Jadwal Puasa 2021 dan Tips Lancar Berpuasa Ramadhan Biar Berkah

Kementerian Agama (Kemenag) telah melaksanakan sidang isbat secara daring untuk menentukan awal puasa Ramadhan. Hasil dari sidang isbat tersebut menetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada 13 April 2021. Artinya, seluruh umat islam akan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Bulan Ramadhan ini menjadi salah satu bulan yang paling ditunggu-tunggu umat islam.

Lantaran bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa, yaitu Allah SWT memberikan berbagai macam kenikmatan yang sangat luar biasa berupa ampunan dosa, rahmat yang berlimpah, pahala yang dilipatgandakan dan sebagainya.

Pastikan Anda telah bersiap diri sebelum menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan agar kenikmatan yang diberikan Allah SWT akan terasa.

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

Jadwal Imsakiyah 1442 H / 2021 M Provinsi DKI Jakarta

Tanggal

Imsak

Subuh

Maghrib

13 April 2021

04:28

04:38

17:56

14 April 2021

04:28

04:38

17:55

15 April 2021

04:28

04:38

17:55

16 April 2021

04:28

04:38

17:55

17 April 2021

04:28

04:38

17:54

18 April 2021

04:28

04:38

17:54

19 April 2021

04:27

04:37

17:53

20 April 2021

04:27

04:37

17:53

21 April 2021

04:27

04:37

17:53

22 April 2021

04:27

04:37

17:52

23 April 2021

04:27

04:37

17:52

24 April 2021

04:27

04:37

17:52

25 April 2021

04:27

04:37

17:51

26 April 2021

04:26

04:36

17:51

27 April 2021

04:26

04:36

17:50

28 April 2021

04:26

04:36

17:50

29 April 2021

04:26

04:36

17:50

30 April 2021

04:26

04:36

17:50

1 Mei 2021

04:26

04:36

17:50

2 Mei 2021

04:26

04:36

17:49

3 Mei 2021

04:26

04:36

17:49

4 Mei 2021

04:26

04:36

17:49

5 Mei 2021

04:26

04:36

17:49

6 Mei 2021

04:26

04:36

17:49

7 Mei 2021

04:25

04:35

17:48

8 Mei 2021

04:25

04:35

17:48

9 Mei 2021

04:25

04:35

17:48

10 Mei 2021

04:25

04:35

17:48

11 Mei 2021

04:25

04:35

17:48

12 Mei 2021

04:25

04:35

17:48

Tips Puasa Lancar

Mengingat puasa ramadhan tahun ini di tengah pandemi corona, tentunya setiap umat islam tidak bisa menjalankan ibadah puasa sebebas seperti tahun sebelumnya. Namun, kondisi pandemi corona ini jangan dijadikan sebagai penghalang yang membuat ibadah puasa menjadi berantakan.

Tak usah risau, Cermati.com telah menyiapkan beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar puasa bisa berjalan dengan lancar.

1. Niat Lahir dan Batin

loader
Niat Lahir dan Batin

Siapkan diri berniat lahir dan batin, agar mendapatkan kelancaran saat berpuasa. Selain itu, Anda mendapatkan kelancaran beribadah dan bisa merasakan kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT. Artinya, Anda akan selalu menjaga hati, pandangan atau perilaku buruk sekalipun.

Niat puasa ramadhan:

"Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa."

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di Bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'aala.

Baca Juga: Begini Caranya Mengatur Keuangan Selama Bulan Ramadhan

2. Prioritaskan Ibadah daripada Media Sosial

loader
Prioritaskan Ibadah daripada Media Sosial

Bermain media sosial boleh-boleh saja, tapi alangkah baiknya jika waktunya itu digantikan dengan berbuat kebaikan salah satunya dengan beribadah seperti mengaji, bersedekah dan sebagainya atau Anda juga bisa gunakan media sosial mencari informasi keagamaan agar ilmu yang dimiliki semakin bertambah.

Bukan hanya itu saja, sekarang ini dengan menggunakan smartphone Anda juga bisa mengaji dengan aplikasi Al-qur'an yang di unggah di play store. Sementara untuk mendengarkan tausiah keagamaan tidak perlu lagi harus berkunjung ke masjid atau perkumpulan pengajian, Anda hanya tinggal membuka Youtube dan mencari tema tausiah yang ingin didengarkan.

Dengan begitu, Anda bisa melakukan kebaikan dimana dan kapan saja. Allah SWT akan memberikan pahala dengan jumlah yang banyak jika selalu beribadah kepada-Nya, baik ibadah yang besar maupun kecil.

3. Jaga Kesehatan

loader
Tetap Jaga Kesehatan

Pada umumnya, kebanyakan orang akan mengabaikan kesehatan saat berpuasa. Faktanya, setiap berbuka puasa pastinya Anda akan lebih memilih menyantap gorengan, makanan dan minuman yang manis. Jika mengkonsumsi makanan dan minuman seperti itu secara terus menerus maka kesehatan Anda akan terganggu di kemudian hari.

Agar selalu sehat, sebaiknya mulailah mengurangi makanan dan minuman yang tidak sehat. Tidak ada salahnya merubah menu hidangan berbuka puasa dengan yang sehat, hal itu tidak akan mengurangi kenikmatan Anda saat berpuasa. Jangan lupa imbangin dengan minum air putih, vitamin dan melakukan olahraga ringan agar kesehatan tetap terjaga. 

4. Di Rumah Saja dan Ikuti Panduan Ibadah saat Covid-19 dari Kemenag

loader
Ikuti panduan ibadah saat Covid-19 dari Kementerian Agama

Jika pada bulan puasa di tahun sebelumnya, Anda dan keluarga masih bisa berakivitas di luar rumah, maka untuk di bulan puasa tahun ini lebih baik menjalankan segala aktivitas di rumah saja. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona.

Selain itu, masyarakat Indonesia juga diminta untuk mengikuti panduan ibadah ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H di tengah pandemi wabah Covid-19 dari Kementerian Agama (Kemenag) yang tertuang dalam Surat Edaran No. 3 Tahun 2021, sebagai berikut:

1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar'i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama;

2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masingmasing bersama keluarga inti;

3. Dalam ha1 kegiatan Buka Puasa Bersama tetap dilaksanakan harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan;

4. Pengurus masjid/mushala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

  • Shalat fardu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus A1- Qur'an, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/mushala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing;
  • Pengajianf Ceramah/Taushiyah/Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh paling lama dengan durasi waktu 15 (lima belas) menit:
  • Peringatan Nuzulul Qur'an di masjid/mushala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 5O'/o dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat;

5. Pengurus dan pengelola masjid/mushala sebagaimana angka 4 (empat) wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jarrraah, seperti melakukan disenfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/mushala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah / mukena masing-masing;

6. Peringatan Nuzulul Qur'an yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan;

7 . Vaksinasi COVID- 19 dapat dilakukan di bulan Ramadan berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2O2l tentang Hukum Vaksinasi COVID 19 Saat Berpuasa, dan hasll ketetapan fatwa ormas Islam lainnya;

8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumlrnan massa;

9. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuutuah islamiyah, ukhuwuah watltaniyah, dan ukhuwwah baslmrigah serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.

10. Para mubaligh/penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul kanmah, kemaslahatan tlmat, dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Al-Quran dan As-sunnah;

11. Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2O21 dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan COVID-19 semakin negatif (mengalami peningkatan) berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing.

Baca Juga: Tetap Semangat dan Sehat Saat Puasa, Ini Dia Caranya

Lakukan dengan Setulus Hati

Tidak sedikit orang yang beragama islam menjalan puasa hanya sebatas melakukannya karena kewajiban, namun tidak dijalankan dengan baik. Lakukanlah ibadah puasa Anda dengan hati yang tulus ikhlas agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia dan pastinya akan mendapatkan keberkahan serta kenikmatan di bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Ingin Tetap Terlihat Sehat dan Segar di Bulan Puasa? Ini Tipsnya!