Ini Tips Mengetahui dan Memilih Tenor yang Cocok untuk KTA

KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah jenis kredit yang ditawarkan oleh perbankan Indonesia di mana pelanggan tidak memerlukan agunan (jaminan) untuk mendapatkan dana pinjaman. Tentunya masing-masing bank akan menawarkan KTA dengan tingkat bunga yang beragam, biaya serta jumlah pinjaman yang berbeda, selain itu, tenor pinjaman pun juga akan berbeda.

Tenor pinjaman adalah jangka waktu pinjaman di mana selama jangka waktu tersebut Anda harus membayar cicilan angsuran setiap bulannya. Tenor pinjaman dapat berbeda tergantung dengan jumlah pinjaman dan kemampuan pembayaran dari peminjam.

Jika nominal pinjaman besar dan kemampuan pembayaran Anda kecil, maka tenor pinjaman akan menjadi lebih panjang. Kebalikannya, jika nominal pinjaman kecil, maka tenor pinjaman akan lebih singkatnya. Kesimpulannya, tenor pinjaman harus disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Tetapi bagaimana cara yang tepat untuk mengetahui tenor pinjaman yang sesuai untuk Anda.

Mungkin terdengar sederhana, tetapi sebenarnya ini merupakan hal yang sangat penting ketika ingin melakukan pinjaman dari bank dan untuk membantu Anda. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan masing-masing tenor.

1. Tenor Panjang

a. Tenor panjang dengan maksimal 3 (tiga) tahun karena jumlah pinjaman yang tidak terlalu besar karena tidak adanya jaminan. Bank tidak akan mengambil risiko untuk memberikan jumlah pinjaman yang terlalu besar.

b. Biasanya diberikan jika Anda adalah seorang karyawan yang mempunyai penghasilan tetap, di mana hal ini diharuskan oleh bank untuk menghindari risiko kegagalan pembayaran (kredit macet)

c. Biasanya jumlah cicilan atau angsuran yang harus dibayar tiap bulannya akan lebih kecil, tetapi total pengembalian akan lebih besar.

d. Total pinjaman akan berbeda dan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti suku bunga dan biaya-biaya lain yang dikenakan oleh bank.

e. Contoh perhitungan jumlah total pinjaman pada KTA adalah jika Anda mengajukan KTA dan berhasil mendapatkan total pinjaman sebesar Rp 12 juta dengan suku bunga tetap 12 persen per tahun dan tenor pinjaman 2 (dua) tahun, maka dengan angsuran setiap bulannya Rp 620.000, selama 24 bulan, total pinjaman Anda menjadi Rp 14.880.000