Dengan Memiliki Soft Skills Ini, Karir Bisa Makin Melejit

Dalam dunia kerja, sebagian orang beranggapan bahwa yang terpenting adalah status akademik. Kenyataannya, hal tersebut tidak lebih dari sekadar faktor penunjang atau sesuatu untuk melengkapi persyaratan administratif untuk bisa bekerja di perusahaan.

Satu hal yang mesti diperhatikan adalah sejauh mana penguasaan skill atau kemampuan dalam menjalani bidang yang ditekuni. Stagnasi dalam karir tidak melulu karena faktor-faktor eksternal, tetapi juga karena faktor-faktor internal.

Ada dua kemampuan yang harus dimiliki supaya karir makin kinclong dan melejit, yakni hard skills dan soft skills. Keduanya saling melengkapi satu sama lain. Berdasarkan hasil penelitian Universitas Harvard tahun 2002, kesuksesan karir tidak hanya semata-mata ditentukan kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga kemampuan dalam berinteraksi dan mengelola diri (soft skills).

Baca Juga: Tambah Kemampuan Anda dengan Belajar Online di Situs-Situs Ini

Hard Skills: Keterampilan atau Penguasaan dalam Bidang yang Ditekuni

Hard Skill

Hard Skills Memang Perlu Dimiliki via shutterstock.com

 

Hard skills biasa disebut sebagai keterampilan teknis atau akademik yang umumnya bisa dilatih dan diperoleh seseorang di institusi pendidikan. Hard skills bisa diukur dan secara relatif tertera dalam riwayat pendidikan seseorang.

Dalam dunia kerja, hal ini penting dimiliki agar seseorang mampu menyelesaikan suatu pekerjaan dengan baik. Misalnya, untuk dapat mengerjakan analisis laporan keuangan atau penyusunan anggaran, seseorang dituntut untuk memiliki kemampuan hard skill dalam bidang akuntansi.

Soft Skills: Kemampuan atau Kecerdasan secara Emosional

Soft Skills

Selain Hard Skills, Miliki Juga Soft Skills via shutterstock.com

 

Berbeda dengan hard skill, yang dinamakan soft skills merupakan kemampuan atau kecerdasan secara emosional meliputi kemampuan berinteraksi (interpersonal skills) dan kemampuan mengelola diri (intrapersonal skills).

Umumnya, bangku sekolah hanya mengajarkan kemampuan ini sekitar 10% saja. Sisanya, sebesar 90% untuk kemampuan hard skill. Sama dengan hard skill, untuk menjadi semakin baik, soft skills juga perlu dilatih.

Apa Saja yang Masuk ke dalam Interpersonal dan Intrapersonal Skills?

Interpersonal Skills

Dalam Soft Skills, Ada Interpersonal dan Intrapersonal Skills via shutterstock.com

 

Secara garis besar, soft skills dibagi menjadi dua bagian, sebagaimana telah disinggung di atas, yakni Interpersonal Skills dan Intrapersonal Skills.

  • Interpersonal Skills, meliputi beberapa keterampilan, seperti komunikasi, motivasi, kepemimpinan, self-marketing, negosiasi, presentasi, berbicara di depan publik, kesadaran politik, memanfaatkan keragaman, orientasi pelayanan, empati, manajemen konflik, dan kerja sama tim.
  • Intrapersonal Skills,  meliputi beberapa pengetahuan dan kemampuan dalam transformasi karakter, transformasi keyakinan, manajemen perubahan, manajemen stres, manajemen waktu, proses berpikir kreatif, kesadaran emosional, dan kontrol diri.

Bentuk Lain Soft Skills dan Cara Memaksimalkannya

Pelatihan Soft Skills

Maksimalkan Skills yang Dimiliki dengan Pelatihan via shutterstock.com

 

Soft skills juga bisa dibagi ke dalam tiga bentuk, yaitu social skills, process skills, dan generic skills. Apa perbedaan di antara ketiganya? Berikut ini penjelasannya.

Social Skills: Keterampilan Berinteraksi dengan Orang Lain

Beberapa topik pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan ini, yaitu:

 1. Topik training untuk melatih kemampuan memimpin

  a. Comprehensive managerial & leadership skill training

  b. Comprehensive supervisory training: becoming great supervisor

 2. Topik training untuk melatih kemampuan interpersonal

  a. Komunikasi dan interpersonal skill
  b. Practical assertive communication
  c. Communication engineering

Process Skills: Keterampilan dalam Mengelola Proses Dirinya Sendiri

Beberapa topik pelatihan pendukungnya ialah:

  1. Happy worker productive worker
  2. Effective presentation skill training
  3. Effective time management & delegation

Generic Skills: Keterampilan Dasar yang Dapat Diasah Menjadi Keterampilan Manajerial

Beberapa topik training untuk mengasah keterampilan ini, di antaranya:

  1. Creative & analytical thinking skill
  2. Creative thinking & innovative

Dalam dunia kerja, soft skills harus dimiliki setiap orang, seperti halnya kemampuan berkomunikasi dan kemampuan bekerja sebagai tim. Hal ini berbanding terbalik dengan hard skill yang kemampuannya dituntut hanya sesuai bidangnya, semisal kemampuan menghitung pajak atau kemampuan programming.

Miliki Soft Skills Ini demi Karir yang Melejit dan Cemerlang

Soft Skills

Dengan Memiliki Hard dan Soft Skills, Karir Bisa Melejit via shutterstock.com

 

Selain apa yang sudah disampaikan di atas, masih ada tambahan soft skills yang harus dimiliki demi terwujudnya karir yang melejit dan cemerlang.

1. Kemampuan Beradaptasi dalam menghadapi perubahan

Kemampuan beradaptasi adalah salah satu soft skills yang harus dimiliki seseorang untuk melejitkan karirnya. Direktur Pusat MBA Career di Northeastern University, Lynne Sarikas, mengatakan untuk mencapai kesuksesan dalam perusahaan atau organisasi, seseorang haruslah memiliki gairah untuk terus belajar, bertumbuh, dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

“Dalam resume atau wawancara, jelaskan dan tunjukkan bahwa Anda adalah seorang yang mau belajar dan bertumbuh sepanjang karir yang akan Anda geluti,” katanya.

2. Kemampuan Berkomunikasi untuk Mengarahkan Anggota Tim Meraih Tujuan Bersama

Soft skills yang satu ini tidak menuntut Anda untuk berubah menjadi seorang orator atau penulis andal. Anda hanya harus mampu mengekspresikan diri sebaik mungkin dengan menggunakan kekuatan kata, baik itu dalam bentuk menulis sebuah memo yang bermutu, mampu mengagitasi atau memengaruhi orang lain lewat presentasi, atau mampu membuat orang lain terperanjak dengan perkataan-perkataan sederhana yang Anda lontarkan sembari duduk santai.

3. Kemampuan Bekerja Sebagai Tim

Mempunyai kemampuan sinergi atau bekerja sama sebagai tim adalah salah satu soft skills yang diharapkan setiap pemimpin perusahaan agar dimiliki karyawannya. Dengan begitu, proses pengerjaan pekerjaan bisa dilakukan secara maksimal dan tepat waktu.

Yang dimaksud mempunyai kemampuan bekerja sebagai tim misalnya ada kalanya harus mampu menjadi pemimpin, kadang kala menjadi pengikut, memantau progress, ataupun menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.

4. Kemampuan Memberi Solusi, Bukan Hanya Menyalahkan Masalah yang Terjadi

Jadikanlah diri Anda sebagai pribadi yang selalu mampu memecahkan setiap masalah, sebagai figur yang diandalkan apabila terjadi masalah atau hambatan dalam proses kerja. Jadilah pribadi yang mampu berpartisipasi dalam membahas persoalan dengan cara memberikan analisis, menjelaskan, dan memberikan kesimpulan hasil diskusi dengan sangat arif.

5. Kritis dalam Menganalisis Setiap Data yang Dikerjakan

Tak cukup hanya sekadar mengumpulkan data. Dalam dunia kerja, Anda  juga harus mampu menganalisis pekerjaan yang Anda kerjakan. Saat bos Anda meminta untuk mengerjakan sesuatu, jangan hanya bertujuan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan cepat. Namun, mendalami pengetahuan dan memahaminya sebaik mungkin. Dengan begitu, saat bos menanyakan tentang hal yang dia tidak sebutkan sebelumnya, Anda sudah memiliki data dan informasi lebih detail mengenai hal tersebut.

6. Kemampuan Bernegosiasi

Adalah kemestian bagi pelaku karir untuk memiliki soft skills yang satu ini, yakni kemampuan bernegosiasi kalau ingin mencapai puncak kesuksesan. Tapi, kemampuan ini harus lebih dulu ditunjang dengan kemampuan berkomunikasi yang mumpuni.

Dengan menguasai kemampuan negosiasi, Anda bisa membangun hubungan yang saling menguntungkan menyangkut masalah pekerjaan dengan orang lain. Kemampuan negosiasi juga merupakan alat paling efektif untuk bisa memengaruhi dan membujuk orang lain.

7. Manajemen Waktu

Kemampuan mengatur waktu juga sangat diperlukan dalam upaya melejitkan karir. Memiliki soft skills yang satu ini menandakan bahwa Anda telah memiliki pengaturan waktu yang terorganisir sepanjang harinya. Tentu saja pengaturan waktu tersebut berkaitan dengan hal-hal produktif semisal mengerjakan pekerjaan tepat waktu atau melakukan pekerjaan seefisien mungkin.

Baca Juga: 16 Hal yang Dilakukan Oleh Orang Sukses

Pentingnya Menguasai Soft Skills dan Manfaat yang Akan Didapatkan

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap perusahaan menginginkan karyawan dengan tingkat kemampuan hard skill yang baik. Namun, perusahaan juga ingin karyawan-karyawannya mampu bekerja secara maksimal, baik secara personal maupun tim. Oleh sebab itu, tak heran bila banyak perusahaan yang menggelar pelatihan khusus untuk mengasah soft skills.

Menguasai soft skills dengan baik akan memberikan keuntungan bagi seorang pelaku karir, di antaranya mempunyai arah karir yang jelas, mempunyai hubungan yang baik dengan setiap orang, dan juga bisa meningkatkan peforma perusahaan karena setiap karyawan menjadi bagian penting.

Baca Juga: 11 Kata Kata Motivasi Kerja yang Akan Membuatmu Sukses