Ingin Memulai Bisnis Rumah Kontrakan? Pelajari Untung Ruginya

Ada banyak sekali orang di Indonesia yang sangat terobsesi dengan bisnis rumah kontrakan, hal ini disebabkan ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan. Walaupun untuk memulai bisnis tersebut membutuhkan modal yang banyak, namun pada akhirnya bisnis kontrakan bisa menjadi sebuah sumber penghasilan yang pasif.

Apalagi jika sudah memasuki usia pensiun, maka akan menguntungkan sekali bisnis rumah kontrakan ini. Namun sayangnya besarnya modal tak kunjung dapat mewujudkan cita-cita kebanyakan orang, sehingga tidak semua orang bisa memiliki bisnis rumah kontrakan. Jika memang benar-benar ingin memiliki bisnis rumah kontrakan, maka simak baik-baik tips berikut ini.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Tentukan Lokasi Kontrakan

Tentukan Lokasi

Ketahuilah jika lokasi menentukan sebuah nilai sewa sebuah rumah kontrakan. Oleh karena itulah sebaiknya mencari lokasi kontrakan yang strategis, misalnya saja dekat dengan jalan raya, dekat dengan kampus, sekolahan dan lain sebagainya.

Jika letak kontrakan dekat dengan tempat seperti itu terutama tempat belanja seperti pasar dan supermarket, maka nantinya harga sewa kontrakan bisa tinggi untuk mendapatkan keuntungan lebih nantinya.

Baca Juga: Rumah DP 0% Mulai Dibangun. Kalau Dibandingkan, Inilah Beda Rusun dengan Rumah Tapak?

2. Siapkan Modal yang Masuk Akal untuk Membangun Rumah Kontrakan

Modal membangun kontrakan

Pada poin kedua ini sebenarnya sama dengan poin pertama, hanya saja disini Anda akan membangun sebuah rumah kontrakan, sehingga modal yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Anda harus menyiapkan modal yang cukup besar untuk membangun bisnis ini.

Jika tidak memiliki modal yang cukup, maka bisa meminjam modal pada saudara atau melalui bank. Dan pastikan jika uang tersebut memang digunakan untuk membangun rumah kontrakan.

3. Pasang Harga Sesuai dengan Kondisi Rumah

pasang harga sesuai dengan kondisi bangunan

Pasanglah harga sewa rumah kontrakan sesuai dengan pasaran. Misalnya saja di daerah tersebut harga kontrakan sekitar Rp10 juta pertahun, maka sebaiknya Anda juga memasang harga kisaran Rp10-Rp13 juta.

Jangan terlalu murah menawarkan harga sewa rumah kontrakan, agar tidak menjatuhkan atau merusak harga pasaran. Selain itu bisa juga menaikkan harga dari pasaran jika memang rumah kontarakan Anda memiliki fasilitas lebih seperti kamar lebih banyak, ada garasi, ada kolam renang dan lain sebagainya.

4. Untung Rugi Bisnis Rumah Kontrakan

  keuntungan

Setiap bisnis pasti akan ada sisi untung dan ruginya, dan tidak akan selamanya merugi atau untung terus. Ada kalanya Anda pasti akan mengalami kerugian, namun ada berbagai macam kerugian yang bisa diminimalisir. Adapun beberapa kerugian yang bisa terjadi ketika membangun bisnis rumah kontrakan adalah sebagai berikut.

Baca Juga: 5 Tips Cerdas Beli Apartemen yang Nyaman

5. Mendapatkan Uang Sewa Rumah Kontrakan

Mendapatkan uang sewa

Setiap orang yang membuat rumah kontrakan pasti ingin mendapatkan uang, dan ketika sudah mulai menyewakan rumah, maka Anda akan mendapatkan uang sewa dari si penyewa. Uang dari penyewa bisa ditabungkan atau dibayarkan untuk asuransi rumah.

Selain itu uang sewa tersebut juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi seperti belanja, membayar listrik atau kebutuhan sehari-hari lainnya.

Apakah Saya Harus Membuat Surat Perjanjian Dengan Penyewa?

Surat perjanjian lebih baik dibuat demi kelancaran dan demi menghindari kesalahpahaman di kemudian hari. Isi dari surat perjanjian bisa beragam, misalnya saja batas akhir penyewa harus memperpanjang atau keluar dari rumah kontrakan. Si penyewa juga harus memperbaiki fasilitas  jika ada yang rusak seperti semula saat penyewa masuk ke rumah tersebut.

Selain itu si penyewa juga tidak bisa mengoper atau mengalihkan sewa rumah kepada penyewa lain atau orang lain. Buatlah perjanjian hitam diatas putih, dan pastinya perjanjian tersebut haruslah ada saksi.

Baca Juga: Ketahui Syarat dan Keuntungan Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen