburuk