CEO Netflix Reed Hasting, Bagikan Cara Sukses Berbisnis yang Bisa Kamu Tiru

Siapa yang tak kenal dengan penyedia layanan media streaming digital Netflix?

Pertama kali berdiri di Amerika pada tahun 1997. Netflix awalnya adalah tempat penyewaan DVD Film dengan berbagai kategori dan genre secara online. Reed Hasting saat itu membangun sistem online penyewaan DVD ini hanya dengan berbekal ilmu matematikanya dan dibantu rekan-rekannya yang lain saat itu.

Seiring dengan berkembangnya internet secara cepat dan kuat, akhirnya Reed Hasting merubah arah bisnisnya dengan memanfaatkan kekuatan internet 100% dan membuat layanan streaming film secara online yang bisa dinikmati kapanpun dan dimanapun.

Hingga saat ini pengguna layanan Netflix sudah berada hampir ratusan negara. Kesuksesan bisnis dari Netflix ini pun menghantarkan nama Reed Hasting sebagai salah satu dari 400 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes pada tahun 2018 dengan total kekayaan total USD 3,7 billion atau senilai Rp528 triliun.

Tidak pelit ilmu, Reed Hasting pun membocorkan rahasia sukses berbisnisnya dibawah ini:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Terbuka Terhadap Perubahan

Netflix

Tidak mau ditelan jaman, Reed Hasting selalu mencoba mengikuti perkembangan teknologi yang ada terutama internet. Reed Hasting konsisten dalam memperbarui sistem dan mengubah arah bisnisnya sesuai dengan tren yang sedang banyak digemari orang saat ini.

Saat layanan streaming sedang menjadi favorit banyak orang saat ini. Reed Hasting pun merubah Netflix yang tadinya tempat penyewaan dvd menjadi layanan streaming film dan serial secara online berbayar dengan kualitas visual dan audio yang tinggi dan sama bagusnya dengan yang ada di dvd.

2. Selalu Menghadirkan Produk dan Layanan yang Berkualitas

Netflix

Pada masa awal Netflix memulai bisnis layanan streamingnya, Netflix berusahan mencoba untuk tidak hanya menarik para calon konsumen baru tapi juga yang membuat mereka betah menggunakan layanan Netflix pada jangka waktu yang lama.

Maka dari itu, Netflix tidak hanya menyediakan film-film produksi Hollwood dan berbahasa Inggris saja. Film-film laga dari Asia dari Cina, animasi populer dari Jepang hingga drama romantis dari Korea pun saat ini bisa ditonton secara online menggunakan Netflix lengkap dengan subtitel sesuai dengan bahasa yang diinginkan.

Baca Juga: Jago Akting, Intip Karier Laudya Cynthia Bella menjadi Salah Satu Artis Termahal

3. Selalu Berinovasi dan Berusaha Berbeda dari Kompetitor

Netflix

Sebelum Netflix, tentu layanan streaming sudah banyak keberadaannya mulai dari yang gratis hingga berbayar seperti Youtube, VIU, VIKI, Google Play Movie & TV, Iflix, Hooq dan masih banyak lagi.

Lantas apa yang membuat Netflix tetap dipilih bahkan meraih kesuksesan besar di bidangnya?

Itu karena Netflix tidak hanya menyediakan film saja tapi juga turut memproduksi filmnya sendiri. Reed Hasting mengatakan untuk bisa tetap bersaing dibisnis layanan streaming ini, originalitas merupakan salah satu senjata penting yang harus ada. Itu mengapa CEO sekaligus Founder Netflix ini memilih untuk berinvestasi pada cerita.

Memiliki film dan serial yang tidak ada dimana-mana dan hanya bisa disaksikan langsung dari Netflix merupakan daya tarik paling besar yang paling sukses dalam mendapatkan banyak pengguna baru. Film dan serial produksi Netflix sendiri yang berhasil meraih kepopuleran hingga penghargaan bergengsi adalah Strangers Things, 13 Reason Why, Orange is The New Black, Birdbox yang berhasil meraih rating tertinggi untuk kategori film Horror dan Thriller tahun dan Roma yang berhasil memenangkan Oscar di tahun 2018

4. Telah Sukses dan Memiliki Jutaan User tapi Tetap Rajin Memberikan Promo dan Diskon

Gift Card Netflix
Gift Card Netflix

Walaupun Netflix sudah bisa dikatakan sukses dan memiliki jutaan user dari berbagai negara. Netflix tetap berusaha memberikan banyak kelebihan lain baik untuk menggaet pelanggan baru dan mempertahankan para pelanggan setianya dengan tetap memberikan banyak promo dan diskon menarik.

Seperti promo gratis menikmati layanan selama sebulan untuk pengguna baru, diskon setengah harga paket berlangganan baik untuk para pengguna baru dan pengguna lama dan diskon harga berlangganan hingga 50% dengan kartu kredit tertentu.

5. Memanfaatkan Kepopuleran Bisnisnya untuk Membantu Sesama

Reed Hasting

Walaupun banyak menayangkan film yang bersifat komersial dengan genre-genre yang public friendly seperti komedi, drama, horror, action dan fantasi. Reed Hasting tidak lupa untuk berbagi terhadap sesama dengan memanfaatkan bisnisnya sebagai alat utama untuk bisa memberikan donasi kepada berbagai lembaga masyarakat untuk membantu yang membutuhkan.

Seperti penjualan film dokumenter pendidikan yang keuntungannya akan disalurkan penuh untuk dunia pendidikan seperti pembangunan sekolah di wilayah-wilayah miskin. Dokumenter tentang kerusakan lingkungan yang benefitnya akan disalurkan untuk perbaikan habitat hewan dan hutan yang rusak.

Hal-hal seperti ini dilakukan Reed Hasting tidak hanya sekedar ingin berdonasi tapi juga membangkitkan kesadaran manusia pentingnya untuk peduli terhadap sesama dan menjaga lingkungan melalui cara yang kreatif dan mendidik. Menjadikan Netflix sukses membangun citra yang baik di mata banyak orang.

Baca Juga: 7 Orang Tersohor ini Dulunya adalah Seorang Buruh

Kepuasan Pelanggan sebagai Prioritas Utama

Dalam menjalankan bisnisnya, kepuasan pelanggan adalah prioritas utama yang menjadi sumber inovasi dan motivasinya dalam memgembangkan Netflix menjadi lebih baik baik dalam memproduksi film dan serial berkualitas dan memberikan layanan terbaik.

Dalam perjalanan panjangnya sebagai pebisnis Reed Hasting  menyadari feedback dan keluhan pelanggan adalah hal yang paling penting dalam sebuah bisnis dan juga bentuk kepedulian konsumen untuk membuat Netflix menjadi layanan streaming yang lebih baik dan untuk bisa menjangkau lebih banyak lagi calon konsumen baru.

Baca Juga: Lika-liku Karier Slank Sebelum Jadi Band dengan Honor Termahal