Cermati Keuntungan dan Kerugian KPR Tenor Panjang

Isyarat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang perpanjangan tenor kredit kepemilikan rumah merupakan berita yang cukup menggembirakan. Terutama, bagi masyarakat yang ingin segera memiliki rumah idaman namun memiliki kendala seperti penghasilan yang pas-pasan.

Misalnya, untuk produk KPR yang dulunya hanya memiliki tenor 20 tahun, sekarang bisa diperpanjang menjadi 30 tahun. Tenor KPR 30 tahun bisa menjadi solusi yang cukup melegakan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan minim untuk bisa lebih mengoptimalkan manajemen keuangan mereka sembari tetap bisa konsisten untuk melunasi kredit kepemilikan rumah.

Salah satu manfaat nyata dari perpanjangan tenor adalah berkurangnya jumlah cicilan per-bulan, walaupun konsekuensi yang dihadapi nasabah adalah meningkatnya total bunga yang harus dibayarkan. Kadang untuk memikirkan hal tersebut kita berada dalam kondisi yang dilematis, mau memilih tenor pendek atau panjang.

Untuk itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas keuntungan serta kerugian dengan mengambil KPR tenor panjang sekaligus sebagai bahan perbandingan seandainya kita memilih KPR tenor pendek. Berikut ini ulasannya:

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Keuntungan KPR Tenor Panjang

Selain angsuran lebih ringan, KPR dengan tenor panjang memiliki keuntungan seperti berikut ini:

1. Bisa lebih leluasa dalam mengatur keuangan

KPR tenor panjang ini sangat sesuai untuk para pekerja dengan pola penghasilan rutin atau bulanan. Pekerja yang memiliki pola penghasilan seperti ini diantaranya adalah pekerja pabrik, kantoran, dan PNS. Meskipun penghasilan mereka banyak yang pas-pasan namun bisa untuk mengambil KPR dengan jangka waktu di atas 15 tahun.

Tenor panjang ini akan memberikan ruang yang cukup lapang dalam mengatur keuangan untuk berbagai macam kebutuhan sembari tetap bisa konsisten membayar cicilan KPR. Ingat, KPR tenor panjang menuntut kedisiplinan yang tinggi.