Jangan Cuma Taunya Gesek, Perhatikan ‘Jeroan’ Kartu Kredit Kamu

Sudah punya kartu kredit atau belum? Bentuk kartu kredit sekilas memang mirip kartu debit ATM. Orang yang sudah memiliki kartu kredit terkadang belum kenal betul fisik dari kartu sakti ini. Apalagi yang belum punya, mungkin hanya membayangkan saja gambaran bentuknya saat melihat di internet atau website bank.

Sebelum mengajukan kartu kredit, kenali dulu yuk bentuk fisik kartu kredit. Begitupun perbedaannya dengan kartu debit. Berikut ulasannya.

Baca Juga: Keuangan Makin Hemat Pakai Kartu Kredit, Cermati Promo Kartu Kredit Terbaru 2019

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Kartu Kredit vs Kartu Debit

Kartu Kredit
Contoh Kartu Kredit 

1. Desain dan warna

Untuk urusan desain dan warna, kartu kredit jauh lebih elegan dan eksklusif, terutama kalau level kartu kredit semakin tinggi. Warnanya cenderung lebih terang. Bila terkena sinar, kartu kredit akan terlihat seperti bercahaya.

Sedangkan pada kartu debit umumnya biasa saja dan terkesan monoton. Tapi sekarang, beberapa bank penerbit sudah menghadirkan kartu debit dengan desain lebih kece dan eksklusif bagi para pengguna.

2. Tulisan pada kartu

Di kartu kredit, tampilan tulisan dicetak timbul atau embossed. Jadi kalau kartu diraba secara keseluruhan, bentuk dan permukaannya tidaklah mulus, melainkan kasar dan bergerigi. Sebaliknya di kartu debit, tulisan menyatu dengan kartunya. Tapi untuk kartu debit edisi khusus, seperti Kartu Debit Paspor BCA, cetakan tulisan sudah timbul, sama seperti kartu kredit.

3. Transaksi

Fungsi untuk transaksi, kartu kredit jauh lebih unggul dibanding kartu debit. Kartu kredit bisa digunakan untuk bertransaksi di mana saja, termasuk di website jual beli barang luar negeri yang menyediakan metode pembayaran kartu kredit berlogo kartu kredit milikmu, misalnya saja logo MasterCard, dan lainnya.

Sedangkan kartu debit, sebagian besar hanya bisa digunakan untuk transaksi di dalam negeri. Jadi untuk kamu yang ingin bertransaksi di situs luar negeri, sebaiknya memperhatikan kebijakan bank penerbit kartu debitmu dulu ya. Apakah sudah mendukung pembayaran internasional atau belum.

Mengamati Bentuk Fisik Kartu Kredit

Kartu Kredit
Produk Kartu Kredit Bank Mandiri

Mengetahui perbedaan kartu kredit dan kartu debit saja belumlah cukup. Akan lebih baik kalau kamu juga tahu bentuk fisik kartu kredit yang sesungguhnya, meskipun kenyataannya kamu belum punya. 

  • Tampak Depan

n5n57izibq8brhpjkopy.webp (360×225)
Produk Kartu Kredit Bank BRI di Cermati.com

1. Nama bank penerbit

Di halaman muka kartu kredit, tepatnya di posisi paling atas, terdapat nama bank penerbit kartu kredit. Biasanya ditulis dengan ukuran huruf lebih besar daripada tulisan lain. Hal ini sangat penting dan berguna untuk mempermudah merchant saat kebutuhan transaksi. 

2. Nama pemilik

Demi menjaga keamanan pada kepemilikan kartu kredit, bank penerbit biasanya akan mencantumkan nama pemilik di halaman muka. Nama akan dicetak timbul, ditulis lengkap sesuai dengan data yang tertera pada formulir pendaftaran atau identitas pribadi pengguna.

3. Nomor kartu kredit

Data pemilik kartu kredit bisa dibaca lewat nomor yang tertera di bagian depan kartu kredit. Nomor ini berupa 16 angka dan bisa kamu gunakan untuk pembayaran online, seperti belanja atau membayar tagihan yang berlaku di dalam maupun luar negeri.

4. Teknologi chip

Terpasang pula chip berwarna emas (gold). Chip ini berupa angka dan berguna untuk menghindari aksi pemalsuan kartu kredit oleh pihak atau oknum tak bertanggung jawab. Chip ini berisi data diri dan informasi pengguna kartu kredit.

5. Tanggal Kedaluwarsa atau masa berlaku

Tepat di bawah nomor kartu, terdapat tanggal kedaluwarsa kartu kredit. Ada angka yang menunjukkan bulan dan tahun. Setiap bank penerbit menerapkan kebijakan berbeda terhadap masa berlakunya kartu kredit. Ada yang berlaku selama 2, 3, 4, atau 5 tahun.

Bagi yang ingin menggunakan kartu kredit dalam jangka waktu lebih lama, sebaiknya pilih bank yang memberikan tanggal kedaluwarsa paling lama. Alhasil, kamu tidak perlu bolak-balik mengurus perpanjangan masa berlaku kartu kredit atau mengganti kartu dengan yang baru.

6. Logo perusahaan pembayaran asing

Ada dua logo perusahaan pembayaran yang populer muncul di kartu kredit maupun debit di Indonesia, yaitu MasterCard dan Visa. Logo ini menyesuaikan dengan bank penerbit kartu kredit milikmu.

Misalnya kartu kredit BCA dilengkapi dengan logo MasterCard, sedangkan kartu kredit Mandiri dengan logo Visa. Logo ini terhubung langsung dengan pembayaran internasional. Jadi kamu yang ingin berbelanja online bisa mengandalkan logo ini saat hendak checkout. Atau gesek dan belanja di luar negeri.

Baca Juga: Kredit HP Online Tanpa Kartu Kredit? Coba Gunakan 4 Aplikasi Kredit HP Berikut Ini!

  • Tampak Belakang

Kartu Kredit
Kartu Kredit Tampak Depan dan Belakang

 

1. Kotak tanda tangan

Di bagian belakang juga ada kolom berbentuk persegi panjang. Kolom ini ditujukan khusus untuk tempat tanda tangan. Bubuhkan tanda tanganmu di kolom ini untuk meyakinkan merchant kalau kartu kredit tersebut adalah milikmu, bukan milik orang lain. 

2. Pita magnetik

Pita magnetik ini berguna untuk keperluan pembayaran di ATM maupun mesin EDC. Pita hitam tersebut sangat sensitif dan mudah rusak, sehingga harus benar-benar dijaga. Apabila pita magnetik rusak, maka transaksi tidak akan bisa diproses. Jadi kalau mengalami kerusakan, hubungi bank penerbit agar segera ditangani, sehingga kartu kredit bisa digunakan kembali untuk bertransaksi.

3. Nomor CVV

Di samping kolom tanda tangan, kamu akan melihat 3 digit angka yang tidak berurutan. Angka 3 digit ini adalah nomor CVV yang berfungsi sebagai pengaman tambahan yang akan sering kamu masukkan saat berbelanja online, tepatnya saat checkout. 

4. Informasi bank penerbit

Informasi mengenai bank penerbit kartu kredit tidak hanya ditampilkan di bagian depan saja, tapi juga di belakang. Nama bank penerbit biasanya terletak di bagian bawah, tepat di bawah embossed nomor kartu kredit. 

5. Hologram

Kartu kredit pun dilengkapi dengan hologram di bagian belakangnya. Fungsi hologram ini sebagai pengaman, sehingga orang lain tidak dapat memalsukan kartu kredit dengan cara apapun. 

Selalu Jaga Kerahasiaan Kartu Kredit

Zaman sekarang, banyak modus pembobolan kartu kredit. Selalu jaga kerahasiaan data kartu kreditmu, lengkapi dengan PIN dan hindari penggunaan tandatangan saat bertransaksi. Jika belum punya kartu kredit dan ingin mendapatkan manfaat besarnya, kamu dapat mengajukan langsung di bank atau melalui situs maupun aplikasi Cermati.com. Dijamin cepat dan mudah.

Baca Juga: 4 Kartu Kredit Syariah Terbaik Buat Kamu yang Bergaji di Bawah Rp 5 Juta