Cari Kredit Usaha Untuk Dapatkan Modal? Pertimbangkan Ini Dulu

Memiliki usaha mungkin menjadi impian bagi beberapa orang. Impian ini muncul bisa jadi karena tidak ada ketertarikan untuk bekerja dalam sistem yang teratur seperti yang dihadapi oleh pekerja kantoran. Dengan membuka bisnis sendiri, seseorang mungkin merasa lebih nyaman dalam bekerja karena semuanya berjalan berdasarkan aturan yang dibuatnya sendiri, lebih fleksibel, dan tidak ada ketegangan sama seperti yang dialami oleh pekerja kantoran ketika menghadapi kemarahan bos. Di samping itu, memiliki usaha sendiri atau menjadi seorang wirausaha merupakan hal kini sangat diperlukan oleh negara ini. Pasalnya, kebanyakan dari kita berpikir apa adanya yang menginginkan sesuatu yang pasti-pasti saja, misalnya memiliki cita-cita bekerja di kantor karena yang dibutuhkan hanyalah gaji untuk menyambung hidup dengan memenuhi kebutuhan. Padahal dengan adanya wirausahawan ini turut berperan atau ambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi negara.

Namun, kendala beberapa orang ketika ingin membuka usaha atau bisnis adalah pada modal awalnya yang tidak sedikit. Sekalipun usaha tersebut merupakan bisnis yang sederhana, tetapi ada modal dalam bentuk lain selain modal dana tunai, bisa dari modal tempat, modal peralatan, dan kebutuhan awal lainnya. Untuk urusan dana, mungkin Anda bisa lebih tenang karena kini pinjaman kredit dengan tujuan investasi sudah difasilitasi oleh beberapa pihak yang salah satunya adalah bank.

Pinjaman Modal

Pinjaman Modal

Pinjaman Modal via bankingsense.com

 

Pinjaman atau kredit kini menjadi bagian yang cukup sering digunakan sebagai strategi keuangan oleh sebagian besar orang, apalagi mereka yang termasuk enterpreneur atau wirausaha. Yang diperlukan untuk mendapatkan pinjaman ini adalah kejelasan tujuan dalam mengajukan pinjaman terutama yang sifatnya digunakan untuk pembukaan usaha, pengadaan ekspansi, perbaikan struktur modal usaha, serta pembelian aset. Banyak juga pihak lembaga keuangan kini yang menyediakan program Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang cukup diminati oleh masyarakat karena tidak memerlukan jaminan apapun. Bahkan Pemerintah Indonesia kini sedang gencar menggalakkan jalannya program yang bertujuan menyalurkan pinjaman kepada pengusaha kecil dan menengah agar mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha, tidak hanya mengandalkan perusahaan besar sebagai tempat kerja mereka.

Kredit investasi kini menjadi produk yang ditawarkan oleh banyak bank umum. Kredit investasi memberikan pinjaman sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Secara umum, program pinjaman investasi ini memfasilitasi para wirausaha yang membutuhkan pinjaman modal dengan limit kredit yang umumnya ditentukan mulai dari Rp100 juta hingga milyaran rupiah. Jangka waktu pinjaman bisa disesuaikan dengan arus keuangan yang ada di usaha bisnis tersebut. Hal ini jelas memberikan keuntungan bagi para peminjam dana karena tidak merasa tertekan tetapi terpacu untuk menghasilkan penghasilan yang besar dari inovasi usaha untuk melunasi hutang dan efek sampingnya adalah mengembangkan usaha itu sendiri.

Baca Juga : Modal Ventura : Solusi Berbisnis Bagi Calon Pengusaha

Beberapa Pertimbangan Terkait Pinjaman 

Meski terkesan sebagai alternatif yang paling menguntungkan bagi para calon wirausaha yang sangat membutuhkan dana untuk modal bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dengan pinjaman tersebut. Hal-hal tersebut antara lain:

1. Kemampuan Membayar

Kemampuan Membayar

Kemampuan Membayar via netdna-cdn.com

 

Sebelum mengajukan kredit untuk investasi sebaiknya Anda selaku calon wirausaha benar-benar menghitung terlebih dahulu kemampuan untuk mengembalikan modal yang merupakan pinjaman. Kalkulasikan bisnis yang akan Anda kelola. Persiapkan secara matang mulai dari bisnis itu sendiri mengenai lokasi strategis, rencana promosi dan penjualan, hingga target omzet yang harus dicapai dengan maksud menjaga Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan meski harus dipotong sebagian untuk melunasi pinjaman. Terlebih bila Anda memutuskan menggunakan kredit tanpa agunan yang terkenal menetapkan bunga pinjaman jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kredit lainnya.

2. Risiko

Resiko

Ada Risiko yang Mesti Anda Tanggung via tradingacademy.com

 

Anda perlu memperhatikan risiko yang mungkin terjadi pada bisnis Anda. Risiko ini bisa berasal dari mana saja dan sifatnya bisa merupakan risiko jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Perhatikan apakah rencana bisnis Anda sudah mencakup kemampuan Anda untuk mengatasi risiko yang mungkin muncul padahal di saat bersamaan Anda memiliki kewajiban yang lain dan pasti yaitu membayar pinjaman beserta bunganya? Jangan lupa bahwa setiap pinjaman pasti memiliki jangka waktu dan batas akhir pelunasan hutang. Perhitungkan dengan baik mengenai untung dan ruginya berkaitan dengan pinjaman dana dalam jangka waktu tertentu apakah masih bisa ditangani atau rencana Anda harus dikalkulasi ulang. Ada sebuah pendapat umum yang menyatakan bahwa kredit usaha sebaiknya tidak lebih dari setengah modal bisnis total. Namun dalam praktiknya, Anda selaku pemilik usaha yang dapat menentukan besarnya persentase pinjaman modal untuk investasi.

3. Dokumen 

Dokumen Yang Diperlukan

Dokumen Yang Diperlukan via wordpress.com

 

Ketika Anda sudah merasa mantap dengan rencana yang sudah Anda buat secara rinci dan lengkap, Anda boleh mengajukan pinjaman di bank-bank umum. Namun ingatlah untuk melengkapi dokumen pendukung pinjaman ini. Dokumen ini terkait dengan kelengkapan identitas Anda dan hal-hal lain yang diminta oleh bank (karena biasanya akan ada sedikit persyaratan yang berbeda antara program kredit investasi di bank yang satu dengan lainnya). Jika Anda memutuskan meminjam dengan menggunakan jaminan, siapkan juga dokumen yang terkait dengan jaminan yang akan Anda ajukan. Begitu pula bila Anda akan mengajukan kredit untuk usaha, jangan lupa untuk melengkapi dokumen dan perijinan usaha Anda.

4. Bandingkan Bank Satu Dengan Bank Lainnya

Bandingkan Bank Satu Dengan Bank Lain

Bandingkan Bank Satu Dengan Yang Lain via hoovers.com

 

Pertimbangkan beberapa tawaran kredit dari beberapa bank yang berbeda. Jangan hanya idealis pada satu bank karena malas mencari informasi atau sangat dianjurkan rekan Anda untuk meminjam di sana. Dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya antara program kredit investasi di satu bank dengan bank lainnya, Anda bisa membandingkan kelebihan dan kekurangan program kredit investasi tersebut dan bisa menentukan mana yang akan Anda pilih sebagai bank yang Anda ajukan pinjaman untuk investasi. Pastikan Anda memilih bank yang telah memiliki pengalaman dalam menganalisa usaha sehingga ini akan memudahkan pengajuan Anda.

Agar Permohonan Anda Disetujui

Agar Pinjaman Disetujui

Agar Permohonan Disetujui via nationalbusinesscapital.com

 

Ketika Anda sudah mengajukan permohonan kredit investasi, sekarang tinggal menunggu keputusan bank untuk menyetujui aplikasi Anda atau tidak setelah menganalisis dokumen yang Anda serahkan beserta permohonan sejumlah dana yang Anda butuhkan. Untuk membantu Anda supaya permohonan Anda disetujui oleh pihak bank, sebaiknya Anda perhatikan hal berikut.

1. Lengkapi Dokumen Yang Diperlukan

Lengkapi berkas administrasi secara jujur dan apa adanya, sebagaimana yang diminta oleh pihak bank selaku lembaga yang memberikan pinjaman untuk investasi. Jangan ada pemalsuan data.

2. Tujuan Pinjaman

Jelaskan secara rinci mengenai tujuan dari pinjaman Anda digunakan untuk apa. Meski programnya sudah menjelaskan bahwa pinjaman Anda digunakan untuk investasi dalam bentuk bisnis, penjelasan mengenai bisnis Anda yang mungkin memiliki prospek baik akan lebih menarik pihak bank karena 'sedikit' memberikan jaminan bahwa Anda bisa melunasi pinjaman sesuai tanggal yang ditentukan tanpa kesulitan.

3. Kenali Secara Personal

Kenali secara personal dari pihak bank untuk membantu Anda dalam segala urusan. Ini bukan saran mutlak tetapi hanya untuk lebih memudahkan Anda dalam mengajukan pembiayaan.

4. Jumlah Pinjaman Sebanding Dengan Jaminan

Jangan mengajukan pinjaman dengan jumlah yang tidak sebanding dengan jaminan yang Anda miliki. Jelas bank akan mempertimbangkan hal ini dan bisa jadi pengajuan pinjaman Anda ditolak karena Anda dianggap tidak bisa melunasi pinjaman beserta bunganya.

5. Anda Tidak Sedang mengajukan Permohonan di Bank lain

Jangan pernah mencoba untuk mengajukan pinjaman ke bank ketika Anda tahu pasti bahwa nama Anda terdaftar di bank lain sebagai pengaju pembiayaan. Pihak bank pasti akan benar-benar melacak status Anda apakah sedang mengajukan pinjaman lain atau tidak. Hal ini diperlukan bank sebagai bukti bahwa Anda setidaknya memiliki kemampuan untuk melunasi kewajiban pinjaman Anda tanpa terbagi dengan kewajiban pembayaran pinjaman di bank lain.

6. Persiapkan Dengan Matang

Lakukan persiapan yang matang terhadap jaminan yang akan Anda ajukan untuk mendapatkan pinjaman investasi karena biasanya bank akan melakukan survey lokasi terhadap jaminan Anda. Jangan pernah memalsukan data untuk jaminan ini bila Anda tidak ingin nama Anda dicoret bahkan masuk dalam daftar hitam bank atau blacklist.

Baca Juga : Cara Kerja Analisis Bank Dalam Menilai Permohonan Kredit

Rencanakan Secara Matang dan Terperinci

Hal lain yang tidak kalah penting adalah rencanakan inevestasi Anda secara matang dan terperinci serta berikan data diri Anda secara jujur agar. Hal ini akan memberikan rasa aman bagi bank bahwa Anda merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap pinjaman sehingga bank akan lebih mudah untuk menyetujui pengajuan kredit usaha Anda. Siap untuk berbisnis dengan dukungan dana dari bank?

Baca Juga : Reksa Dana Terproteksi, Investasi Aman bagi Investor Pemula