Inilah Karakter Keuangan Setiap Generasi, Anda Termasuk yang Mana?

Perkembangan zaman setiap dekadenya melahirkan generasi baru. Setiap generasi tersebut memiliki karakter khusus yang mencerminkan berbagai aspek kehidupan pada saat itu. Misalnya, generasi milenial yang lahir pada saat teknologi sedang berkembang pesat, akan lebih akrab dengan teknologi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Meminjam pemikiran William Strauss dan Neil Howe dalam bukunya yang berjudul Generations: The History of America’s Future, 1584 to 2069, dapat disimpulkan bahwa dalam kurun waktu seratus tahun terakhir, ada lima generasi yang dikelompokan dalam masanya masing-masing. Generasi tersebut adalah generasi Baby Boomers, X, Y (milenial), Z dan Alpha.

Lantaran teori tentang generasi Strauss dan Howe lah pengelompokan generasi ini populer. Dari lima generasi yang telah dikemukakan, kita dapat melihat bagaimana pola pikir setiap generasi, termasuk cara mereka bekerja dan mengatur keuangan. Mau tau bagaimana karakter keuangan setiap generasi? Simak ulasannya berikut.

1. Generasi Baby Boomers (1946-1964)

Generasi Baby Boomers lahir setelah masa Perang Dunia II.  Mereka cenderung hidup mandiri dan berdikari. Alih-alih bergantung pada orang tua, generasi Baby Boomers justru mencari uang untuk keluarganya. Maksudnya, mereka bekerja keras untuk mensejahterakan anak-anaknya.

Generasi ini sangat aware terhadap keturunannya, mereka tidak ingin anak-anaknya merasakan kesusahan yang dirasakannya saat masa perang dulu. Oleh karena itu, mereka cenderung menghabiskan penghasilannya untuk membeli tanah, rumah, kendaraan dan sisanya ditabung sebagai warisan untuk anaknya nanti.

Baca Juga: Bisnis Rumahan yang Lagi Kekinian dengan Omzet Di Atas Gaji Bulanan

2. Generasi X (1965-1976)

Generasi X merupakan keturunan dari generasi Baby Boomers. Berkat warisan generasi sebelumnya, generasi X mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Oleh sebab itu, pemikiran mereka sedikit lebih maju.

 

Generasi X masih mengadopsi karakter dari orang tuanya yang mencari uang demi keluarga, bedanya mereka mulai akrab dengan investasi. Berkat didikan generasi Baby Boomers, generasi ini ulet dan berkemauan keras dalam bekerja, mereka ingin menyaingi kesuksesan pendahulunya. Sebagian dari mereka juga memiliki jiwa pengusaha.

Orang yang terlahir di generasi X, mulai sadar akan pentingnya dana pensiun. Berkaca dari generasi sebelumnya yang sama sekali belum sadar akan hal tersebut. Mereka cenderung menggunakan uang yang dimiliki untuk modal usaha, biaya anak, membeli kendaraan dan membeli properti.

karakter keuangan setiap generasi

3. Generasi Y atau Millenial (1977-1995)

Generasi Y atau yang lebih akrab dengan sebutan generasi millenial adalah generasi yang lahir di saat kemajuan teknologi sedang berkembang pesat. Mereka cenderung bergantung kepada internet untuk mencari informasi dan lain sebagainya.

Beruntung, generasi millenial mendapatkan pendidikan yang lebih layak dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Pendidikan inilah yang kemudian jadi filter dari banyaknya pengaruh buruk globalisasi. Mereka cenderung ambisius dalam bekerja. Di samping bekerja di kantor, sebagian dari mereka memilih membuka bisnis sendiri untuk menuju kesuksesan.

Karena terlahir di era globalisasi, generasi millenial cenderung bersifat konsumtif.  Mereka banyak menghabiskan uang yang dimiliki untuk membeli gadget keluaran terbaru, membeli kendaraan, jalan-jalan dan ngopi. Tapi, mereka mulai sadar akan pentingnya properti untuk keluarga, oleh karena itu banyak juga dari mereka yang mencicil KPR.

Baca Juga: Untuk Para Generasi Millenial, Lakukan Tips Ini Agar Tak Salah Mengatur Uang

4. Generasi Z (1996-2010)

Sejak lahir, generasi Z sudah akrab dengan teknologi. Hal ini bisa dilihat dari sejak kecil, mereka lebih gemar bermain gadget dibandingkan permainan tradisional anak di era sebelumnya. Oleh sebat itu, generasi Z cenderung menyukai sesuatu yang instan.

Mereka juga akrab dengan banyak inovasi bisnis yang menggabungkan teknologi dan bisnis, misalnya toko online. Generasi ini sangat gemar melakukan bisnis berbau online karena dinilai praktis dan bisa dilakukan di mana saja.

Karena mereka akrab dengan internet, generasi Z seakan gemar mencari popularitas dengan aktif di berbagai sosial media. Hal ini tentunya ditunjang dengan style mereka agar semakin popular di dunia maya, maka tak heran jika mereka cenderung menghabiskan uangnya untuk keperluan fashion, makan di restoran terkenal dan jalan-jalan.

5. Generasi Alpha (2011-Sekarang)

Generasi Alpha merupakan mereka yang lahir di mana teknologi sudah menjadi kebutuhan. Saat ini, umur paling tua dari mereka adalah tujuh tahun. Jadi, belum bisa diprediksi watak mereka dalam bekerja dan bagaimana kecenderungannya menghabiskan uang.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Aturlah Keuangan Sebaik Mungkin

Bagaimana caranya mengatur keuangan yang benar? Berkaca dari kebiasaan dan watak dari generasi ke generasi dapat disimpulkan bahwa cara mengatur keuangan yang baik adalah mendahulukan kebutuhan dibanding keinginan, menabung, berinvestasi dan memikirkan masa depan.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Generasi X, Y, dan Z dalam Berbelanja