Ingin Layak Diberi Pinjaman Oleh Bank? Ikuti 3 Langkah Ini

Mencari pinjaman dari Bank menjadi salah satu solusi yang umum digunakan oleh banyak masyarakat sekarang ini karena dianggap sangat membantu kebutuhan ekonomi mereka di segala situasi. Akan tetapi, mengajukan permohonan pinjaman pada bank tidaklah mudah. Pengajuan kredit Anda bisa saja dikabulkan, ditunda, atau bahkan ditolak berdasarkan beberapa pertimbangan yang dilakukan oleh pihak bank. jika Anda ingin permohonan kredit diterima, maka ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar pengajuan berhasil dan dana pun bisa cair. Berikut hal-hal yang bisa membuat Anda layak menerima pinjaman dari Bank.

1. Memilih Jenis Kredit yang Tepat

Pilih Jenis Kredit dengan Seksama

Pilih Jenis Kredit dengan Seksama via business2community.com

 

Pihak bank sebagai pemberi kredit sangat memperhatikan kemampuan debitur dalam membayar pinjaman nantinya. Jika Anda memilih jenis kredit yang tidak tepat di mana pinjaman jauh lebih besar daripada penghasilan, maka tentu saja pengajuan akan ditolak. Bank sudah melakukan antisipasi sejak awal dengan memilih secara hati-hati mana yang bisa diberikan pinjaman dan mana yang tidak. Salah memberikan pinjaman akan merugikan pihak bank karena kredit macet bisa saja terjadi. Oleh karena itu, debitur harus bis memilih jenis kredit mana yang sesuai dengan kemampuan dan penghasilan.

Hal ini bukan berarti dengan cara memilih plafon yang paling rendah, namun plafon yang pas dengan penghasilan yang didapatkan setiap bulan. Konsultasikan dengan pihak bank jika memang Anda tidak tahu plafon mana yang cocok dengan Anda. Jika memang dirasa tidak ada yang sesuai, maka Anda bisa mengurungkan niat untuk melakukan pinjaman. Toh uang tidak hanya datang dari bank saja. Sebagai manusia yang produktif Anda bisa mencari uang dengan berbagai cara yang baik tanpa harus meminjam.

Baca Juga: Cara Agar KTA Cepat Disetujui dan Cara Menghitung Cicilannya

2. Melengkapi Legalitas

Lengkapi Semua Dokumen yang Dibutuhkan

Lengkapi Semua Dokumen yang Dibutuhkan via fcpspart1dentistry.com

 

Dokumen yang diperlukan untuk mengajukan pinjaman bank terbilang cukup banyak sehingga kelengkapannya harus benar-benar diperhatikan. Bank memiliki kebijakan sendiri dalam menentukan dokumen apa saja yang harus dipersiapkan sehingga debitur harus bertanya terlebih dahulu untuk memastikannya. Jika Anda ingin mendapatkan pinjaman yang persyaratannya mudah, KTA atau Kredit Tanpa Agunan bisa menjadi pilihan, namun kekurangannya ada pada plafon yang tidak terlalu tinggi.

Selain dokumen, debitur juga harus mengisi form yang diberikan oleh bank guna pengambilan keputusan. Sebagai debitur, Anda mungkin saja tidak mampu melengkapi dokumen-dokumen tersebut karena alasan tertentu. Jika demikian, maka Anda pun tidak perlu memaksakan mengambil pinjaman di Bank. Menjual aset yang dimiliki bisa jadi solusi yang tepat agar Anda tidak terlilit utang dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Pinjaman Tanpa Jaminan: Syarat-Syarat yang Mesti Diketahui

3. Memiliki Catatan Kredit yang Baik

Pertahankan Catatan Kredit Baik

Pertahankan Catatan Kredit Baik via loansconsultant.info

 

Catatan kredit yang Anda miliki akan menjadi pertimbangan yang sangat penting untuk melihat bagaimana selama ini Anda membayar cicilan. Entah itu merupakan catatan kredit sebelumnya atau pun catatan kredit yang sedang berjalan, bank biasanya akan memeriksanya. Kemacetan dalam pembayaran kredit akan membuat bank berpikir ulang untuk mengabulkan permintaan pinjaman Anda. Keterlambatan pembayaran yang hanya terjadi sesekali saja biasanya akan dimaklumi, namun kemacetan yang cukup sering terjadi bisa membuat kredit yang Anda ajukan ditolak. Selain itu, para debitur yang sudah berada di bawah daftar BI Checking biasanya tidak akan diterima pengajuan pinjamannya.

Masih Ada Cara Lain Selain Berutang

Sebagai debitur, Anda memang harus siap dengan segala kemungkinan. Pengajuan kredit yang ditolak bisa saja terjadi namun hal tersebut seharusnya tidak membuat Anda berkecil hati. Ambil hikmah dari kejadian tersebut di mana Anda justru akan terbebas dari beban utang yang dapat membebani pikiran dan hati Anda selama beberapa tahun ke depan. Menerima pinjaman memang indah pada awalnya, namun sesak juga pada akhirnya. Tidak sedikit orang yang merasa tertekan dan stress gara-gara cicilan yang menumpuk dan belum terlunasi. Hidup tanpa utang kenyataannya lebih menenangkan dan menyenangkan.

Selain itu tidak jarang banyak debitur yang dikejar-kejar oleh debt collector karena pembayaran pinjaman yang belum dilunasi. Lalu apakah Anda ingin hidup seperti itu? Tentunya tidak. Menjual aset adalah salah satu solusi yang tepat selain kredit di Bank. Mungkin Anda akan kehilangan aset, namun suatu saat jika ada uang Anda kan bisa membelinya lagi. Dengan begitu permasalahan ekonomi bisa teratasi. Pikirkan kembali sebelum mengorbankan ketenangan hidup Anda dengan mengambil kredit di Bank.

Baca Juga: Cari Pinjaman Uang? Ini Empat Tempat Untuk Mendapatkannya