Dari 'Serabutan' Jadi Keluarga Terkaya di Dunia, Tiru Rahasia Sukses Keluarga Walton!

Kesuksesan di masa yang akan datang memang tidak bisa ditebak. Tetapi bila sudah merencakanan masa depan sejak awal, maka sukses bukan hanya mimpi lagi melainkan menjadi kenyataan. Bahkan, tidak ada yang tak mungkin harta kekayaannya berjumlah banyak. Ini telah dibuktikan beberapa orang terkaya di dunia.

Bila muncul pertanyaan, siapakah orang terkaya di dunia ini? Pasti kebanyakan orang menjawab Jeff Bezos atau Bill Gates. Ya, mungkin itu dulu tapi untuk sekarang ini jumlah harta kekayaan mereka kalah dengan keluarga Walton yang jumlahnya mencapai US$ 175 miliar atau setara dengan Rp2.450 triliun.

Bagi Anda yang belum tahu, berikut ini terdapat ulasan kesuksesan keluarga Walton serta rahasia suksesnya yang telah dirangkun editor Cermati.com dari berbagai media:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Kerja Serabutan Sejak Kecil

Terlahir dalam keluarga petani yang sangat sederhana, membuat Samuel Moore Walton mengharuskan membantu orang tua untuk berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya sejak kecil.

Semasa Hidupnya, pria kelahiran Kingfisher, Oklahoma, Amerika pada 29 Maret 1918 ini sudah bekerja serabutan mulai dari menjual dan mengirimkan berbagai macam majalah dan surat kabar kepada pelanggan, menjadi pelayan restoran, memerah susu sapi di peternakan keluarganya hingga menjual susu sapi ke pelanggannya.

2. Mengenyam Pendidikan Tinggi

lulusan
Mengenyam pendidikan tinggi

Pria yang biasa disapa Sam atau Sam Walton ini tak lupa akan pendidikannya. Sam merupakan murid yang baik di Shelbina, Missouri. Setelah ia pindah di Columbia, ia melanjutkan pendidikannya di Davis H Hickman High School hingga lulus pada 1936. Kemudian Sam lanjut mengenyam pendidikan yang lebih tinggi yaitu bangku kuliah di University of Missouri. Tidak butuh waktu lama, ia berhasil menyelesaiknya studinya dalam empat tahun dan lulus sebagai sarjana ekonomi.

3. Pernah Jadi Tentara

Tidak langsung menjadi tantara, melainkan Sam terlebih dahulu bergabung di JC Penney sebagai trainee manajemen dan tak berapa lama bekerja di pabrik amunisi DuPont, Amerika. Setelah itu, barulah gabung dengan Korps Intelijen Angkatan Darat AS.

Tugasnya pada saat itu ialah mengawasi keamaan pabrik pesawat terbang dan tahanan perang dalam misi Perang Dunia II. Kinerja selama itu membuahkan hasil, Sam dilantik sebagai Kapten hingga perang selesai.

Baca Juga: 10 Generasi Millenial Indonesia Masuk daftar 30 under 30 Asia Forbes 2018

4. Mulai Buka Toko Roti

Toko rotinya ini dimulai setelah Sam menikahi wanita cantik Helen Robson pada 1943. Berkat pinjaman modal dari ayah mertuanya, ia membeli toko roti yang sudah jadi yaitu Ben Franklin di Newport, Arkansas yang kemudian dibenahi sedikit demi sedikit. Bersama sang adik tercinta James, menjadikan toko roti tersebut sebagai bisnis waralaba dan berhasil membuka hingga 16 toko roti Ben Franklin di tiga negara bagian.

5. Mendirikan Toko Wal-Mart bersama James dan Keluarga Lainnya

walmart
Mendirikan Walmart bersama adik dan keluarganya

Kepuasan seseorang memang tidak ada habisnya. Inilah yang membuat Sam Walton terus mengembangkan bisnisnya. Awalnya ia menginginkan toko roti Ben Franklin lebih besar yang nantinya akan berdiri di pedesaan, namun banyak yang tidak setuju. Akhirnya Sam dan James memutuskan untuk membuka toko Wal-Mart pertamnya pada 1962 di Arkansas.

Mereka juga mengajak saudara lainnya untuk mengelola Wal-mart, mulai dari mencari produk dengan kualitas terbaik namun dengan harga yang rendah hingga mempertahankan harga barang agar Wal-mart lebih unggul dari kompetitor lainnya.

Selang lima tahun, Wal-Mart berhasil mengembangkan sayapnya hingga memiliki 24 toko di banyak negara dengan hasil penjualan hingga USD 12,7 juta dan resmi menjadi perusahaan dengan nama Walmart Store, Inc.

Tiru Rahasia Sukses Keluarga Walton

1. Selalu Bekerja Sama dengan Keluarga

kerjasama
Selalu bekerjasama dengan keluarga

Sejak kecil Sam selalu bekerja sama dengan orang tua serta adiknya untuk berjuang keras memenuhi kebutuhan hidupnya. Bukan hanya itu saja, kerja sama dengan keluarganya ini juga tampak terlihat jelas ketika Sam membangun bisnisnya dari awal hingga sukses.

Walau Sam Walton sudah tiada semenjak 1992 dan bisnisnya diwariskan kepada anak-anaknya, yaitu S. Robson Walton, John T. Walton, Alice Walton dan Jim Walton, Wal-mart tetap terus berkembang dan maju. Ini berkat dari kerjasama yang kuat antara anak-anaknya dengan semua saudara-saudara.

2. Berani Ambil Peluang Walau Berisiko

Sejak awal, suksesnya Sam, tidak berasal dari jalan yang sejalur. Lihat saja, perjalanan karirnya selalu dengan posisi yang berbeda dalam jarak yang dekat juga, sebelum pada akhirnya ia menjadi pebisnis yang sukses hingga sekarang ini.

Perjalanannya tersebut membuktikan bahwa Sam selalu mengambil peluang untuk peruntungannya sebagai orang sukses. Walaupun setiap peluang yang diambil memiliki risiko yang besar, tapi Sam selalu menjalankannya dengan semangat kerja keras dan tekad yang kuat.

3. Tidak Hidup Mewah

Bergelimang harta tak membuat keluarga Walton menjadi lupa diri dengan hidup berfoya-foya, justru ia tetap seperti kehidupan semasa kecilnya dulu. Sam tetap menerapkan hidup yang sederhana kepada dirinya dan keluarganya, mulai dari pakaian hingga kendaraan yang digunakannya. Kesederhanaannya ini juga ditularkan kepada semua karyawannya di setiap bisnis yang dijalankannya.

Baca Juga: Generasi Millenial Wajib Tonton 5 Film yang Mengajarkan Finansial Agar Lebih Pintar Kelola Uang

4. Selalu Berbagi Rezeki dengan Sesama

bergai
Selalu berbagi rezeki

Selain mendirikan bisnis, Sam juga mendirikan sebuah Yayasan Sosial yang dikelola bersama keluarga yang diberi nama The Walton Family Foundation. Tujuan sangat mulia, Sam ingin membantu masyarakat di wilayah-wilayah terpencil dan ini juga sebagai pembelajaran kepada keluarganya untuk selalu berbagi kepada sesama.

Berjuang Bersama Keluarga Demi Gapai Kesuksesan

Kesuksesan dan memiliki harta yang berlimpah sudah menjadi impian semua orang. Untuk mewujudkannya tidak bisa didapatkan dengan cara instan. Butuh perjuangan kerja keras serta kegigihan dalam menjalankan setiap prosesnya. Bahkan itu semua harus dimulai sejak dini. Agar impian tersebut mudah dan cepat terwujud, ajak adik serta saudara lainnya untuk bekerja sama berjuang hingga sukses.

Baca Juga: Rintis Instagram dari Nol, Kevin Systrom Berikan 5 Motivasi Berharga