Inilah Rahasia Hui Ka Yan, Pengusaha Sukses dan Terkaya se-Asia

Tahukah kamu majalah Forbes telah menobatkan orang terkaya se-Asia? Dia adalah Hui Ka Yan, seorang Chairman China Evergrande Real Estate GroupYup perkiraan kekayaan yang ia miliki sampai US$42,4 miliar. Dia merebut gelar orang terkaya se-Asia sebelumnya yaitu Ma Huateng, pendiri Tencent Holdings Limited yang memiliki kekayaan sekitar US$39,1 miliar.

Walau Hui Ka Yan sendiri kurang popular, tapi tahukah kamu perjalanan hidupnya patut dijadikan inspirasi, Ia harus melewati jalan berliku hingga sampai ke saat yang seperti ini. Hui Ka Yan sendiri memiliki rahasia untuk menjadi orang terkaya se-Asia yang bisa kamu contoh, inilah dia rahasianya:

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

1. Berani

loader
Berani Keluar dari Zona Nyaman untuk Bisa Berkembang Lebih Baik Lagi

Modal awal untuk bisa dilihat dunia adalah berani, ia tidak hidup di keluarga yang memiliki darah bisnis. Ayah Hui Ka Yan adalah mantan tentara revolusi Tiongkok (Cina) dan ibunya meninggal saat dia baru berusia satu tahun. Ketika lulus SMA, Hui Ka Yan berani untuk melompati tembok tradisi yang ada kala itu, ia tinggal di desa kelahirannya dan bekerja di sana. Awalnya bekerja sebagai supir traktor hingga menjajal peruntungan di kota sebagai satpam di sebuah restoran.

Terkadang memang kita harus berani untuk memutuskan dan mengambil jalan, selama itu masih positif, kita akan tau mana yang benar dan salah. Bagaimana kamu bisa mengembangkan diri sendiri kalau masih ragu dan takut?

Baca Juga: Bagaimana Cara Jack Ma Membangun Bisnis Alibaba?

2. Pantang Menyerah    

loader
Tidak Pernah Berhenti Berjuang Demi Hasil yang Lebih Baik

Seperti yang telah diketahui sebelumnya Hui Ka Yan selalu berjuang dalam hidupnya, mulai dari supir traktor hingga satpam restoran. Semua dilakukannya agar bisa keluar dari desa dan menjajal kemampuan di kota, dari sini kita belajar untuk menghilangkan rasa malas yang ada di dalam diri. Meniti karir dari bawah hingga akhirnya berakhir cemerlang. Jangan menyerah demi cita-cita yang telah kamu targetkan berusaha keraslah demi hal tersebut.

3. Pendidikan itu Penting

loader
Tidak Mengabaikan Pendidikan

Saat berprofesi sebagai satpam restoran Hui Ka Yan merasa kurang puas dan akhirnya berhenti. Ia sempat memiliki keinginan untuk mengenyam bangku kuliah. Di tahun 1979 pun ia mencoba mendaftar di perguruan tinggi, walaupun akhirnya gagal. Tapi, Hui Ka Yan tidak menyerah, ia kembali ke bangku SMA lalu belajar lebih banyak disana, hal itu demi keinginannya untuk masuk Universitas. Usahanya pun tidak sia-sia Hui Ka Yan akhirnya berhasil diterima di perguruan tinggi Wuhan Institute of Metallurgy.

Kesuksesan dalam berbisnis memang tidak selalu ditentukan oleh Pendidikan formal. Tapi, bukan berarti menyelesaikan Pendidikan formal itu tidak berarti. Biar bagaimana pun Pendidikan formal merupakan amunisi yang akan sangat berguna untuk kita kelak.

4. Mengasah Jiwa Entrepreneur

     loader
Mengasah Jiwa Bisnis

Jiwa entrepreneur Hui Ka Yan mulai terlihat ketika ia duduk di bangku SMA, berawal dari usahanya menjual bubuk kapur di kawasan setempat. Walaupun akhirnya usahanya itu gagal karena gerobak usahanya terguling. Tapi, ia tidak berhenti sampai disitu dan masih terus mencoba dalam membangun sebuah bisnis hingga sampai disaat seperti sekarang menjadi orang terkaya di Asia.

Tidak perlu takut lagi, karena jiwa usaha ada di dalam jiwa semua manusia. Kalau ingin sukses seperti Hui Ka Yan, ayo mulailah tumbuhkan jiwa usaha yang ada di dalam diri agar mental kamu pun semakin terasah.

5. Tidak Cepat Puas

loader
Tidak Cepat Puas, Selalu Ingin Mencoba dan Belajar Hal Baru

Tidak cepat puas merupakan gambaran seseorang itu tak mudah menyerah dan pekerja keras. Saat bekerja di bidan Real Estate selama 5 tahun dengan gaji 3.000 yuan per bulan (sekitar Rp6 juta-an di tahun medio 1997), Hui Ya Kan tidak puas dan membangun perusahaan propertinya sendiri, yakni Evergrade. Yang akhirnya kini menjadi perusahaan ternama di Tiongkok.

Baca Juga: Pernah Drop Out, 5 Orang Ini Justru Menjadi CEO Hebat

Kegagalan ada Kesuksesan yang Tertunda

Saat kamu merasa diri kamu telah mencapai sesuatu, janganlah merasa puas karena masih ada lagi langit yang harus kamu tuju. Buatlah tantangan untuk diri kamu sendiri agar mental untuk mendapatkan lebih baik bisa terasah. Jangan takut dengan kegagalan yang pastinya selalu ada di dalam diri. Asalkan berani melangkah kamu sudah bisa lebih baik lagi. Setidaknya kamu mendapatkan pengalaman apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Baca Juga: Inilah 20 Orang Terkaya di Indonesia, Siapa Inspirasimu?