Jangan Lakukan 4 Hal Ini Kalau Gak Mau Mobil SUV Baru Anda Cepat Rusak

Perkembangan dunia otomotif menjadi salah satu yang paling cepat dan selalu menarik untuk dibahas. Hal ini ditandai dengan kemunculan berbagai jenis mobil terbaru setiap harinya dari produsen di dalam maupun luar negeri.

Setiap mobil anyar yang dirilis pastinya akan memanjakan pengguna dengan ragam fitur canggih. Di Indonesia, jenis mobil Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi salah satu yang paling banyak diminati.

Untuk Anda pecinta otomotif, jenis mobil yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi, bukan? Tangguh dan memiliki kapasitas besar, adalah keunggulan dari mobil SUV. Mobil ini sangat cocok untuk kondisi jalanan di Indonesia, karena sanggup menembus berbagai medan, seperti jalan bebatuan, dan lain sebagainya

Selain itu, mobil SUV umumnya dibekali dengan tampilan bodi menawan serta fitur mumpuni yang akan membuat Anda nyaman berkendara. Namun semua itu akan maksimal jika Anda mengendarai dan merawat mobil yang satu ini dengan cara yang tepat.

Baca Juga: Lagi Cari Asuransi Mobil yang Enggak Bikin Dompet Jebol? Ini Solusinya

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Beli Asuransi Mobil Terbaik Sekarang!  

Simak beberapa hal penting yang perlu Anda hindari saat memiliki sebuah SUV baru:

1. Sering dipakai menempuh jarak yang pendek

Mobil
Sering dipakai menempuh jarak yang pendek

Saat punya mobil baru, kebanyakan orang akan lebih senang bepergian, meski cuma jarak dekat. Sebetulnya wajar sih, namanya juga baru punya tunggangan anyar. Tapi untuk Anda yang baru membeli mobil SUV, kebiasaan yang satu ini tidak dianjurkan.

Jarak tempuh yang pendek dan hanya membutuhkan beberapa menit perjalanan saja, justru akan berdampak buruk bagi mobil SUV Anda. Sebab Anda akan berkendara dengan mesin yang belum stabil alias masih dingin.

Padahal untuk memanaskan mesin mobil, butuh waktu sekitar 3 menit, sehingga mesin dapat bekerja secara optimal. Namun ketika Anda hanya berkendara sebentar saja, maka suhu mesin belum optimal.

Malahan bisa saja membuat pemakaian bahan bakar menjadi boros. Jadi disarankan hindari berkendara jarak pendek, kalau tidak ingin mesin mobil SUV gress Anda rusak.

2. Menekan pedal gas terlalu gaspol

Mobil
Menekan pedal gas terlalu gaspol

Secara emosional, Anda tentu akan bersemangat ketika berkendara dengan mobil baru. Hal ini bisa berdampak pada cara Anda mengendarai mobil tersebut, termasuk ketika menginjak pedal gas dan menggunakan fitur lainnya.

Hindari menekan pedal gas terlalu kuat, sebab ini bisa menyebabkan mobil tersebut mencapai level Rotation per Minute (RPM) yang tidak tepat. Hal ini juga akan mempengaruhi ritme perpindahan gigi yang Anda lakukan selama berkendara. Jika perpindahan gigi tidak sesuai, maka kecepatan mobil Anda juga tidak akan maksimal.

3. Tidak mengganti oli dengan rutin

oli mobil
Tidak mengganti oli dengan rutin

Pemilik mobil baru umumnya sering mangabaikan kebutuhan oli mobil mereka. Anggapannya mobil kan masih baru dan jarang dipakai. Tapi faktanya, mobil baru juga harus mengganti oli dengan teratur, sebab cairan yang satu ini sangat dibutuhkan untuk melumasi bagian mesin mobil.

Jika pelumas mesin tidak bekerja dengan baik, maka kondisi mesin akan lebih mudah rusak. Bukan hanya itu, mobil SUV Anda juga akan terasa tidak nyaman saat dikendarai. Pastikan Anda selalu mengganti oli secara rutin, sehingga mobil Anda bisa awet dan tetap prima ketika dikendarai. 

Baca Juga: Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Asuransi Mobil All Risk

4. Berkendara dengan ugal-ugalan

Mobil
Berkendara dengan ugal-ugalan

Bukan hanya cara merawat mobil saja, namun cara berkendara juga akan sangat mempengaruhi kondisi mobil SUV kesayangan Anda. Saat punya mobil baru, Anda akan lebih bersemangat dan senang selama berkendara.

Mobil dipacu dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan kondisi jalan yang dilalui. Tentu saja hal ini cukup berisiko dan menimbulkan masalah, terutama jika kondisi jalanan yang dilalui tidak mulus dan banyak lubang di mana-mana.

Hindari sikap ugal-ugalan ketika mengemudi, sebab hal ini akan membuat kondisi mobil menjadi cepat rusak. Selain itu, cara berkendara yang seperti ini juga dapat mengancam keselamatan jiwa Anda.

Tetaplah berkendara dengan baik agar mobil baru tetap awet dan taati rambu-rambu lalu lintas di jalan supaya terhindar dari risiko kecelakaan.

Lindungi Mobil Baru Anda dengan Asuransi Mobil

Sudah punya mobil baru, lengkapi dengan asuransi mobil yang dapat melindungi Anda dari berbagai risiko selama bepergian atau berkendara. Contohnya dari risiko tabrakan dan mobil mengalami rusak ringan sampai berat, lecet, risiko banjir, kerusuhan, terorisme, gempa bumi, gunung meletus, hingga tsunami.

Baca Juga: Supaya Mobil Terbakar Aksi Kerusuhan Ditanggung Asuransi, Pilih Jenis Asuransi ini!