Dipinang Jokowi Masuk Kabinet, Bos Gojek Nadiem Makarim ‘Resign’

Nadiem Makarim
Nadiem Makarim via nadiemmakarimofficial instagram

Cermati.com – Bos Gojek Nadiem Makarim resmi mengundurkan diri dari perusahaan startup yang selama ini telah membesarkan namanya karena ‘dipinang’ Presiden Jokowi untuk masuk ke jajaran kabinet kerja 2019-2024.

Seperti biasanya, dalam beberapa hari berikutnya setelah pelantikan, presiden selalu mengagendakan wawancara beberapa kandidat untuk menduduki jabatan menteri dalam jajaran kabinetnya.

Diketahui, sehari setelah pelantikan presiden dan wakil presiden 2019, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, beberapa calon menteri kabinet kerja bertandang ke istana negara. Pemanggilan kandidat menteri ini terus dilakukan hingga susunan kabinet terisi lengkap.

Terlihat, dari beberapa orang yang hilir mudik ke istana negara pada Senin (21/10/2019), tampak calon menteri dari kalangan milenial telah dipanggil Jokowi, yakni Nadiem Makarim. Tak lain dan tak bukan, ia adalah bos startup jasa/pelayanan (on-demand) Gojek Indonesia.

Anda Bingung Cari Produk KPR Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KPR Terbaik! 

Nadiem Resmi ‘Resign’, Ini Bos Baru Gojek

Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo serta Nadiem Makarim
Nadiem Makarim (kanan), Kevin Aluwi (tengah), dan Andre Soelistyo (kiri) via tribunnews

Setelah dipinang Jokowi masuk dalam daftar jajaran kabinet kerjanya, Nadiem mengundurkan diri sebagai CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia), perusahaan rintisan yang ia dirikan tahun 2011 lalu.

Pengunduran diri pria yang lahir 35 tahun lalu di Singapura dan menamatkan pendidikan di Universitas Harvard ini telah resmi melepas jabatannya sebagai CEO Gojek Indonesia. Lalu, siapa yang menggantikan Nadiem sebagai bos Gojek?

Seperti diketahui, bukan hanya Nadiem Makarim saja yang mendirikan Gojek tapi juga dirintis oleh Kevin Aluwi dan Michaelangelo Moran.

Chief Corporate Affairs, Nila Marita, mengungkapkan posisi pucuk Gojek pasca ditinggalkan oleh Nadiem adalah diisi oleh duet Co-CEO di Gojek, yakni:

  1. Kevin Aluwi, sebagai Co-CEO Gojek (sebelumnya menjabat Co-Founder Gojek)
  2. Andre Soelistyo, sebagai Co-CEO Gojek (sebelumnya menjabat Presiden Gojek Grup)

“Hari ini Nadiem dipanggil Presiden Joko Widodo untuk hadir di istana negara untuk menjadi bagian dari kabinet baru. Kami sangat bangga karena founder Gojek akan turut membawa Indonesia maju ke panggung dunia. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, di mana visi seorang pendiri startup lokal mendapat pengakuan dan dijadikan contoh untuk pembangunan bangsa,” ungkap Nila dalam keterangan resminya seperti dikutip dari TribunNews.

Baca Juga: Ungguli Singapura, Startup Unicorn Indonesia Terbanyak di Asia Tenggara

Kepemilikan Saham Nadiem di Gojek

Sebagai pendiri Gojek, Nadiem rela melepaskan posisinya sebagai CEO di struktur perusahaan Gojek demi masuk jajaran menteri Jokowi. Sebagai pemilik Gojek, Nadiem tak sendirian dalam membangun dan membesarkan startup ride hailing ini.

Tentu saja, ada beberapa nama lain yang memegang saham Gojek Indonesia. Sebagaimana MomentumWork sebutkan, sebagai pemegang saham terbesar, selama ini Nadiem Makarim menduduki kursi dewan direksi bersama 6 orang lain yang sebagian besar adalah koleganya.

Data Ditjen Administrasi Humum Umum (AHU) per Oktober 2019, Nadiem memegang saham seri D, E, dan I. Nadiem memiliki saham di Gojek sebanyak 58.416 lembar saham atau setara 4,81% dari modal yang ditempatkan di Gojek, yakni 1,21 juta saham.

“Saya sepenuhnya mundur dari Gojek, tidak lagi membuat keputusan strategis agar fokus menjalankan jabatan,” kata Nadiem seperti dikutip dari KompasTekno.

Baca Juga: GO-JEK Sudah Decacorn, Akhirnya OVO Naik Kelas Jadi Unicorn

22 Calon Menteri yang Sudah Dipanggil Jokowi

Calon Menteri Jokowi
Para calon menteri kabinet Jokowi via suara.com

Selama dua hari terakhir, sudah ada beberapa kandidat menteri di kabinet kerja Jokowi-Ma’ruf Amin untuk masa kerja 2019-2024 mendatang. Pencarian calon menteri ini masih akan terus dilankukan hingga Jokowi memiliki susunan kabinet yang ‘pas’ yang siap diumumkan secara resmi ke publik.

Selama dua hari ini, berikut nama-nama yang sudah dipanggil Jokowi ke istana kepresidenan sebagaimana diberitakan oleh berbagai media massa Tanah Air, di antaranya:

Calon menteri kabinet Jokowi yang dipanggil ke istana negara pada Senin (21/10):

  1. Mahfud MD (mantan ketua MK/Mahkamah Konstitusi)
  2. Nadiem Makarim (mantan CEO Gojek Indonesia)
  3. Wishnutama Kusubandio (komisaris utama Net TV)
  4. Erick Thohir (pendiri Mahaka Group)
  5. Tito Karnavian (Kapolri)
  6. Airlangga Hartarto (ketua umum Partai Golkar)
  7. Christiany Eugenia Tetty Paruntu (bupati Minahasa)
  8. Praktikno (mantan Mensekneg)
  9. Fadjroel Rachman (komisaris PT Adhy Karya/Persero)
  10. Nico Harjanto (peneliti Populi Center)
  11. Prabowo Subianto (ketua umum Partai Gerindra)
  12. Edhy Prabowo (wakil ketua umum Partai Gerindra)

Calon menteri kabinet Jokowi yang dipanggil ke istana negara pada Selasa (22/10):

  1. Sri Mulyani (mentan menteri keuangan)
  2. Juliari Batubara (wakil bendahara PDIP)
  3. Suharso Monoarfa (ketua umum PPP)
  4. Ida Fauziah (wakil ketua umum PKB)
  5. Fachrul Razi (jenderal purnawirawan TNI)
  6. Syahrul Yasin Limpo (ketua DPP Partai Nasdem)
  7. Bahlil Lahadalia (ketua umum BPP HIPMI)
  8. Agus Gumiwang Kartasasmita (politisi Partai Golkar)
  9. Siti Nurbaya Bakar (mantan menteri LHK)
  10. Basuki Hadimuljono (mantan menteri PUPR)

Susunan Lengkap Kabinet Kerja Jokowi-Ma’ruf Diumumkan Besok

Jokowi dan Ma
Foto Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin via kompas.com

Hingga saat ini proses pemanggilan calon menteri Jokowi ke istana negara masih terus berlangsung. Jumlah menteri kabinet kerja I Jokowi di pemerintahan pertamanya (2014-2019) sebanyak 34 meteri dan 11 wakil menteri dan pejabat setingkat menteri.

Utak-atik susunan kabinet kerja ini akan ditetapkan sesuai jadwal yang ditentukan pihak istana. Siapa saja susunan lengkap kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma’ruf Amin periode 2019-2024 ini, secara resmi rencananya akan diumumkan besok, Rabu (23/10/2019). Jadi, tunggu saja pengumuman resmi susunan lengkap kabinet Jokowi-Ma’ruf, ya?

Baca Juga: Mau Punya Karier Oke? Coba Deh Belajar dari Sepak Terjang Mahfud MD