Gunakan Aplikasi Keluarga Sehat untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Terpadu

Setiap orang pasti mendambakan kehidupan yang sejahtera dan terbebas dari segala macam penyakit. Akan tetapi, meski telah menjaga diri agar terhindar dari sumber penyakit, musibah tersebut mungkin masih saja menimpa kita. Jika begitu mau tidak mau kita pun harus berobat ke puskesmas ataupun rumah sakit untuk bisa mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Hal inilah yang seringkali membuat masyarakat merasa pusing karena biaya pengobatan atau sekadar melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan cukup mahal. Belum lagi prosesnya yang membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan rumit, seperti pendataan pasien di faskes yang bersangkutan.

Namun, Anda tidak perlu risau lagi dengan masalah lamanya waktu melakukan proses pendataan di rumah sakit ataupun puskesmas. Pasalnya, pemerintah telah meluncurkan sebuah aplikasi yang bertujuan sebagai produk bantuan bagi masyarakat yang ingin berobat atau mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih terpadu.

Aplikasi tersebut dinamakan Aplikasi Keluarga Sehat yang dapat dengan bebas  Anda akses di situs resminya, atau langsung mengunduhnya pada smartphone. Agar tidak melewatkan fitur serta keuntungan yang bisa didapatkan saat menggunakan aplikasi tersebut, simak penjelasannya berikut ini.

Aplikasi Keluarga Sehat Sebagai Upaya Pemerintah Meningkatkan Layanan Kesehatan

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan mempermudah fasilitas kesehatan untuk mendata pasien, Pusat Data dan Informasi atau Pusdatin meluncurkan Prokesga pada 2015. Barulah di tahun 2016, Aplikasi Prokesga ini berganti nama menjadi Keluarga Sehat yang lebih sederhana dan mudah diingat masyarakat.

Dilansir dari situs pusdatin, diketahui bahwa Aplikasi Keluarga Sehat adalah sebuah upaya dukungan dalam bidang teknologi informasi. Sehingga melalui aplikasi tersebut, proses pendataan Nomor Induk Kependudukan atau NIK serta Nomor KK dari Dukcapil menjadi lebih terintegrasi dan terpadu. 

Dengan memiliki akses pada NIK, Aplikasi Keluarga Sehat juga memudahkan proses pembuatan nomor pendaftaran data lapangan, analisis, serta pengolahan data pasien fasilitas kesehatan. Tidak hanya itu, penyajian data agregat IKS atau Indikator Keluarga Sehat juga dapat lebih mudah diakses dan diolah. 

Sebagai aplikasi kesehatan berskala nasional, aplikasi tersebut menganut sistem informasi kesehatan regional namun berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini karena aplikasi yang terhubung melalui internet dan terintegrasi di database sehingga dapat diakses oleh seluruh puskesmas, dinkes tingkat kota atau kabupaten, hingga Kementerian Kesehatan.

Salah satu fiturnya seperti penginputan data keluarga. Melalui fitur tersebut juga Anda dapat mengetahui hasil entry data yang telah dimasukkan. Bahkan, agar proses pengecekan dapat dilakukan dengan lebih mudah, hasil entry data juga dapat dilihat dalam bentuk visual berupa tabel dan grafik. 

Tujuan mendasar diluncurkannya Aplikasi Keluarga Sehat ini adalah untuk mendigitalisasi anggota keluarga demi kepentingan pendataan program keluarga sehat. Dengan begitu, program Indonesia Sehat yang dicanangkan Pemerintah Indonesia dapat berjalan lebih pesat dan aktif.

Baca Juga: Mau Kesehatan Tetap Terjaga? Inilah 7 Tes Kesehatan yang Harus Anda Lakukan

Platform Akses Aplikasi Keluarga Sehat

Hingga kini, Aplikasi Keluarga Sehat dapat diakses melalui dua platform yang berbeda yaitu website dan aplikasi. Awalnya, aplikasi tersebut hanya bisa diakses melalui website resminya. Namun, mengikuti tren masyarakat yang banyak menggunakan gawai smartphone, aplikasinya pun diluncurkan pada platform Android dan dapat diunduh gratis.

1. Website

  Website Aplikasi Keluarga Sehat

Sumber: keluargasehat.kemkes.go.id

Untuk platform aplikasi situs, Aplikasi Keluarga Sehat memiliki tiga jenis modul yang masing-masing memiliki fungsi dan perannya tersendiri yakni:

  • Administrator

Saat mengakses modul Administrator, Anda dapat melakukan pengaturan menu pada akun yang dimiliki. Anda juga dapat mengatur informasi pengguna jika sewaktu-waktu diperlukan melalui modul Administrator tersebut.

  • Dashboard

Selanjutnya adalah modul Dashboard yang dapat digunakan untuk melihat output informasi total keluarga yang sudah melakukan kegiatan pendataan. Output informasi tersebut dapat dilihat berdasarkan cakupan wilayah. 

Melalui modul Dashboard pula Anda dapat menyajikan output informasi agregat dari hasil perhitungan data lapangan.

  • Kuesioner

Terakhir, ada modul Kuesioner. Pada modul tersebut, Anda dapat memasukkan informasi data lapangan ke database Aplikasi Keluarga Sehat secara online. Tentunya, hal ini membuat proses entry data lapangan aplikasi menjadi lebih praktis dan mudah untuk dilakukan.

2. Android

Aplikasi Keluarga Sehat di Android

Selesai membahas isi dari aplikasi pada platform website, kini beralih ke platform Android yang lebih mudah untuk diakses. Berbeda dengan platform situs, Aplikasi Keluarga Sehat pada platform Android hanya memiliki dua modul yakni:

  • Dashboard

Meski mirip dengan yang ada pada platform website, modul Dashboard dan Kuesioner pada aplikasi versi Android memiliki peran yang sedikit lebih lengkap. 

Modul Dashboard dapat digunakan untuk melihat output informasi jumlah keluarga telah didata berdasarkan runtutan wilayah. Dashboard pada platform Android ini terdiri dari Indeks Keluarga Sehat (IKS) wilayah serta status pendataan. 

Perbedaan dari keduanya adalah, status pendataan adalah interface aplikasi yang memudahkan pengguna untuk mengulas status pendataan Indeks Keluarga Sehat. Status pendataan tersebut tentu telah dilakukan oleh enumerator puskesmas dan dilakukan secara berjenjang.

  • Kuesioner

Sedangkan untuk modul Kuesioner di aplikasi versi Android, dapat dilakukannya pengisian data lapangan secara langsung ke database Aplikasi Keluarga Sehat. Bedanya, tak hanya secara online, data lapangan juga dapat dimasukkan secara offline. 

Dengan begitu, Anda tidak perlu repot mencari jaringan internet saat ingin menggunakan modul kuesioner di platform Android. 

Baca Juga:  Kartu Keluarga: Ini Cara dan Syarat untuk Membuatnya

Tahapan Menggunakan Aplikasi Keluarga Sehat

Berdasarkan penjelasan dari pusdatin, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum bisa menggunakan Aplikasi Keluarga Sehat. Beberapa diantaranya adalah:

1. Pengelola Aplikasi

Anda bisa mendapatkan kesempatan dari Dinkes kota atau kabupaten sebagai pengelola aplikasi. Untuk bisa menjadi pengelola aplikasi, Anda dapat mengajukan proses inventaris daftar puskesmas yang berfokus untuk melakukan pencatatan keluarga sehat. 

Kemudian, daftar nama dari calon pengelola aplikasi tersebut akan dipilih oleh Dinas kesehatan kota atau kabupaten yang berisikan Supervisor, Admin Puskesmas, dan Kepala Puskesmas. Masing-masing dari pengelola tersebut terdiri dari satu orang saja.

Setelah itu, pengajuan dapat dilakukan paling banyak sepuluh orang yang bertindak sebagai Surveyor. Jika karena suatu alasan dan Surveyor yang diperlukan lebih dari sepuluh, maka Anda dapat meminta surat permohonan ke Pusdatin yang dilengkapi dengan alasan kebutuhan tambahan kuota surveyor.

2. Pengiriman Surat Permohonan

Tahapan selanjutnya adalah pihak Dinkes kota atau kabupaten mengirimkan surat permohonan yang telah berisikan daftar nama calon pengelola Aplikasi Keluarga Sehat. Isi dari surat permohonan resmi tersebut mencakupi nama serta kode puskesmas, nama serta NIK dari calon pengelola aplikasi, jabatan, nomor telepon, dan juga alamat Email.

Data dari calon pengelola selanjutnya dikirim ke alamat Kementerian Kesehatan atau alamat surel keluargasehat@kemkes.go.id yang dilengkapi dengan tembusan ke Dinkes tingkat provinsi sebagai laporan. Data tersebut kemudian akan melalui proses verifikasi atas kelengkapan informasinya. 

Jika terbukti lengkap dan benar, barulah pihak Pusat Data dan Informasi membikin akun yang berisikan akun Dinkes provinsi, Dinkes Kota atau Kabupaten, serta administrasi puskesmas. Akun tersebut juga akan dilengkapi dengan panduan untuk mengaktifkan akun.

3. Pengiriman Akun kepada Pemohon

Terakhir, pihak Dinkes Kota atau Kabupaten akan mengirimkan akun tersebut ke pihak pemohon dan diaktifkan oleh pihak puskesmas terkait. Dengan melakukan seluruh tahapan tersebut, Anda dapat menjadi salah satu pengelola dari Aplikasi Keluarga Sehat dan dapat digunakan untuk mengisi data keluarga sehat.

Baca Juga: Tips Finansial untuk Persiapan Pemeriksaan Kesehatan

Download Aplikasi Keluarga Sehat dan Sebarkan Manfaat yang Bisa Didapatkan

Aplikasi Keluarga Sehat

Aplikasi Keluarga Sehat yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan merupakan sebuah bentuk upaya untuk menyukseskan program Indonesia Sehat. Nah, setelah mengetahui fungsi dari aplikasi tersebut serta tahapan untuk bisa menjadi anggota, cobalah untuk menggunakan aplikasi tersebut dan memanfaatkannya sesuai dengan keperluan Anda.

Menyebarkan informasi dari adanya aplikasi ini tentu juga bukanlah hal yang buruk untuk dilakukan. Pasalnya, dengan memberikan wawasan tentang adanya aplikasi ini kepada relasi, Anda telah turut membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat Indonesia melalui program Indonesia Sehat. 

Untuk itu, segerakan untuk mengunduh Aplikasi Keluarga Sehat di smartphone Anda agar lebih mudah menyebarkan informasi aplikasi tersebut kepada keluarga atau kawan terdekat.