Heran Biaya Hidup di Jepang Mahal Cek dulu Fakta dan Rinciannya Berikut Ini

Jepang merupakan salah satu negara yang paling besar dan disegani di Asia. Negara yang berada di wilayah timur benua Asia ini memang sudah menjadi negara maju sejak dahulu. Jepang juga dikenal sebagai negeri matahari terbit ini merupakan salah satu negara yang banyak menjadi panutan bagi negara – negara lain. Negara yang dikenal dengan seni sastra dan teknologinya ini merupakan salah satu dari negara dengan tingkat kebersihan tertinggi.

Negara yang identik dengan samurai ini juga merupakan salah satu negara kepulauan terbesar. Tidak heran jika Jepang merupakan salah satu destinasi wisata pilihan yang menyediakan berbagai macam panganan hasil laut eksotis dengan kualitas serta ketenaran yang mendunia. Tidak hanya sebagai destinasi wisata, banyak orang juga mendambakan tinggal permanen di negara ini karena kebudayaan lingkungan yang menawan.

Selain menjadi tempat hunian, Jepang juga menjadi pilihan bagi beberapa orang untuk melanjutkan studinya terutama di bidang teknologi. Sebelum memutuskan untuk tinggal di Jepang untuk keperluan apapun, sebaiknya simak beberapa fakta seputar biaya hidup di Jepang yang berikut ini:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Biaya Tinggal di Indonesia vs Jepang

Biaya Hidup

Bila kita berbicara soal Jepang, kota pertama yang terlintas pastilah ibukota dari negara tersebut, Tokyo. Sama halnya dengan Jepang, apabila kita berbicara mengenai Indonesia, pastilah yang terbayang adalah kota Jakarta (atau mungkin Bali). Karena itu, ada baiknya membandingkan antara biaya hidup sehari – hari antara kedua kota tersebut.

Menurut data dari situs numbeo, secara keseluruhan Tokyo memang memiliki biaya hidup yang cukup jauh lebih tinggi dibanding Jakarta. Untuk harga bahan – bahan konsumsi, Tokyo lebih mahal 111.16% dibandingkan dengan Jakarta. Itu berarti, biaya konsumsi di kota Tokyo lebih dari dua kali lipat dibandingkan Jakarta, untuk produk yang sama.

Persentase tersebut sudah mencakup hingga harga menu combo restoran cepat saji yang bisa Anda dapatkan di Jakarta dengan kisaran harga Rp50 ribu (391 Yen) namun baru dapat dinikmati dengan biaya Rp88 ribu (690 Yen) di Tokyo.

Selain biaya konsumsi, ternyata biaya tinggal di Jepang juga tidak murah. Bila akan tinggal dengan menyewa apartemen, tinggal di Tokyo juga dapat terasa menjadi jauh lebih mahal dibanding dengan Jakarta.

Biaya penyewaan apartemen di Tokyo dengan satu kamar tidur di lokasi yang strategis bisa di dapatkan dengan biaya hampir Rp15 juta (116 ribu Yen). Harga tersebut ternyata mencapai tiga kali lipat dari biaya yang perlu Anda keluarkan untuk menyewa apartemen yang sama di Jakarta. Secara keseluruhan, biaya menyewa tempat tinggal di Tokyo lebih mahal hingga 200% dibandingkan Jakarta atau sama dengan tiga kali biaya penyewaan tempat tinggal di Jakarta.

Pendapatan yang Lebih Tinggi

Pendapatan orang jepang yang lebih tinggi

Setelah melihat perbandingan biaya hidup tersebut, Anda dapat mengetahui bahwa biaya hidup di Jepang untuk pekerja, khususnya kota Tokyo, memiliki perbedaan yang cukup jauh dengan Indonesia khususnya Jakarta. Biaya hidup di Tokyo rata – rata dua sampai tiga kali lebih mahal dibandingkan dengan Jakarta. Lalu, bagaimana para penduduk kota Tokyo menyiasati harga tersebut.

Walaupun lebih mahal dari Jakarta, namun ternyata pendapat di kota Tokyo juga jauh lebih besar. Bila dirata – ratakan, penghasilan di Jakarta berada pada angka lima jutaan Rupiah atau setara dengan 40 ribu Yen. Sangat berbeda dengan Jakarta, Tokyo memiliki rata – rata penghasilan sebesar 300 ribu Yen atau setara dengan 40-an juta Rupiah.

Dengan pendapatan yang setinggi itu, tidak heran bahwa mereka dapat hidup di Tokyo. Walaupun berbagai keperluan lainnya, tidak hanya konsumsi, juga cukup mahal di kota Tokyo, dengan penghasilan yang sebesar itu, daya beli penduduk Tokyo masih mencapai tiga kali lipat dari Jakarta. Tidak heran bahwa Jepang menjadi salah satu negara terkaya di Asia bila dihitung dari rata – rata pendapatan kasar penduduknya serta tingkat produksinya. Tingginya biaya hidup di Jepang untuk pekerja ini diimbangi dengan pendapatan yang mencukupi tiap bulan. Daya beli yang tinggi ini juga diimbangi dengan gaya hidup orang Jepang yang pintar berhemat sehingga mampu mengelola keuangan dengan baik setiap bulan.

Baca Juga: 3 Keuntungan Terapkan Gaya Hidup Minimalis ala Jepang, Bisa Dimulai dari Hunian Lho!

Menempuh Pendidikan di Jepang

Menempuh pendidikan di jepang

Banyak mungkin dari yang ingin menempuh studi lanjutan ataupun menyekolahkan anak – anak Anda di Jepang. Bila memang berniat untuk menempuh pendidikan di negara samurai ini, ternyata biayanya juga akan cukup menguras dompet Anda.

Dilansir dari situs Japan Indonesia Network biaya hidup di Jepang untuk turis atau pelajar di Jepang juga nyatanya cukup tinggi. Biaya untuk hidup bagi para pelajar di Jepang ini saja mencapai angka 82 ribu Yen per-bulan. Biaya ini sudah termasuk dengan persiapan untuk hal -  hal tak terduga, rekreasi, serta asuransi kesehatan.

Bila dikalikan dengan kurs Rupiah saat ini yang bernilai Rp128 perak per 1 Yen Jepang, maka total biaya hidup perbulan berada di kisaran Rp10,5 juta. Mengacu pada angka tersebut, maka biaya hidup per tahun bagi pelajar Jepang kurang lebih sebesar Rp126 juta.

Selain biaya hidup, ada juga budget yang harus disiapkan untuk keperluan studi di Jepang. Dilansir dari situs yang sama, biaya perkuliahan di Jepang berkisar antara 300 sampai 600 ribu Yen per semester. Bila dihitung untuk satu tahun, maka biaya tersebut hanya perlu Anda kalikan dua. Itu berarti, dalam nilai Rupiah, biaya kuliah untuk satu tahun di Jepang berkisar antara 77 hingga Rp154 juta per tahun.

Bila diakumulasikan dengan biaya hidup yang sebelumnya, maka Anda membutuhkan dana sekitar Rp200 hingga Rp400 juta untuk seluruh biaya melanjutkan studi di Jepang dalam satu tahun. Harga yang cukup menguras dompet bukan?

Beberapa Kota – Kota Alternatif Selain Tokyo

Tokyo jepang

Bagi yang memang berniat melanjutkan studi ke Negeri Matahari Terbit ini namun tidak ingin memilih kota Tokyo karena biaya hidup yang cukup tinggi, maka terdapat enam kota lain yang terkenal ramah pelajar yang dapat Anda pilih di Jepang. Enam kota itu antara lain:

  • Kyoto

Kyoto adalah kota yang masih berada di pulau Honshu, sama dengan ibukota Jepang, Tokyo. Kota ini dianggap sebagai salah satu kota yang dapat dibilang tradisional dan memiliki banyak bangunan – bangunan Jepang pada masa lampau. Kota ini disebut – sebut sebagai pusat sejarah Jepang. Walau tidak terlihat modern seperti Tokyo, Kyoto juga sudah memiliki fasilitas – fasilitas yang memadai. Belum lagi berbagai museum dan taman – taman yang dapat Anda kunjungi.

Walaupun disebut sebagai kota paling indah di Jepang, biaya hidup di Jepang untuk pekerja di kota Kyoto ini relatif lebih murah dibanding Tokyo.

  • Hiroshima

Hiroshima adalah salah satu kota yang sempat hancur oleh serangan bom atom pada masa perang dunia kedua. Kota yang satu ini terletak di wilayah barat daya dari pulau Honshu. Selain Kyoto, Kota ini cocok bagi pelajar yang ingin mempelajari berbagai sejarah Jepang karena minimnya pengaruh budaya barat di Hiroshima. Selain itu, Kota ini juga memiliki salah satu tempat wisata bernama pulau Miyajima yang terletak tidak jauh dari pesisir pantai Hiroshima.

Pulau Miyajima ini disebut – sebut sebagai salah satu tempat paling spektakuler di Jepang. Biaya hidup di jepang untuk turis atau pelajar di kota ini juga lebih murah dibandingkan dengan Tokyo, sehingga bisa Anda jadikan alternatif sebagai tempat tinggal.

  • Sapporo

Kota yang satu ini berlokasi pada pulau besar di bagian utara Jepang, Hokkaido. Sapporo merupakan tempat yang cocok bagi pelajar yang ingin memahami kultur dan cara hidup penduduk Jepang yang sesungguhnya karena minimnya penduduk asing di kota tersebut. Sapporo juga memiliki banyak tempat – tempat ski yang dapat masuk kategori terbaik di dunia.

Biaya untuk hidup di biaya hidup di Jepang untuk turis dan pekerja di kota Sapporo ini relatif lebih murah hingga mencapai 30% lebih murah dibandingkan Tokyo.

  • Fukuoka

Fukuoka terletak di bagian paling selatan dari kepulauan Jepang yaitu pulau Kyushu. Kota yang satu ini memiliki desain dan fasilitas yang sama hampir se-modern Tokyo. Namun, walau memiliki berbagai fasilitas serupa dengan Tokyo termasuk tempat – tempat hiburannya, biaya hidup di Jepang untuk TKI  atau pekerja di kota Fukuoka juga relatif lebih murah dibandingkan Tokyo.

Kota Fukuoka ini juga memiliki banyak tempat perkantoran dan hunian sehingga cocok untuk Anda yang ingin menetap di Jepang dalam waktu yang lama.

  • Osaka

Kota ini berlokasi cukup dekat dengan Kyoto. Osaka merupakan kota ketiga dengan populasi terbanyak di Jepang setelah Tokyo dan Yokohama. Osaka merupakan kota yang juga sudah cukup metropolis seperti halnya Tokyo. Selain itu, Osaka juga memiliki akuarium terbesar di dunia dan citarasa kuliner yang khas. Bagi para pelajar, kota ini juga cocok sebagai tempat menimba ilmu karena suasana yang ditawarkan, fasilitas, dan keramahan penduduknya.

  • Yokohama

Yokohama merupakan kota dengan populasi terbesar kedua setelah Tokyo. Kota juga masih berlokasi di pulau Honshu, pulau terbesar di Jepang, sama dengan Kyoto, Tokyo, Osaka, dan Hiroshima. Walaupun memiliki penduduk terpadat kedua di Jepang, namun aktifitas di kota ini tidak sesibuk Tokyo sehingga cocok untuk yang ingin fokus untuk menimba ilmu.

Baca Juga: Jadikan Nyata Impian Traveling ke Jepang dengan Tips Berikut Ini

Jadi Tunggu Apa Lagi?

Bila sudah berniat untuk berpindah tempat tinggal ataupun melanjutkan studi ke negara Jepang, ulasan diatas pastinya akan cukup membantu. Bila  ingin tinggal di negara ini untuk menimba ilmu, ada baiknya Anda juga mengambil pekerjaan sambilan karena upah bekerja sambilan di negara ini juga relatif tinggi untuk membantu memenuhi biaya sehari – hari.

Jika memang tidak berniat untuk tinggal disana dan hanya ingin berwisata, maka hal tersebut juga tidak jadi soal. Mau bagaimanapun juga, tinggal di tanah kelahiran sendiri, Nusantara, memang memiliki rasa yang berbeda dengan di tempat lainnya.

Baca Juga: 7 Tips yang Bikin Liburan ke Jepang Lebih Hemat